INILAH.COM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia memutuskan untuk melakukan pencabutan pengehntian sementara perdagangan efek PT Asia Natural Resources Tbk (ASIA).
Hal ini disampaikan Kadiv Pencatatan Sektor Riil BEI, I Gede Nyoman Yetna dan Kadiv Perdagangan Saham, Supandi dalam keterbukaan informasinya, Senin (23/3).
Adapun alasan BEI mencabut penghentian sementara sahamnya, antara lain disebabkan oleh perseroan telah memenuhi persyaratan yang diajukan BEI agar suspensinya dapat dibuka kembali, termasuk pelunasan utang kepada Cargill Inc.
Sebelumnya, perdagangan saham ASIA telah dihentikan sementara oleh BEI sejak Maret 2006 terkait berhentinya operasional perseroan pada saat harus melunasi utangnya sebesar US$ 7,6 juta ke Cargill Incorporated USA. ASIA pada awalnya merupakan perseroan yang bergerak dibidang perdagangan, namun beralih ke sektor pertambangan.
Pencabutan suspensi ini dilakukan terhitung Selasa (24/3) besok, mulai sesi I perdagangan efek. "Dengan demikian sejak tanggal tersebut, perdagangan efek perseroan dapat diperdagangkan di semua pasar."
Lebih lanjut, merujuk pada Surat Keputusan Direksi Bursa Efek Indonesia, No : Kep-00012/BEI/02-2009 tanggal 27 Februari 2009 dan hasil penilaian saham oleh PT Zodiac Perintis Nilai, maka harga yang dijadikan acuan pada saat pembukaan perdagangan efek ASIS adalah Rp 82 per lembarnya. [cms]