INILAH.COM, Jakarta - PT Kimia Farma Tbk (KAAF) menargetkan laba bersih pada 2009 sebesar 10-15 persen.
Hal ini diungkapkan Direktur Utama Kimia Farma Syamsul Arifin di Gedung Bapepam, Rabu (1/4). Ia juga menjelaskan, omset penjualan perseroan di 2008 mencapai Rp 2,7 triliun. Perseroan juga berhasil mencatatkan laba sebesar Rp 55 miliar atau naik dibanding 2007 sebesar Rp 52 miiar.
Selain itu, laba operasional perseroan mencapai Rp 77 miliar atau turun dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp 100 miliar. Turunnya laba operasional perseroan ini, menurut Syamsul karena ada beban sosial, selisih kurs, beban bunga, di mana beban terbesar ada di kepegawaian dan dana pensiun.
"Laba bersih kita sebenarnya bisa lebih tinggi tapi karena ada beban-beban lainnya sehingga laba bersih perseroan hanya Rp 55 miliar," jelas Syamsul. [cms]