INILAH.COM, Medan - Ketua DPP PPP Hasrul Azwar memuji figur Susilo Bambang Yudhoyono atas sejumlah hal yang telah dilakukannya. SBY dinilainya luar biasa, sehingga mampu mengangkat perolehan suara partai tersebut pada pemilu legislatif 2009.
"Setidaknya, program ekonomi kerakyatan selama ia menjabat presiden 2004-2009. Seperti BLT, BOS, UKR, bantuan raskin dan beberapa kali menurunkan harga BBM, dianggap oleh rakyat sebagai keberhasilan pemerintahan SBY," ungkap politisi senior PPP itu di Medan, Minggu (12/4).
Hal-hal tersebutlah yang dinilai Ketua Komisi VIII DPR itu membuat figur SBY menjadi luar biasa dan mampu mendongkrak perolehan suara PD secara nasional. Namun, ia merasa prihatin dengan meningkatnya suara golput di pemilu 2009.
Kelemahan itu, menurutnya, karena pada penyelenggara pemilu, KPU kurang menyosialisasikan teknis pelaksanaan pemungutan suara. "Seperti pemilih diberi waktu dari jam 07.00 hingga 12.00 WIB untuk memberikan hak suaranya di TPS," katanya.
Selain itu, banyak rakyat yang sudah masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT), ternyata banyak yang tidak diberikan surat pemberitahuan atau formulir C. "Sehingga mereka tidak datang ke TPS untuk memberikan hak suaranya," ujar Hasrul. [*/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !