INILAH.COM, Jakarta - Kampanye parpol kerap digunakan sebagai ajang para jurkam berbicara menyampaikan visi dan misi. Namun PKS dalam kampanyenye justru akan membiarkan rakyatlah yang berbicara.
"Biarkan masyarakat yang bicara. Kami menjadi perantara dalam kampanye ini untuk menyalurkan aspirasi," kata Ketua DPW PKS DKI Jakarta Triwisaksana di kantornya, Kwitang, Jakarta, Rabu (18/3).
Dalam kampanye yang akan digelar pada Jumat 20 Maret mendatang, tutur dia, PKS akan mengungkap hasil jaring aspirasi masyarakat DKI yang telah diadakan sebelum kampanye tiba. Program jaring aspirasi 'Ketok Pintu Satu Juta Rumah Tangga' merupakan program PKS untuk mendengarkan berbagai keluhan dan aspirasi masyarakat, yang selanjutnya dipetakan masalahnya sekaligus dirumuskan solusinya.
"Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi pelanggaran dalam melaksanakan kampanye, saya meminta para kader dan simpatisan PKS yang akan ikut dalam kampanye untuk tetap menjaga ketertiban dan kebersihan, serta tidak membawa anak-anak di bawah umur," kata pria yang akrab disapa Sani ini.
PKS, lanjut dia, akan berkoordinasi dan bekerjasama dengan aparat kepolisian dalam pengamanan selama masa kampanye berlangsung. PKS tidak akan mengerahkan pengamanan yang berlebihan, karena selama pelaksanaan kampanye, partai berlambang bulan sabit kembar mengapit padi emas ini senantiasa berlangsung tertib dan aman.
Kampanye PKS pada Jumat lusa di DKI akan berpusat di lapangan WIKA Klender Jaktim, Lapangan Sepakbola Blok S Jaksel, Gelanggang Remaja Jakut, Lapangan BDN Pesing Jakbar, dan GOR Johar Baru Jakpus. [sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !