INILAH.COM, Jakarta - Sejenak sejumlah pelaku pasar bernapas lega karena sentimen positif di bursa global mengiringi gerak indeks di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (3/4), di zona hijau.
IHSG memang dibuka menguat lebih dari 10 poin pada awal perdagangan setelah pasar merespons positif penguatan indeks Dow Jones 216 poin dan juga kenaikan harga minyak mentah di level US$ 52 per barel.
Sentimen positif dari New York itu pun disambut gempita oleh pelaku bursa regional, yang diwarnai penguatan sejumlah besar indesk di bursa kawasan Asia Pasifik pagi ini.
Namun, seperti diperkirakan sebelumnya, penguatan kali ini juga rawan oleh hantaman aksi ambil untung setelah bursa lokal mencatat penguatan dalam beberapa hari terakhir.
Salah satu korban dari 'petaka' profit taking itu adalah saham Bumi Resources (BUMI), yang melorot Rp 10 menjadi Rp 890. BUMI mencatat volume perdagangan sebanyak 113.324 lot senilai Rp 50,701 miliar.
Dengan begitu upaya BUMI untuk menggapai level psikologis Rp 1.000 menjadi tersendat, dan kemungkinan hari ini BUMI akan menjauhi Rp 900. [tra]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !