INILAH.COM, Jombang - Menjelang pelaksanaan Pemilu 9 April mendatang, praktik pengobatan dukun cilik M Ponari di Dusun Kedungsari, Kecamatan Megaluh, Jombang, Jawa Timur, dipastikan ditutup. Penutupan sementara itu akan dilakukan mulai 6-11 April 2009.
Kuasa hukum Ponari, Ahmad Rifai beralasan, penutupan itu dilakukan untuk menghormati pelaksanaan pemilu pekan depan. "Setelah itu, buka seperti biasa," kata Rifai ketika detemui di lokasi pengobatan, Selasa (31/3).
Rifai menegaskan, penutupan untuk kesekian kalinya itu tidak ada kaitannya dengan korban yang tewas dua hari sebelumnya, yakni Nurul Cahyono pasien asal Bondowoso. Sebab, meninggalnya pasien tersebut bukan karena pengobatan yang dilakukan Ponari. Tapi lebih pada penyakitnya yang sudah parah.
Selama praktik pengobatan ditutup, ia bersama pihak panitia akan melakukan evaluasi terkait sistem pengobatan yang sudah berjalan. "Dengan adanya evaluasi itu kami berharap kejadian yang tidak diinginkan tak akan terjadi lagi," pungkasnya.
Sementara itu, saat ini sekitar 2.000 pasien masih memadati praktik pengobotan bocah ajaib tersebut. Meski demikian, antrean para pasien itu berjalan tertib. Sebab, sistem antrean menggunakan cara lima orang untuk satu kupon.[beritajatim/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !