inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

PKS: Korupsi Terbesar Ada di DPR

Headline
Anis Matta - inilah.com
Oleh:
Selasa, 24 Maret 2009 | 04:36 WIB
INILAH.COM, Kendari - Sekjen DPP PKS Anis Matta mengatakan, salah satu faktor yang menyebabkan Indonesia menjadi negara miskin karena adanya perilaku koruptor. Salah satu sumber korupsi terbesar, menurutnya berasal dari lembaga legislatif.

Hal itu diungkapkan Anis saat menyampaikan orasi pada kampanye PKS di lapangan Benua-Benua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (24/3). Salah satu sumber korupsi terbesar, kata Anis, terjadi di lembaga legislatif.

"Negara kita menjadi miskin karena anggota DPR yang menyusun anggaran terlibat korupsi. Oleh karena itu, kalau negara ini tidak ingin dibiarkan hancur, maka jangan pilih partai politik atau caleg yang koruptor," ujarnya.

Menurut Anis, kalau Indonesia ingin terbebas dari praktik korupsi, ia mengibaratkan sama dengan membersihkan sungai dari hulunya. Sehingga korupsi di negara ini juga harus dibersihkan dari lembaga dewan yang menjadi penentu dan menetapkan anggaran negara.

"Kita bersyukur PKS merupakan partai yang peduli dengan rakyat dan tidak pernah terlibat dalam kasus korupsi. PKS bertekad tidak ingin menyumbangkan koruptor kepada Komisi Pembatasan Korupsi," ujarnya seraya berkata, PKS memiliki makna 'Pasti Koruptor Sebel'. [*/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.