INILAH.COM, Jakarta - Abdul Hadi Djamal menyuruh Rama Pratama untuk beristighfar atas segala bantahannya menjadi inisiator kenaikan anggaran stimulus 2009. Rama balik meminta Abdul Hadi yang beristighfar.
"Yang harusnya sering-sering istighfar yang sudah tertangkap tangan sama KPK dong," kata Rama dalam pesan singkatnya kepada INILAH.COM, Jakarta, Kamis (19/3).
Menurut Rama, KPK masih konsentrasi menyelidiki kasus penyuapan Abdul Hadi sebesar US$ 90 ribu dan 54,5 juta. Dan KPK tidak menjadikan semua pernyataan Abdul Hadi sebagai fakta hukum dalam penyelidikan.
"Jadi kami menyesalkan pernyataan-pernyataan AHD yang banyak menyimpang dari fakta hukum penyuapan dirinya, termasuk menuduh saya ikut serta dalam rapat informal di Ritz Carlton dan menyatakan saya sebagai inisiator kenaikan anggaran stimulus 2009," paparnya.
Dan pernyataan tersebut, lanjut Rama, sangat tidak relevan dengan kasus yang sedang menimpa AHD saat ini.
Abdul Hadi masih tetap pada pernyataan bahwa Rama Pratama dan Jhonny Allen terlibat dalam kasus proyek pelabuhan di Indonesia timur. Meski Rama membantah pertemuan di Ritz Carlton, Abdul Hadi mengingatkan adanya rekaman video di parkiran hotel. [ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !