INILAH.COM, Surabaya - Ketua Dewan Tanfidz DPP PKB Muhaimin Iskandar menyatakan tidak terpengaruh atas seruan Abdurrahman Wahid kepada warga PKB untuk mengalihkan suaranya ke Partai Gerindra.
"Kampanye Gus Dur mencoblos partai selain PKB sudah terlambat," ujar caleg DPR dari Dapil I Surabyaa-Sidoarjo ini, saat menggelar kampanye di Kelurahan Kali Rungkut, Surabaya, Rabu (18/3).
Menurutnya, PKB telah melakukan kampanye sejak sekitar 3-4 bulan lalu. Sehingga, seruan itu tidak berarti apapun untuk partai yang dideklarasikan oleh Gus Dur itu. "Justru kami diuntungkan kampanye oleh Yenny," ujar mantan Ketua PB PMII ini.
Muhaimin juga menyatakan, PKB tidak pernah melakukan koalisasi dengan partai lain, baik itu PDIP maupun Gerindra. "Kami masih bisa mempertahankan pemilu lalu yang mampu meraih 35% suara seperti pemilu 2004," katanya.
Sebelumnya, Gus Dur dan Prabowo mengadakan zikir bersama, di GOR Kertajaya, Surabaya, Sabtu (14/3) lalu. Dalam acara itu, Gus Dur menyerukan loyalisnya memilih Gerindra di Pemilu 2009. Bahkan, Yenny Wahid dengan tegas menyatakan hal itu demi menggembosi PKB Muhaimin Iskandar. [beritajatim/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !