INILAH.COM, Makassar - Penghitungan suara sudah berjalan, banyak caleg yang sudah mulai tumbang. Mereka yang berharap memperoleh suara banyak, tapi tidak sesuai harapan, mulai menunjukkan gejala kurang waras.
Karena itu, Partai Penegak Demokrasi Kebangsaan (PPDI) Sulawesi Selatan mengajak seluruh calegnya yang gagal untuk berkumpul, bergembira dan bercanda bersama. Acara yang dikemas untuk menghibur caleg gagal dilakukan, Sabtu (11/4) malam dengan mengundang ustad untuk memberikan siraman rohani.
Menurut, Ketua PPDI Syarifuddin dg Punna sejak dua hari ini setelah pemilihan mulai menerima keluhan dan curhat dari calegnya yang tidak memperoleh suara sesuai harapan. Di Makassar saja sudah ada sekitar tiga orang calegnya yang menunjukkan gejala itu.
"Sudah banyak caleg saya yang sudah mulai menunjukkan gejala kurang waras. Mereka sering merenung sendiri, dan berdiri di pinggir jalan seperti orang linglung," papar Syarifuddin pada INILAH.COM, di Makassar, Minggu (12/4).
Ia menggambarkan kehawatirannya calegnya yang tidak bisa menerima kenyataan akan kekalahannya, bisa gila dan stres. Pasalnya, mereka sudah mengeluarkan uang banyak untuk sosialisasi. Di Sulsel, caleg PPDI sebanyak 300 orang.
Belum lagi jauh sebelum hari pencontrengan mereka sudah hitung-hitungan akan memperoleh suara banyak, tapi ternyata suara yang diperoleh tidak sesuai harapan. Hal ini sangat mempengaruhi kejiwaan dan mental para caleg.
"Untuk itu, pada kesempatan inilah kita ingin memberikan dorongan dan memperkokoh keimanan para caleg baik internal mupun eksteranal jangan sampai pencalegan jadi stres," ujarnya.
Caleg DPR RI ini mengimbau agar para caleg yang kalah bertarung agar mau menerima dengan ikhlas kekalahannya. Sebab, jika berani bertaruh dalam pileg ini, maka harus siap menerima kekalahan.
Dikemukakan pula, meski pemilihan ini dianggapnya sebagai pemilu paling bobrok, namun ia merasa tidak mampu berbuat banyak. Untuk itu, ia berharap ke depan pemilu dapat berjalan lebih baik, dan benar-benar jujur. [dil]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !