INILAH.COM, Jakarta - Jumat besok warga ibukota Jakarta akan diramaikan dengan kampanye dua parpol yang cukup memiliki basis massa besar, yakni PKS dan Partai Demokrat. PKS yakin, massanya tidak akan tertarik berpindah hati bergabung di kampanye PD meski ada SBY.
"Nggaklah, PKS kan massanya solid. Datang tanpa bayaran dan semua punya komando masing-masing, juga tertib," kata Wasekjen PKS Fahry Hamzah kepada INILAH.COM, Jakarta, Kamis (19/3).
Menginjak usia kesepuluh, Fahry menilai massa PKS tidak diragukan lagi keloyalan dan kekonsistenannya. "saya yakin utuh dan aman," tegasnya.
Fahry juga menjamin massanya berkampanye damai. PKS siap menyongsong pemilu membangun demokrasi. Dan dijamin akan menjaga reputasi parpol yang Islami.
"Insya Allah nggak, karena massa PKS itu datang utuh, balik juga utuh. Mereka nggak pernah nakal, atau main-main," jelasnya.
Dalam demokrasi, lanjut Fahry, tidak ada istilah khawatir pencurian suara oleh partai lain. Karena dalam demokasi yang ada adalah kompetisi. Juga tergantung dengan performa partai itu sendiri.
"Dan kita sadar itu, jadi kita sadar suara kita bisa hilang atau bisa nambah," katanya yang saat ini berada di Sumbawa untuk melayani konstituen.
SBY akan menjadi jurkamnas PD di Gelora Bung Karno, sementara PKS akan menyebar di 5 kotamadya. [ana]