INILAH.COM, Jombang - Dilarang Polda Jatim dan Muspida setempak, Ponari tak peduli. Sabtu ini dia membuka praktik pengobatan batu petirnya.
Tak ayal, kesempatan itu tidak di sia-siakan oleh para pengunjung yang sudah datang di Dusun Kedungsari Desa Balongsari Kecamatan Megaluh. Sejak pagi buta sekitar 300 pasien sudah mengantre. Begitu mendapatkan celupan batu petir, para pasien itu langsung meninggalkan lokasi.
Kurang lebih satu jam dukun cilik itu melakukan aktivitas yang sudah dua minggu ia tinggalkan. Pengobatan perdana itu berakhir ketika sejumlah panitia menutup pintu antrean dengan alasan Ponari akan berangkat sekolah.
Namun setelah Ponari pulang sekolah sekitar pukul 13.00 WIB, Ponari kembali melakukan rutinitasnya mencelupkan batu petir ke air.
Di luar, tampak beberapa anggota kepolisian berjaga di gerbang dusun. Namun pengamanan yang dilakukan korps berseragam coklat ini tak seketat hari-hari sebelumnya.
Para pengunjung yang datang dibiarkan masuk tanpa memalui proses sweeping. Jumlah petugas pun tak terlalu besar, yakni hanya berkisar puluhan orang. [beritajatim.com/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !