INILAH.COM, Tangerang - Jebolnya Tanggul Situ Gintung di Kampung Poncol, Cirendeu, Ciputat, Tangerang, Jumat (27/3) dini hari telah menimbulkan sejumlah korban jiwa. Saat jebol, warga mengungkapkan ada suara bergemuruh dan guncangan keras seperti terjadi saat gempa bumi.
Peristiwa yang terjadi pada sekitar pukul 02.00 WIB, seperti dituturkan Surono, warga Cirendeu, pada sekitar pukul 04.00 WIB terdengar suara gemuruh. "Seakan-akan ada gempa bumi. Setelah itu, barulah diketahui hal itu karena adanya aliran air deras yang melaju ke daerah permukiman warga akibat jebolnya tanggul Situ Gintung," katanya.
Peristiwa nahas itu mengakibatkan ratusan rumah terendam dan sejumlah orang tewas, walaupun belum diketahui secara persis jumlahnya. Data sementara Posko Banjir Jakarta Selatan, ada tujuh korban jiwa. Semuanya berada di wilayah Tangerang.
Sementara jumlah pengungsi saat ini telah mencapai 649 orang. Mereka masih belum tertampung dan masih banyak wilayah yang belum dapat dimasuki. Sejumlah wilayah yang parah mengalami genangan, menurutnya ada di Jl Ciputat Raya, dekat Selapa Polri dan Perumahan Pratama Hill, Cirendeu Permai, yang mencapai 3 meter.
Selain merendam wilayah Ciputat dan Cirendeu yang masuk wilayah Tangerang, jebolnya tanggul Gintung juga menyebabkan sejumlah kawasan di Jakarta Selatan ikut terkena imbas. Di antaranya di kelurahan Bintaro RT 07/05, Pondok Pinang RT 05/14, dan Cipulir RT 10/08. [nuz]