INILAH.COM, Jakarta - Mengawali perdagangan awal pekan ini (6/4), saham-saham sektor perkebunan dan tambang menjadi pemimpin pergerakan naik indeks di Bursa Efek Indonesia.
Berkat perburuan saham-saham di kedua sektor itu yang cukup signifikan, IHSG melejit hingga 23 poin lebih sekitar 10 menit setelah perdagangan Senin ini dibuka.
Namun, meski indeks menguat cukup signifikan, jumlah investor yang berani 'bermain' belum banyak. Itu terlihat dari volume perdagangan yang hanya mencapai 301,892 juta lembar senilai Rp 320,050 miliar.
Juga tercermin dari jumlah saham stagnan, yang mencapai 35 saham, dengan 61 saham menguat dan 12 saham melemah.
Untuk sektor perkebunan diwakili oleh Astra Agro Lestari, yang mencatat kenaikan tertinggi, yakni melompat Rp 600 menjadi Rp 16.150. Namun, AALI hanya mencatat volume perdagangan sebanyak 339 lot dengan nilai Rp 2,739 miliar.
Sedangkan dari sektor tambang terwakili oleh saham Aneka Tambang (ANTM). Tetapi bukan pergerakan harga sahamnya yang melonjak, melainkan nilai transaksinya yang melambung.
ANTM mencatat volume perdagangan 133.061 lot senilai Rp 82,612 miliar dan frekuensi 1.223 kali. Catatan yang dicapai ANTM ini menjadi yang tertinggi pagi ini. [tra]