inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Rapor Merah Mobile-8

Headline
istimewa
Oleh: Ibrahimsyah
Rabu, 1 April 2009 | 11:00 WIB
INILAH.COM, Jakarta - PT Mobile-8 Telecom Tbk (FREN) adalah salah satu perusahaan yang membukukan kerugian cukup parah pada tahun buku 2008. Berdasarkan laporan keuangan tahun lalu perusahaan itu mencatat rugi bersih Rp 1,06 triliun.

Kerugian yang cukup siginifikan disebabkan oleh besarnya nilai beban bunga utang perseroan yang mencapai Rp 367,25 miliar.

Beban bunga itu, menurut Sekretaris Perusahaan Mobile-8 Chris Taufik, diwariskan oleh beban bunga perseroan dari utang perseroan pada 2007.

Selain itu, rugi kurs, rugi derivatif dan peningkatan utang perseroan pada 2008 merupakan penyebab utama merosotnya kinerja perseroan.

Beban usaha perseroan per 31 Desember 2008 menembus Rp 1,13 triliun atau melonjak 59,21% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2007 senilai Rp 712,81 miliar.

Rasio peningkatan beban usaha perseroan itu tercatat lebih besar dari pertumbuhan pendapatan, sehingga menyebabkan perseroan membukukan rugi usaha Rp 403,05 miliar.

Sementara itu, pada 2007 perseroan membukukan laba usaha Rp 169,72 miliar. Pos beban lain-lain juga melonjak 586% menjadi Rp 775,44 miliar dibandingkan dengan periode yang sama pada 2007, yaitu Rp 112,88 miliar.

Lonjakan pos beban lain-lain itu, terutama disebabkan adanya kerugian derivatif mencapai Rp 142 miliar, beban bunga Rp 367,25 miliar dan rugi kurs mencapai Rp 182,76 miliar.

Beban perseroan itu menyebabkan Mobile-8 mengalami rugi bersih mencapai Rp 1,06 triliun, kendati pada 2007 perseroan masih membukukan laba bersih sebesar Rp 50,34 miliar.

Kendati membukukan kerugian manajemen perseroan optimistis kalau pada 2009 perseroan bisa membukukan rapor keuangan yang positif.

Saat ini perseroan sedang melaksanakan restrukturisasi utang dan menjajaki injeksi dana dari sejumlah investor, setelah itu baru akan ditentukan beberapa target perseroan.

Chris mengatakan saat ini Jerash Investment Ltd dan PT Global Mediacom sebagai pemegang saham mayoritas sedang membahas jumlah suntikan dana yang dibutuhkan dan investor mana yang akan dimintai pasokan dana.

Mobile-8 membukukan pendapatan pada 31 Desember 2008 mencapai Rp 731,83 miliar, atau turun 17,07% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2007, yaitu Rp 882,54 miliar.

Posisi rugi per saham perseroan menjadi Rp 52,82 per saham. Padahal, pada tahun lalu, posisi laba per saham Rp 2,8 per saham. [tra]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.