Selasa, 29 Mei 2012 | 05:22 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kasihan, Ponsel Dell Ditolak Operator
Headline
istimewa
Oleh:
web - Selasa, 24 Maret 2009 | 12:37 WIB
INILAH.COM, Jakarta Rencana Dell untuk masuk pasar pada tahun ini tampaknya akan menemui kendala. Operator selular dilaporkan tidak ada yang tertarik memasarkan ponsel itu.

Analis di Kaufman Brothers, Shaw Wu mengatakan Dell telah mempresentasikan smartphonenya, baik yang didukung Windows Mobile maupun Google Android ke sejumlah operator. Namun hingga kini belum ada yang sukses karena tipisnya perbedaan dengan smartphone lain.

Palm Pre lebih menarik jika dibandingkan penawaran Dell. Padahal Dell sudah terkenal mampu menawarkan produk kualitas tinggi dengan harga lebih murah.

Namun karena ponsel di AS lebih banyak dijual lewat operator maka Dell harus mampu membujuk mereka.

Operator menyediakan ponsel dengan subsidi untuk memperingan konsumen. Jika vendor punya produk yang mampu menarik konsumen dalam jumlah besar, maka akan meningkatkan permintaan.

Sebaliknya jika ponsel tidak menarik bagi konsumen, operator tidak akan mau memberikan subsidi tambahan.

Di awal dekade Dell merupakan pembuat PC handled utama dengan menawarkan seri Axim.

Namun perusahaan itu menghentikan penetrasinya dari handheld tradisional ke smartphone. Untuk mengembangkan bisnis itu Dell telah mempekerjakan Ron Garriques, mantan eksekutif Motorola.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.