Selasa, 29 Mei 2012 | 05:23 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Notebook Bakal Dilego Rp 1 Juta
Headline
inilah.com/ Bayu Suta
Oleh: Budi Winoto
web - Sabtu, 4 April 2009 | 07:02 WIB
INILAH.COM, Jakarta Bersiap-siaplah menghadapi revolusi PC yang makin tipis dan makin murah. Jangan kaget kalau notebook dengan harga Rp 1 juta, mulai ditawarkan oleh produsen komputer pada tahun ini.
Pembuat komponen krusial komputer akan memasuki pencapaian terbesarnya. Pada akhir tahun, konsumen akan bisa mendapati laptop setipis buku. Perangkat ini juga bisa beroperasi selama sehari penuh cukup dengan sekali charge, meskipun dilengkapi layar sentuh dan keyboard sliding.
Produk itu paling menarik perhatian saat konferensi telekomunikasi di Las Vegas pekan lalu. Bahkan konsumen diperkirakan sudah bisa mendapatkan produk itu pada Juni, dari penghasil netbook Acer atau Asustek.
"Era komputer internet paling sempurna dengan harga US$ 99 akan muncul tahun ini," kata Jen-Hsun Huang Chief Executive Nvidia pembuat chip kartu grafis yang mencoba mengadaptasi kebutuhan teknologi pada saat ini. "Komputer mainstream yang kita lihat pada saat ini, adalah PC dasar dan akan mulai mati," tegasnya, kemarin.
Sekelompok perusahaan tanpa diduga muncul dan menjadi penggerak perubahan. Perusahaan semacam Qualcomm, Freescale Semiconductor dan Samsung Electronics coba membuat chip yang hemat baterai untuk ponsel, yang sudah ditingkatkan kemampuannya menjadi chip untuk komputer.
Revolusi itu bisa membuat gatal penguasa saat ini Intel dan Microsoft. Pembuat chip dan software itu menjalankan hampir semua PC yang ada saat ini. Mereka menghadapi penantang tak terduga yang bisa menggoyahkan dominasinya. Bahkan Microsoft sejak awal sudah terancam kehadiran netbook yang menggunakan Linux dan melupakan Windows.
"Pergantian di pasar konsumer yang menuju PC murah, bisa menimbulkan tekanan berat pada revenue semua pemain, dari supplier komponen hingga retailer," tulis AM Sacconaghi, analis di Sanford C Bernstein & Company dalam laporannya bulan lalu.
"Walau begitu, kami yakin dampak lebih besar dialami Intel dan Microsoft yang saat ini menikmati monopoli di pasarnya masing-masing," tambahnya.
Sejauh ini netbook baru menarik pembeli dalam jumlah kecil. Namun netbook menurut firma riset Gartner, tetap cerita sukses di industri PC, karena penjualan mampu naik dua kali lipat saat keseluruhan penjualan PC turun 12%. Hingga akhir 2009, netbook diperkirakan bisa mencapai 10% pasar PC, yang merupakan prestasi besar dalam waktu singkat.
Netbook yang ada saat ini rata-rata menggunakan chip Intel Atom yang lebih murah, serta lebih hemat baterai. Kebanyakan netbook yang dijual saat ini juga menggunakan Windows XP yang merupakan versi lawas Microsoft.
Namun netbook baru yang berkembang dari ponsel akan menghancurkan oligopoli itu. Produk dari chip ponsel yang berbasiskan arsitektur ARM milik ARM Holdings di Inggris lebih menarik dibandingkan chip Intel Atom karena hemat lsitrik. Sementara harganya hanya US$ 20 juga sebagai nilai plus.
Sebenarnya Chip ARM menghadapi kendala besar karena tidak bisa menjalankan Windows atau software popular lain. Tapi pembuat netbook telah berpaling ke Linux sejak lama dan hanya memerlukan biaya US$ 3, sementara Microsoft menarik biaya US$ 25 untuk Windows XP.
Oleh karena itu pembuat netbook akan berpaling ke sistem operasi Android dari Google yang aslinya didesain untuk ponsel. Sementara perusahaan semacam Acer, Dell dan Hewlett-Packard sudah menggunakan Linux yang merupakan inti dari Android.
ARM menegaskan kombinasi chipnya dengan Linux sudah mencukupi untuk menjalankan beberapa tugas di komputer. Misalnya untuk menangani email, Facebook, streaming video serta mengelola dokumen.
Freescale juga telah melakukan riset dengan memberikan netbook gratis ke sekelompok orang berusia 14 hingga 20 tahun dan mengumpulkan masukan. "Mereka menggunakan untuk mengakses internet saat sarapan pagi, sedang santai, atau dibawa ke sekolah untuk membuat catatan," kata Glen Burchers, Direktur Consumer Products Marketing Freescale.
Burchers mengatakan sejumlah perusahaan yang sudah membuat netbook akan memamerkan netbook dengan chip ponsel pada Computex trade show di Taipei, Taiwan Juni mendatang.
Qualcomm, perusahaan yang bermarkas di San Diego merupakan raja chip ponsel yang telah mengenalkan chip Snapdragon untuk smartphone dan komputer ultra ringan.
Perusahaan itu mengumumkan telah mencapai kata sepakat dengan 15 pembuat perangkat termasuk LG, Acer, Samsung dan Asustek. Qualcomm mengatakan perangkat dengan chip Snapdragon yang akan muncul tahun ini dilengkapi layar 10 hingga 12 inci yang berarti itu produk netbook.
Sebagai raja, Intel dan Microsoft mengingatkan konsumen harus berhati-hati dengan performa komputer dengan harga kurang dari US$ 300. "Saat perangkat itu dijual, mereka harus menyantumkan peringatan apa yang tidak bisa dilakukan perangkat itu," kata Sean M Maloney, Kepala Penjualan dan Marketing Intel. [E1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
HOAX
Jumat, 20 November 2009 | 10:43 WIB
HOAX ! HOAX !! HOAX !!! Euyhhh ...
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.