Selasa, 29 Mei 2012 | 04:17 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Anas Urbaningrum
SBY Masuk Kandang Macan
Headline
Anas Urbaningrum - inilah.com/ Raya Abdullah
Oleh: R Ferdian Andi R
web - Jumat, 20 Maret 2009 | 00:27 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Jadwal kampanye Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono tersebar secara merata di sejumlah wilayah Indonesia. Namun di mana pun akan tampil, SBY ibarat masuk kandang macan, baik di Jawa, Bali, Sulawesi, maupun Sumatera.

Betapa tidak? Beberapa titik tempat kampanye SBY adalah basis partai politik lain. Jawa Timur m isalnya, SBY bakal tampil di basis pendukung PKB dan PDIP. Sedikitnya ada tiga titik kampanye yang harus dikunjungi ikon Demokrat itu, yaitu di Bangkalan dan Surabaya (Tambaksari dan Surabaya Convention Center/SCC).

Seolah hendak menantang partai oposisi, SBY juga tak segan berkampanye di kadang banteng di Denpasar, Bali. Tak hanya itu, di basis Partai Golkar, SBY juga akan hadir, seperti di Makassar, Medan, dan Palembang. Adakah lokasi ini sengaja dipilih untuk menghancurkan dukungan lawan?

Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum menegaskan, pemilihan lokasi kampanye SBY bukan dalam rangka menggembosi basis partai politik lainnya. "Kita bukan menyerang ke jantung lawan, tapi menawarkan pengayaan pilihan di pasar demokratik," ujar Anas kepada INILAH.COM, di Jakarta.

Apa sebenarnya maksud Anas? Bagaimana pula penjelasannya? Berikut ini wawancara lengkapnya:

Bisa dijelaskan pilihan lokasi tempat kampanye SBY?
Secara teknis memang kesempatan SBY terbatas. Hanya 9 hari (6 hari libur dan 3 hari cuti). Karena itu, dicari daerah-daerah yang memungkinkan untuk didatangi dalam keterbatasan waktu tersebut.

Tapi jika ditilik pilihan lokasinya, kampanye SBY lebih banyak bertempat di basis partai politik lainnya, seperti PKB di Jawa Timur, PDIP di Bali, Makassar basis Partai Golkar. Inikah upaya SBY menggerogoti kekuatan lawan?
Pilihan daerah itu karena memang tidak terlalu jauh dan secara demografi politik cukup gemuk. Kami tidak menyerang basis kompetitor, karena definisi basis sangat dinamis. Dari berbagai survei, distribusi dukungan kepada Partai Demokrat sangat merata. Karena itu, pemilihan daerah juga didasarkan pada jumlah pemilih.

Jadi bukan dalam rangka menggerogoti basis lawan?
Bukan menyerang ke jantung pertahanan lawan, melainkan menawarkan pengayaan pilihan di pasar demokratik yang besar. [P1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.