INILAH.COM, Jakarta - Manuver antar parpol kian mengarah pada koalisi. Meski tetap berpegang teguh pada hasil pemilu legislatif, namun sinyal koalisi tak bisa dibendung. Hal itulah yang dilakukan ketika Partai Demokrat (PD) berkunjung ke markas PBB.
"Malam ini PD melakukan yang selama ini telah kita rencanakan. Kunjungan-kunjungan silahturahmi, kunjungan-kunjungan apa namanya intinya membangun hubungan bagus antara PBB dan PD," jelas Ketua DPP PD, Hadi Utomokepada wartawan di kantor DPP PBB, Jl. Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (19/3).
Dijelaskan kakak ipar Presiden SBY itu, hubungan antara PD dan PBB selama ini sudah terjalin akrab. Sementara jelang pemilu baru dapat ditingkatkan. Yang terpenting, tutur Hadi, adalah agar PBB dan PD dapat meraih suara maksimal dalam pemilu legislatif.
"Pada pemilu legislatif nanti mungkin PD diberikan mukjizat mendapatkan persentase yang besar. PD tetap melakukan koalisi dengan partai lain. Indonesia mengunakan sistem presidensial namun bertentang dengan multi partai, seharusnya presidensial itu partainya tiga atau empat," jelasnya.
Meski begitu, tambah Hadi, yang terbaik itu koalisi dibentuk sesudah pemilu legislatif. Jika koalisi sebelum pemilu legislatif dilakukan masih sementara sifatnya. "Kriteria apa, yang penting untuk koalisi pemerintah yang diwujudkan di legeslatif dan eksekutif, memang kami punya koridor khusus. Akan kami lakukan setelah pemilu legislatif karena untuk membangun indonesia bersatu perlu kebersamaan," tandasnya. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !