INILAH.COM Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengeaskan tidak akan melanjutkan aksi buyback di awal 2009.
Hal ini ditegaskan SVP PT Bumi Resources Tbk (BUMI), Dileep Srivastava kepada INILAH.COM, kemarin menjawab kelanjutan proses buyback BUMI. Menurutnya, BUMI pernah melakukan aksi buyback sebanyak 2 kali. Pertama, pada 2007 sebanyak 7% dan 3% pada 2008 setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham.
Manajemen BUMI juga telah membeli saham di pasar melalui buyback sebanyak 17% pada November 2008 setelah Bapepam-LK mengumumkan adanya peraturan buyback."Tetapi, kami tidak melanjutkannya pada Februari 2009," tegasnya.
Menurut Dileep, langkah tersebut dilakukan karena manajemen perseroan yakin dapat menggunakan dana yang tersedia sebagai kekuatan untuk jangka menengah, di mana perseroan telah menerima 2 tambahan aset batubara dan sebuah integrasi vertikal dari operator pertambangan yang secara tidak langsung telah mengambialih 44% saham di kedua perusahaan tambang tersebut.
Selain itu, lanjutnya, perseroan juga telah menerbitkan medium term notes (MTN) untuk menambah kekuatan modal perseroan ke depan. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !