INILAH.COM, Bojonegoro - Air yang kabarnya dari celupan batu milik Ponari di Desa Pempungan, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro langsung ludes terjual dan dibagikan kepada ribuan masyarakat.
Sejak semalam, ribuan massa telah berkumpul di daerah itu. Akibatnya, lebih dari 2.000 liter air yang sebagian besar telah dikemas dalam 8.000 plastik yang disediakan oleh panitia dari Jamiyah Taman Solaya Bojonegoro, habis terjual.
Pihak panitia Maulid Nabi Muhammad SAW di desa setempat dan pihak Kecamatan Kalitidu, pun mengimbau kepada warga agar tidak lagi datang. "Tidak usah datang lagi. Daripada nanti kecewa karena airnya sudah habis," kata Camat Kalitidu, Nurul Azizah, Rabu (18/3).
Nurul menjelaskan, sejak beberapa hari ini informasi keberadaan air dari Ponari sampai dengan kedatangan Ponari ke wilayah Kalitidu memang sempat santer terdengar. Namun, yang pasti panitia Maulid Nabi hanya menyediakan airnya saja.
"Sebenarnya air tersebut untuk jamiyah yang datang ke pengajian. Tetapi, banyak masyarakat yang membelinya," tambahnya.
Sejak Selasa kemarin warga dari berbagai penjuru Bojonegoro berduyun-duyun datang ke Pumpungan untuk mendapatkan air tersebut. Bahkan tak jarang banyak warga dari kabupaten lain yang juga menginginkan air tersebut, seperti Tuban, Blora, Ngawi, Nganjuk dan Kabupaten Lamongan. [beritajatim.com/dil]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !