INILAH.COM, Jakarta - Sepanjang 2008, PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) membukukan kenaikan rugi bersih kurs mata uang asing hingga mencapai 554% dibandingkan dengan 2007.
TBLA yang bergerak di bidang usaha perkebunan, mencatatkan kenaikan pendapatan usaha sebesar 115% dari Rp 1,84 triliun menjadi Rp 3,95 triliun.
Sementara untuk kas dan setara kas, perseroan mencatatkan kenaikan sebesar 62% dari Rp 220,4 miliar menjadi Rp 357,9 miliar. Dan untuk laba usaha meningkat dari Rp 252,46 miliar menjadi Rp 368,16 miliar atau setara dengan 46%.
Namun, pada pos-pos seperti beban pokok penjualan, beban usaha, termasuk rugi bersih kurs mata uang asing juga mengalami peningkatan masing-masing sebesar 124% menjadi Rp 3,14 triliun, sebesar 134% menjadi Rp 444,52 miliar dan sebesar 554% menjadi Rp 242,7 miliar.
Dengan adanya kenaikan di tiga pos tersebut, maka berdampak pada laba bersih perseroan yang tercatat menurun sebesar 35% dari Rp 97,23 miliar menjadi Rp 63,34 miliar. Selain disebabkan juga oleh peningkatan beban bunga dan beban keuangan lainnya. [tra]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !