INILAH.COM, Makassar - Maraknya wacana agar pemilu ditunda, tidak hanya meresahkan masyarakat. Tapi juga parpol peserta pemilu. Hal tersebut tak terkecuali bagi Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto.
Menurut Wiranto, pengunduran jadwal pemilu akan menurunkan kredibilitas KPU, sebagai institusi penyelenggara pemilu, dimata masyarakat. Selain itu, berbagai upaya yang dilakukan selama ini oleh KPU terkait persiapan pemilu akan terbuang sia-sia.
"Pengunduran ini, jika terjadi tentu sangat merugikan kredibilitas KPU dan kepercayaan rakyat menjadi multi efek yang sangat luas," jelas mantan Panglima ABRI ini di Makassar, Selasa (31/3).
Dijelaskan dia, tidak hanya soal waktu yang sudah terbuang banyak. Namun, tenaga yang selama ini yang sudah terkuras habis juga tidak akan berguna. "Masyarakat juga dapat menyalahartikan penundaan tersebut," kata mantan Menhankam di era Habibie ini.
Wiranto metuturkan, meski di Indonesia dilakukan pemilihan langsung, namun pemilihnya tidak equal varietas. Seperti pemilih antara dosen dan petani, masing-masing suaranya di hitung satu. Tidak ada perbedaan.
"Satu suara bukan merupakan kredibilitas pemilih, tapi berapa jumlah pemilihnya," jelas mantan Menkopolkam era Gus Dur ini. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !