INILAH.COM, Jakarta - Sepanjang 2008, PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) mencatat lonjakan ekspor hingga 125% dibandingkan periode tahun sebelumnya.
Penjualan ekspor itu meningkat dari US$ 143 juta menjadi US$ 323 juta. "Atas dasar inilah perseroan akan melakukan penjualan dolar ke depan dengan cara callable forward dan target redemption forward pada beberapa bank untuk lindung nilai (hedging)," kata Wakil Presiden Direktur TBLA Sudarmo Tasmin dalam keterangan tertulisnya kepada otoritas bursa, Rabu (8/4).
Namun, dalam keterangan itu perseroan tidak menyebutkan bank mana saja yang akan bekerja sama untuk hedging.
"Sampai dengan saat ini perseroan masih dalam proses negosiasi dengan pihak bank untuk penyelesaian transaksi derivatif dan menentukan nilai wajarnya," ungkapnya.
Dengan adanya niat perseroan untuk melakukan lindung nilai, maka peluang terjadinya rugi kurs sangat mungkin. Pasalnya, nilai rupiah hingga kini masih sangat berfluktuatif. Dan bila rugi kurs terjadi, maka akan berdampak pada pencapaian laba bersih. [tra]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !