INILAH.COM, Jombang - Bencana Situ Gintung yang banyak menelan korban juga memantik keprihatinan keluarga dukun cilik Ponari. Keluarga yang berdomisili di Dusun Kedungsari ini siap mengirimkan air 'sakti' jika memang dibutuhkan oleh para korban.
Kepastian itu dilontarkan oleh kuasa hukum Ponari, Ahmad Rifai, usai menggelar salat ghaib dan istighosah yang ditujukan untuk korban Situ Gintung, Jumat (3/4). Kepedulian ini disebabkan ada 5 orang korban yang meninggal di sekitar lokasi praktik bocah ajaib itu beberapa waktu lalu.
Usai melakukan doa bersama, seluruh jamaah istihosah menyumbangkan uang yang akan diberikan kepada korban Situ Gintung. Acara penggalangan dana itu dimulai secara simbolis oleh Ponari.
Sambil bergelanyut di pundak ibunya, bocah yang masih duduk dikelas 3 SD itu memasukkan uang yang dibungkus amplop ke dalam ember. Selanjutnya, ember berwarna biru tersebut diputar keliling kepada seluruh yang hadir.
"Uang hasil penggalangan dana ini akan kita kirimkan kepada korban Situ Gintung paling lambat minggu depan. Ponari beserta keluarganya akan menyerahkannya secara langsung. Sedangkan masalah air, jika memang korban Situ Gintung membutuhkan air Ponari, maka kami juga siap mengirimkannya ke sana," tegas kuasa hukun Ponari, Ahmad Rifai, yang ditemui usai melakukan penggalangan dana. [beritajatim.com/ana]