Jangan kaget bila hari-hari ini menerima pesan singkat di ponsel anda: PKS Partaiku, SBY Presiden Pilihanku! SMS tersebut memang tengah beredar di kalangan kader PKS, pasca pertemuan Ketua Dewan Syuro PKS Ustadz Hilmi Aminuddin dengan Ketua Dewan pembina Partai Demokrat SBY.
Signal kemungkinan PKS berkoalisi dengan Partai Demokrat dan kembali mengusung SBY sebagai presiden memang disambut sangat antusias oleh kader dan simpatisan PKS. Dari sejumlah nama Capres yang beredar, nama SBY memang paling favorit dalam survei internal yang dilakukan PKS.
Sebelumnya, masalah ketidakpastian siapa capres yang akan didukung PKS memang sempat membuat bingung dan galau para konstituen. Berbeda dengan para kader yang akan mematuhi semua keputusan partai, siapapun capres yang diusung. Simpatisan PKS lebih bersifat kritis. Mereka bisa saja punya pilihan lain, ketika partai mencalonkan figur yang tidak mereka dukung. Nah ketika nama SBY yang kemungkinan besar akan kembali diusung oleh PKS, mereka merasa lega, dan akan komit kembali memilih PKS.
Soal ini yang tampaknya dibaca oleh para petinggi PKS. Mereka berbesar hati untuk sementara menepikan delapan capres internal, yang sebelumnya dilaunching. Termasuk di dalamnya adalah nama ketua MPR Hidayat Nurwahid.
Jadi pilihan untuk kembali merapat ke SBY, merupakan langkah yang realistis dan pragamatis, sekaligus aspiratif. Kita tunggu bagaimana perkembangannya, apakah koalisi ini ampuh membendung koalisi Golden Triangle yang disusung oleh Golkar, PDIP, PPP.
Billy Barri, Adyasta@gmail.com
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !