INILAH.COM, Jakarta - Selama hampir 5 tahun masa kepemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, selama itu pula bencana melanda nusantara. Angka 9 yang selalu muncul bukan dari hati itulah membuat bumi tak merestui kepemimpinan SBY.
"Semua berhubungan dengan angka 9, itu angka pendiri Demokrat (SBY). Ini bukan sebuah kebetulan. Banyak bencana itu petanda bumi tak merestuinya (SBY)," kata Supranatural Daniel Hutapea kepada INILAH.COM di Jakarta, Senin (30/3).
Menurut Ketua Umum PPPI ini, angka yang muncul pada tiap kejadian selalu angka 9 yang merupakan tanggal lahir SBY, 9 September. Mulai dari pengunduran pemilu yang semula tanggal 5 April, berubah menjadi 9 April.
"Kenapa harus 9? Ini ada intervensi. Selain itu juga, terakhir saya baca koran, korban meninggal Situ Gintung 99 orang. Ini adalah angka lahir dia (SBY), 9 bulan 9," papar dia.
Menurut Daniel, semua kemunculan angka 9 sebuah petanda ada sesuatu dibalik itu. Angka 9 kali ini tidak lahir dari hati, melainkan ada sesuatu semacam kelenik (kejawen).
"Mungkin ada itu pengaruhnya (dukun). Karena dia (SBY) menganggap angka 9 bawa sukses, dulu PD kan nomor 9. Tapi dulu itu kan pilihannya dilotre," terang dia.
Terkait apakah 9 April pun akan ada bencana lagi bagi masyarakat, ia tak mau menyebutkan. Namun pada dasarnya, bila rakyat tak mau tertus bencana jangan lanjutkan SBY.
"Ya terserah, kalau rakyat mau lanjutkan bencana, silakan pilih lagi," tandasnya. [ikl/ana]