Rabu, 23 Mei 2012 | 19:22 WIB
Follow Us: Facebook twitter
PKS Bukan Partai Oportunis
Oleh:
web - Selasa, 24 Maret 2009 | 06:05 WIB
Wacana koalisi PKS-Demokrat yang digelindingkan Presiden PKS Tifatul Sembiring mencerminkan sikapnya sebagai partai polik yang semakin oportunis dan pragmatis. Dengan sinyal itu, PKS sekaligus menyampaikan pesan ingin tetap kebagian kue kekuasaan. Demikian disampaikan analis politik Charta Politika, Burhanuddin Muhtadi, kepada INILAH.COM di Jakarta, Sabtu (21/3).

Jelas kesimpulan Burhanuddin Muhtadi tersebut adalah kesimpulan seorang yang tidak intelektual. Karena jelas saja dalam situasi politik dan proses pencerdasan politik yang coba dilakukan PKS, wacana adalah suatu yang sah-sah saja. Wacana belum tentu suatu keputusan. Lagian wacana koalisi PKS-PD juga baru lontaran dari Pak Tifatul belum keputusan resmi majelis syuro PKS.

Berwacana kok langsung dicap oportunis? Pikiran yang sangat sempit dan picik sesungguhnya. Siapapun boleh berwacana toh semuanya bukan larangan dan belum diputuskan. Kalau memang PKS mau berkoalisi dengan PD, letak oportunisnya dimana? Toh PKS memang selama ini menjadi pendukung pemerintahan SBY dengan 3 menteri PKS yang punya kinerja yang jelas selama ini.

Kecuali selama ini PKS menjadi partai oposisi dan lantas sekarang mendekat dan mau berkoalisi dengan PD sebagai partai pemerintah. Itu baru bisa dikatakan oportunis. Jadi jangan sembarangan mencap oportunis kalau tidak tahu duduk masalah yang sebenarnya.

Iqbal Anas, direkturb@gmail.com
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.