INILAH.COM, Jakarta - Keterlambatan penyerahan laporan keuangan tahun buku 2008 dari akuntan publik, menjadi penghambat bagi PT Kapita Sekurindo untuk menepati batas akhir yang ditentukan otoritas bursa.
"Akuntan publik baru kasih ke kita jam 4 sore, jadi sudah kesorean untuk diserahkan ke bursa," ujar Presiden Direktur PT Kapita Sekurindo, Haryajid Ramelan, ketika dihubungi INILAH.COM, Rabu (01/4).
Lebih lanjut, Haryajid menjelaskan bahwa akuntan publik yang dipercayakan untuk memeriksa laporan keuangan perseroan bukanlah akuntan publik yang biasa digunakan oleh pihaknya. "Ya itu baru, saya tdak menyangka ternyata lama kerjanya. Tapi pagi ini seharusnya sudah diserahkan ke bursa, saya kurang tahu pastinya karena saya sedang tidak di kantor," imbuhnya.
Sementara itu, Direktur PT Kapita Sekurindo, Syaiful Anwar, menyatakan bahwa pihaknya telah memberikan laporan keuangan pada otoritas pagi ini. "Sudah diserahkan tadi pagi, surat penjelasannya juga sekalian," jawabnya ketika dihubungi INILAH.COM secara terpisah, Rabu (01/4).
Ketika dikonfirmasi berapa besar kerugian yang dicapai dengan adanya pemberhentian sementara aktivitas perdagangan perseroan, Syaiful enggan memaparkannya secara detil. "Hanya sedikit, gak banyak lah. Kita kan sekuritas kecil," pungkasnya.
Sebelumnya, terhitung sejak perdagangan sesi pertama hari ini, PT Kapita Sekurindo tidak diperkenankan untuk melakukan aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait keterlambatan perseroan dalam menyerahkan laporan keuangan 2008. [cms]