inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Golden Bridge PD Rayu Golkar-PKS

Headline
Fadjroel Rachman - inilah.com/ Subekti
Oleh: Abdullah Mubarok
Senin, 23 Maret 2009 | 17:20 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Kekhawatiran SBY akan ditinggalkan partai-partai pendukung pemerintahan membuat PD mengusulkan Golden Triangle. Daripada tidak bisa mengusung capresnya nanti, PD melempar usulan tersebut dengan harapan Partai Golkar dan PKS bergabung kembali.

"Merasa ditinggalkan Golkar dan PKS, PD mengusung Golden Brigde. Itu cara mengimingi Golkar dan PKS," kata pengamat politik Fadjroel Rachman kepada INILAH.COM di Jakarta, Senin (23/3).

Kenapa PD mencoba mengajak kembali Golkar dan PKS, lanjut Fadjroel, karena Golkar sebagai partai besar dan selama ini menyokong pemerintahan. Begitu pula dengan PKS, partai berlambang setangkai padi diapit 2 bulan sabit ini memiliki kader-kader yang cukup solid dan diprediksikan akan meningkat suaranya di parlemen.

"Dengan PDIP tidak mungkin. PDIP punya capres sendiri yang tidak bertegur sapa dengan SBY. PD ingin menyelamatkan diri," ujarnya.

Selain itu, Fadjroel tidak melihat Golden Bridge bukan untuk menyaingi Golden Triangle yang diwacanakan PPP kepada Golkar dan PDIP. Sebab keputusan koalisi setiap partai ditentukan setelah pemilu legislatif.

"Apakah Megawati mau menjadi wapresnya Jusuf Kalla jika Golkar pemenang pemilu. Itu sulit terjadi karena Megawati pernah jadi presiden," pungkasnya. [bar/sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.