Jombang - Dibukanya kembali praktik pengobatan dukun cilik Ponari juga dimanfaatkan sejumlah parpol untuk tebar pesona menjelang kampanye terbuka yang akan dimulai 16 Maret besok. Parpol dan caleg beramai-ramai memasang atribut parpol di Dusun Kedungsari Desa Balongsari Kecamatan Megaluh, Jombang.
Tidak tanggung-tanggung, mulai masuk gerbang desa hingga menuju tempat praktik Ponari, puluhan atribut bertengger di pinggir jalan. Bahkan, tepat di pintu masuk antrean terdapat dua buah bendera parpol berukuran raksasa. Padahal, saat penutupan praktik pengobatan bendera salah satu parpol besar itu belum ada.
"Nggak tahu mas kapan masangnya, padahal kemarin belum ada," kata Mustofa, warga setempat, Minggu (15/3).
Selain bendera, atribut parpol yang marak di kampung dukun cilik itu adalah baliho para caleg dengan berbagai ukuran. Gambar yang terpampang pun bermacam-macam, mulai caleg DPRD Kabupaten hingga caleg DPR RI.
Gambar para calon wakil rakyat itu seolah berpesan kepada setiap pengunjung yang datang agar memilihnya dalam pemilu 9 April mendatang.
Ironisnya, upaya mencari kesempatan dalam kesempitan itu belum bisa menjadi magnet bagi para pengunjung. Malahan tidak jarang, kokohnya baliho caleg yang berukuran besar itu dijadikan tempat berteduh serta dijadikan tempat untuk menyandarkan sepeda.
"Tujuan saya kesini untuk berobat, bukan untuk melihat gambar caleg," kata Harminto, salah satu pengunjung saat ditanya gambar siapa saja yang terpasang di Dusun Kedungsari. [beritajatim/dil]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !