INILAH.COM, Bojonegoro - Sejak Selasa (17/3) sore, ribuan warga berkumpul di rumah milik Muhdi, warga Desa Pumpungan Kecamatan Kalipidu Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Mereka berebut ingin membeli air yang kabarnya hasil celupan batu milik dukun cilik M Ponari dari Jombang.
Air sebanyak 2.000 liter dalam tangki tersebut kabarnya dari Ponari yang dicampuri dengan air zam-zam serta air dari Taman Solaya Mojokerto. Kepada warga, Muhdi beserta Jamiyah Taman Solaya Mojokerto menjual 1 gelas air yang telah dimasukkan ke dalam plastik seharga Rp 5 ribu.
Meskipun begitu, banyak juga warga yang memberi lebih dari harga tersebut. Sebab, pihak panitia sebenarnya meminta secara sukarela.
Muhdi mengatakan, hal itu dilakukan untuk membantu warga yang membutuhkan air dari Ponari. Dan hasil penjualan tersebut, lanjutnya, juga untuk kas Jamiyah Taman Solaya Bojonegoro. "Kami menyediakan kurang lebih 8.500 lebih plastik kepada warga yang membutuhkan," akunya.
Puncak kedatangan warga, diperkirakan terjadi malam hari ini. Sebab, sejumlah warga yang dari kecamatan, masih tampak berbondong-bondong ke Desa Pumpungan.
Salah seorang warga yang membeli air Ponari tersebut, Wawan, 20, warga Desa Gayam Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro. Ia tertarik setelah mendengar kabar bila air tersebut didatangkan dari Ponari di Bojonegoro. [beritajatim/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !