Inilah.com - Ekonomi http://www.inilah.com/ ID Inilah.com - Telinga, Mata, dan Hati Rakyat Copyright 2007-2017 inilah.com. All rights reserved. Sun, 28 May 2017 09:48:26 +0700 http://www.inilah.com/rss/feed/ekonomi http://www.inilah.com/ Inilah.com - Ekonomi http://www.inilah.com/assets/image/inilah-logo-feed.png 120 120 RI Perjuangkan Cegah Pencurian Ikan di Forum PBB http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2381582/ri-perjuangkan-cegah-pencurian-ikan-di-forum-pbb INILAHCOM, London - Kekayaan laut Indonesia menjadi incaran praktik kejahatan transnasional. Pemerintah sedang berjuang untuk mencapai kesepakatan internasional dalam mencegah kejahatan pencurian ikan yang kian marak.

Wakil Tetap RI untuk PBB di Wina, Dubes Dr Darmansjah Djumala, menyatakan praktek kejahatan pencurian perikanan mengurangi stok ikan dunia sekitar 90,1 persen.

Koordinator Fungsi Politik KBRI/PTRI Wina, Zaim A. Nasution menyebutkan, Dubes Dr. Darmansjah Djumala terus menyuarakan upaya pencegahan kejahatan perikanan di dalam forum PBB.

Dikatakan, jika kejahatan pencurian perikanan dapat ditekan, maka tingkat ekploitasi ikan di Indonesia akan mengalami penurunan, yang pada akhirnya memungkinkan Indonesia meningkatkan stok ikan nasional dan pada gilirannya dapat meningkatkan ekspor.

"Hal ini merupakan bentuk pengejawantahan visi nasional untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia," ujarnya di London, Sabtu (27/5/2017).

Kejahatan perikanan berkembang menjadi kejahatan transnasional yang sangat serius dan terorganisir.

Banyak pihak yang melakukan kejahatan pencurian ikan terlibat juga dalam aktifitas kejahatan transnasional terorganisir lainnya seperti pencucian uang, suap, penyelundupan obat-obatan terlarang (narkoba), penyeludupan senjata, perdagangan orang, kerja paksa, kejahatan perpajakan, penyelundupan barang, dan sebagainya.

Memerangi kejahatan transnasional yang terorganisasir tentunya perlu dilaksanakan melalui kerja sama antar negara. Oleh karena itu Indonesia memandang perlu perjuangkan isu ini ke tingkat dunia, utamanya melalui PBB, lanjut Djumala.

"Kita memanfaatkan momentum Sidang CCPCJ ke-26 untuk menyerukan PBB dan masyarakat internasional perlu memberikan perhatian lebih serius terhadap fenomena global kejahatan perikanan," katanya.

Indonesia berhasil peroleh dukungan negara-negara friends of fisheries, yakni negara-negara yang memiliki laut yang luas dan legitimate rights untuk mengelola sumber daya lautnya, untuk sampaikan pernyataan bersama meminta PBB kedepankan pembahasan isu ini.

Friends of fisheries merupakan kelompok negara (lintas wilayah) yang menaruh keprihatinan terhadap maraknya kejahatan perikanan, seperti Indonesia, Norwegia, Kosta Rika, Ekuador.

Pada kesempatan tersebut Ketua Delegasi Indonesia Hakim Agung Dr. Salman Luthan, menyampaikan pernyataan bersama negara friends of fisheries menegaskan pentingnya masyarakat internasional memberikan perhatian terhadap kejahatan transnasional terorganisir di bidang perikanan.

Disampaikan disayangkan perhatian masyarakat internasional terhadap kejahatan itu masih terbilang rendah meskipun dampak negatif kejahatan perikanan merugikan banyak negara.

Keadaan tersebut diperburuk oleh rendahnya komitmen nyata negara untuk memerangi kejahatan tersebut. Namun demikian, proses yang ditempuh tentunya masih panjang dan tidak semudah membalikkan telapak tangan.

"Tapi komitmen kuat dan teguh untuk terus mengawal dan memperjuangkan isu ini di PBB," tegas Djumala.

CCPCJ dibentuk tahun 1992 oleh the Economic and Social Council (ECOSOC) melalui Resolusi dan berfungsi sebagai policy-making body di bawah PBB bidang pencegahan kejahatan dan peradilan pidana.

CCPCJ memiliki mandat memperkuat langkah internasional dalam memerangi kejahatan nasional dan transnasional serta meningkatkan sistem administrasi peradilan pidana yang efektif dan berkeadilan.

Sidang CCPCJ dilaksanakan setahun sekali sejak tahun 1992, memberikan kontribusi dalam memperkuat kebijakan nasional dan internasional bidang pencegahan kejahatan dan peradilan pidana. [tar]

]]>
Ekonomi Inilahcom http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2381582/ri-perjuangkan-cegah-pencurian-ikan-di-forum-pbb Sun, 28 May 2017 09:17:00 +0700 RI Perjuangkan Cegah Pencurian Ikan di Forum PBB RI Perjuangkan Cegah Pencurian Ikan di Forum PBB RI Perjuangkan Cegah Pencurian Ikan di Forum PBB RI Perjuangkan Cegah Pencurian Ikan di Forum PBB
KPUPR: Perumahan Harus Jaga Kelestarian Lingkungan http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2381577/kpupr-perumahan-harus-jaga-kelestarian-lingkungan INILAHCOM, Jakarta - Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Lana Winayanti,mengatakan pembangunan perumahan harus tetap menjaga kelestarian lingkungan.

hal ini dikatakannya pada saat menghadiri acara launching Gerakan Jaga Bhumi (GJB) yang diselenggarakan oleh Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) di Ciganjur, Jakarta Selatan, Rabu (24/5/2017). Pembangunan perumahan memerlukan lahan yang harus digunakan secara efisien. Jangan sampai lahan untuk pembangunan perumahan diadakan dengan cara mengalihkan fungsi lahan pertanian atau hutan. Selain itu pembangunan perumahan perlu memperhatikan kebutuhan masyarakat akan ruang terbuka hijau publik.

"Di sisi lain, menjaga bumi dapat dimulai dari diri kita sendiri dengan menerapkan 3R, yaitu Reduce (mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah, Reuse (menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun lainnya), dan Recycle (mengolah kembali /daur ulang sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat), serta memelihara pohon dan tanaman di lingkungan sekitar kita," ujar Lana Winayanti yang hadir bersama dengan Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat, Baby S. Dipokusumo.

Acara yang bertemakan Kembalikan Kejayaan Alam Indonesia ini diprakarsai oleh Megawati Soekarno Putri selaku Ketua Umum YKRI dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Walikota Surabaya Tri Rismaharini, dan Soni Keraf. Dalam kesempatan tersebut, Megawati Soekarnoputri mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menjaga bumi nusantara lewat gerakan bernama Jaga Bhumi. “Kelestarian lingkungan menjadi harga mati bagi keberlangsungan hidup umat manusia di seluruh dunia,” ujar Presiden kelima RI tersebut.

Jaga Bhumi merupakan gerakan yang bertujuan untuk mengembalikan kejayaan alam Indonesia. Di tahun ini, Gerakan Jaga Bhumi difokuskan untuk melakukan edukasi dalam rangka menumbuhkan kepedulian akan pentingnya peran tumbuhan dalam kehidupan dan mengenalkan kebun raya sebagai sarana yang ideal untuk penyelamatan plasma nutfah Indonesia dan perkembangan citra kebun raya di Indonesia. Plasma nuftah adalah substansi pembawa sifat keturunan yang dapat berupa organ utuh atau bagian dari tumbuhan atau hewan serta mikro-organisme yang  biasanya merupakan bibit unggul.

Selain itu, plasma nutfah merupakan kekayaan alam yang sangat berharga bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendukung pembangunan nasional.

YKRI adalah sebuah yayasan yang diperuntukkan bagi Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Cibodas, Kebun Raya Purwodadi, dan Kebun Raya "Eka Karya" Bali, untuk mendukung pelestarian keanekaragaman tumbuhan tropis Indonesia, khususnya spesies tumbuh-tumbuhan yang dikategorikan langka.

Salah satu tujuan utama digelarnya Gerakan Jaga Bhumi ini adalah membangun pencitraan baru atas Kebun Raya yang ada di Indonesia serta menambah jumlah kebun raya di Indonesia. Di tahun 2017 ini, Gerakan Jaga Bhumi akan memberikan penekanan aksi terhadap edukasi dalam rangka menanamkan dan menumbuhkan kepedulian masyarakat Indonesia  terhadap konservasi tumbuhan dan mengenalkan Kebun Raya sebagai sarana yang sangat tepat untuk penyelamatan plasma nutfah Indonesia. [hid]

]]>
Ekonomi Inilahcom http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2381577/kpupr-perumahan-harus-jaga-kelestarian-lingkungan Sun, 28 May 2017 08:05:00 +0700 KPUPR: Perumahan Harus Jaga Kelestarian Lingkungan KPUPR: Perumahan Harus Jaga Kelestarian Lingkungan KPUPR: Perumahan Harus Jaga Kelestarian Lingkungan KPUPR: Perumahan Harus Jaga Kelestarian Lingkungan
Dalam Dekapan Ekonomi China, Berkah atau Musibah? http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2381578/dalam-dekapan-ekonomi-china-berkah-atau-musibah INILAHCOM, Jakarta - China (Tiongkok) menawarkan investasi dan pinjaman kepada Indonesia. Pemerintahan Jokowi-JK menyambut baik rencana tersebut. Tapi, perlu hati-hati.

Pengalaman di era SBY sudah jelas. Banyak sekali proyek China di tanah air yang mangkrak, sehingga tidak efisien. Proyek tersebut bukannya meninggalkan maslahat tapi justru masalah.

Meski begitu, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan reaktif dalam mengundang investasi dari China.

Menurut Luhut, isu yang kencang seiring rencana masuknya investasi jumbo dari China, pasca Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) One Belt One Road (OBOR) di Beijing, beberapa waktu lalu, terkait tenaga kerja ilegal (illegal workers) di Indonesia. Alhasil, antisipasi atau preventif, jelas-jelas sangat diperlukan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumpulkan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Panglima TNI Gatot Nurmayanto, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, dan Menkopolhukam Wiranto. Instruksinya jelas, jangan sampai  ideologi komunis masuk Indonesia.  Ya, kalau banyak investasi China masuk tentu membawa pekerjanya. Apakah kekhawatiran ini berlebihan?

Yang jelas, Indonesia harus waspada dan cermat atas motif China berinvestasi. Para analis mengingatkan, untuk menjajah ekonomi Indonesia, maka China menggunakan modus Turnkey Project Management. Turnkey Project Management adalah sebuah model investasi yang ditawarkan dan disyaratkan China kepada Indonesia dengan sistem satu paket. Mulai dari top management, pendanaan dengan sistem Preferential Buyer's Credit, materil dan mesin, tenaga ahli, bahkan metode dan jutaan tenaga (kuli), baik legal maupun ilegal didatangkan dari China.

Hubungan bilateral Turnkey Project Management ini menjadi ancaman serius bagi masa depan Indonesia. Sebab, sistem investasi satu paket ini, sudah sukses dijalankan China di Tibet (Dalai Lama) dan di Afrika, tepatnya Zimbabwe dan Angola.

Penjajahan China di Zimbabwe telah masuk ke sistem mata uang. Karena tidak mampu membayar utang ke China yang jatuh tempo akhir Desember 2015, pada 1 Januari 2016 Zimbabwe menggunakan mata uang Yuan China sebagai mata uang nasional mereka. Kesepakatan ini menjadi solusi penghapusan utang. Berbeda dengan Zimbabwe, di Angola, ekonominya saja yang dikuasai China. Namun, banyak pengamat ekonomi internasional memrediksikan, nasib Angola akan mengikuti Zimbabwe.

Saat ini, China sedang menerapkan sistem Investasi Turnkey Project Management di Indonesia melalalu 1.734 proyek. Ada dua aspek yang sangat rawan dari investasi Turnkey Project Management ini. Pertama soal tenaga kerja, kedua adalah utang-piutang.

Masalah tenaga kerja, pembangunan pembangkit tenaga listrik di Purwakarta, misalnya, hampir semua pekerja mulai direksi hingga kuli, didatangkan dari China.

Begitu pula yang akan terjadi di Medan, China membawa sedikitnya 50ribu tenaga kerja. Bila investasi di Medan saja mendatangkan 50ribua-an pekerja, lalu berapa banyak tenaga kerja China yang datang melalui 1.734 proyek yang direncanakan di Indonesia?.

Itu terlepas dari agenda bilateral yang menargetkan pertukaran sepuluh juta warga China dalam berbagai bidang pada dekade 2020.

Menurut Menko Luhut, seluruh elemen di pemerintahan juga telah diperintahkan untuk memantau agar tak ada pekerja ilegal dari Negeri Tirai Bambu. Meski begitu, Luhut menilai, jika jumlah tenaga kerja ilegal ribuan, masih dikategorikan wajar untuk negara sebesar Indonesia. Namun, jika sampai ratusan ribu, maka itu yang harus ditindaklanjuti.

Pemerintahan Jokowi harus antisipasi dan waspada bahwa tenaga kerja China tidak kembali ke negara mereka dan beranak pinak di Indonesia otomatis mereka menjadi warga negara Indonesia. Dengan demikian terjadi persaingan budaya antara warga China dengan Indonesia, terjadi pertarungan mempertahankan siapa lebih dominan, mengingat jumlah tersebut tidaklah sedikit. Tibet, Zimbabwe, dan Angola menjadi bukti penjajahan China. Masalah kedua adalah utang-piutang.

Sudah berapa jumlah utang China yang dipinjamkan ke Indonesia dengan batas waktu jatuh tempo? Saya khawatir NKRI yang kita cinta ini bernasib seperti Tibet, Zimbabwe, dan Angola. Atau lebih apes lagi, dijajah secara fisik. Lalu bagaimana dengan nasib anak-cuci bangsa Indonesia nanti?

Luhut menawarkan tiga proyek raksasa ke China saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) One Belt One Road (OBOR) di Beijing, China beberapa waktu lalu. China menyiapkan anggaran sekitar US$3 triliun untuk investasi di mancanegara.

Proyek yang ditawarkan ke China tersebut berada di Bitung, Kalimantan Utara (Kaltara), dan Sumatera Utara. Di Bitung, Luhut menawarkan proyek terintegrasi berupa jalan tol, kereta api, lapangan terbang, pelabuhan, listrik, dan properti.

Kata mantan menteri perindustrian dan perdagangan era Presiden Megawati ini, lapangan terbang Bitung diperlukan untuk jalur penerbangan internasional. Karena, Bandara Manado panjangnya terbatas sampai 2.800 meter lagi. Turis China naik 1.200% dan hotel serta restoran kewalahan. Kalau Bitung jadi, maka jalan KA bisa sampai ke Gorontalo.

"Jadi satu area akan jadi satu kawasan sendiri, dan dari sana hubungannya akan kita buat nanti turis ke tempat lain. Misalnya ke Bunaken dan ke selatan pulau Wakatobi, jadi banyak lagi. Dari situ bisa juga ke Bali dan Toraja, jadi ini hub kita," kata Luhut.

Kemudian, China juga ditawari proyek listrik di Kaltara. Mengingat, lokasi tersebut memiliki potensi listrik sebesar 7.200 megawatt (MW). Mantan Menkopolhukam ini juga berencana membangun kawasan industri yang terintegrasi antara listrik, smelter, dan industri lainnya di wilayah tersebut. "Di Kaltara, ada potensi listrik 7.200 MW. Kita mau bikin sekalian smelter dan industrial part di situ. Bisa sampai buat turunannya seperti aluminium dan nikel," kata Luhut.

Salah satu perusahaan kakap asal China yakni CITIC, tertarik untuk mengembangkan listrik berbasis hidropower di lokasi tersebut. Mengingat, China saat ini mengalami tingkat polusinya yang sangat tinggi. Lantaran banyaknya pembangkit listrik berbahan bakar batubara.

Adapula proyek infrastruktur yang ditawarkan ke China berada di Sumatera Utara. Yang terintegrasi dari Kuala Tanjung, Parapat, hingga Sibolga. Selain itu, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur jalan yang terintegrasi ke Pekanbaru dan Duri Dumai. "Di samping itu semua, kami juga minta China Construction Company, perusahaan yang besar juga akan konsorsium yang ngatur itu," papar Luhut.

Luhut menekankan, polanya hampir sama seperti investasi China di Morowali dimana itu B to B. Sehingga tidak akan memengaruhi rasio utang kita.  ‘’ Dan kita akan pertahankan rasio utang di bawah 3% dari GDP," ujar dia.

Seperti diketahui, ada 3 bank milik negara RI mendapatkan pinjaman dari China Development Bank (CDB) senilai US$3 miliar, atau masing-masing US$1 miliar pada 2016. Indonesia seakan dalam pelukan ekonomi China.  Itu berarti, pengaruh ekonomi China ke Indonesia menguat sekali dan implikasi politiknya ke depan terkait relasi Jakarta dengan AS/Barat, harus diantisipasi. Jadi, waspadalah. [ipe]

]]>
Ekonomi Inilahcom http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2381578/dalam-dekapan-ekonomi-china-berkah-atau-musibah Sun, 28 May 2017 07:29:00 +0700 Dalam Dekapan Ekonomi China, Berkah atau Musibah? Dalam Dekapan Ekonomi China, Berkah atau Musibah? Dalam Dekapan Ekonomi China, Berkah atau Musibah? Dalam Dekapan Ekonomi China, Berkah atau Musibah?
Sekarang Stabil, Bisa Naik Sebelum Lebaran http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2381575/sekarang-stabil-bisa-naik-sebelum-lebaran INILAHCOM, Jakarta - Harga sejumlah bahan pangan di hari pertama bulan puasa, Sabtu (27/5/2017) di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur terpantau cukup stabil, tidak ada lonjakan harga yang signifikan.

Dari pantauan INILAHCOM harga bawang putih, cabai rawit merah, hingga tomat cenderung stabil dan tidak berubah sejak beberapa hari lalu. Kondisi ini berbeda dengan puasa sebelumnya, di mana harga-harga bergerak naik.

Harga bawang putih Rp32 ribu/kg, bawang merah Rp20 ribu/kg, cabai merah keriting Rp13 ribu/kg, cabai merah besar Rp20 ribu/kg, cabai rawit merah Rp36 ribu/kg, cabai rawit hijau Rp13 ribu/kg, kentang ukuran sedang Rp11 ribu/kg dan tomat Rp7 ribu/kg.

Pedagang sayur mayur, Efendi (42) mengatakan bulan puasa kali ini agak sedikit berbeda, dimana lonjakan harga pangan memang tidak terlalu terasa, berbeda dengan bulan-bulan puasa sebelumnya dimana harganya moroket naik jauh.

"Puasa kali agak stabil, cuma paling yang agak mahal cuma bawang putih ajah kemarin, tapi sekarang harganya sudah normal jadi Rp32 ribu per kg," kata dia kepada INILAHCOM, Jakarta Sabtu (27/5/2017).

Dia memprediksi harga-harga bahan pangan berpotensi meningkat sebelum lebaran karena permintaan mengalami lonjakan. "Seminggu sebelum Lebaran biasanya naik lagi. Tapi kalaupun naik tidak banyak karena pemerintah pasti sudah antisipasi," katanya.

Bagi dia yang terpenting dalan kondisi-kondisi perayaan besar seperti bulan ramadhan ini, pemerintah terus mensuplai kebutuhan bahan pokok ke sejumlah pasar dengan pedagang tidak kehabisan stok dan harga tidak melambung tinggi.

"Yang penting ada stok di pasar, kalau stok kurang permintaan tinggi pada saat ini (bulan puasa) harga pasti bakal naik, yang penting stoknya ada, pembeli juga mau beli ada barangnya jadi engga mahal," jelasnya. [hid]

]]>
Ekonomi Inilahcom http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2381575/sekarang-stabil-bisa-naik-sebelum-lebaran Sun, 28 May 2017 06:15:00 +0700 Sekarang Stabil, Bisa Naik Sebelum Lebaran Sekarang Stabil, Bisa Naik Sebelum Lebaran Sekarang Stabil, Bisa Naik Sebelum Lebaran Sekarang Stabil, Bisa Naik Sebelum Lebaran
Negara Berkembang sudah Abaikan Trump http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2381573/negara-berkembang-sudah-abaikan-trump INILAHCOM, New York - Pasar perdagangan di negara berkembang saat ini tidak tergantung penuh terhadap kebijakan negara maju atau Barat.

Menurut Chetan Sehgal, direktur pasar berkembang global di Templeton Emerging Markets, pasar di negara berkembang telah banyak mengalami kenaikan seiring banyaknya paten dari kekayaan intelektual yang baru.

Dengan demikian pasar di negara berkembang sudah mulai tidak tergantung pada sentimen global maka tidak akan terpengaruh misalnya terhadap retoritka Donal Trump tentang kebijakan proteksi. Bahkan jika wacana tersebut menjadi kebijakan nyata di AS.

Pada pertemuan G-7 pada hari Sabtu (27/5/2017) pekan ini, Presiden Donald Trump telah sepakat untuk memasukkan sebuah janji untuk melawan proteksionisme perdagangan dalam sebuah komunike terakhir sebagai hasil dari pertemuan puncak kelompok G-7. Dalam sebuah posting di Twitter, Trump memuji hasil KTT tersebut, dan komitmen kelompok tersebut untuk menghilangkan praktik-praktik yang mendistorsi perdagangan.

Namun dalam penilian Chetan Sehgal, baru-baru ini mencatat bahwa pasar negara berkembang tidak lagi bergantung pada isu-isu negara maju atau dari anggota G-& untuk menggerakkan indeks selama perdagangan.

"Sekarang pasar intra-emerging lebih penting daripada hanya AS," kata Sehgal seperti mengutip cnbc.com. "Perdagangan di pasar negara berkembang telah meningkat lebih banyak daripada perdagangan dengan AS."

Dia menunjuk data yang menunjukkan bahwa hampir 60 persen ekspor, pasar ekspor ke pasar negara berkembang lainnya, sementara porsi yang masuk ke pasar negara berkembang turun menjadi sekitar 40 persen.

Selain itu, Sehgal mencatat bahwa banyak perusahaan pasar berkembang telah menaikkan rantai nilai dan tidak lagi hanya merakit barang-barang Barat.

"Seperti 15 tahun yang lalu, pasar negara berkembang biasanya memiliki 15-20 persen aplikasi paten dunia namun sekarang hampir 45 persen," katanya. "Pertumbuhan berikutnya akan diperjuangkan berdasarkan kapasitas intelektual pada hak paten dan bagaimana Anda meningkatkan kurva teknologi. Dan saya pikir perusahaan pasar yang sedang berkembang dapat melakukan itu dan karena itu proteksionisme, yang penting untuk perdagangan sebelumnya, sekarang Tidak lagi jadi faktor."

Ada tanda lain, AS mungkin tidak menetapkan agenda perdagangan global. Pada hari Minggu, 11 negara yang menandatangani kesepakatan perdagangan Trans-Pacific Partnership sepakat untuk menilai opsi untuk melanjutkan "secepatnya" tanpa AS.

TPP dianggap telah meninggal dunia setelah Presiden AS, Donald Trump menarik AS keluar dari perjanjian tersebut. Menurut Trump, kesepakatan perdagangan 12 negara yang luas adalah sebagai "bencana" yang akan merugikan manufaktur AS.

Memang, walaupun dia menjalankan agenda anti-globalisasi, sejak pemilihan, Trump sejak mengingkari beberapa retorika kampanye proteksionisnya. Seperti sumpah untuk memberi label pada China manipulator mata uang pada "hari pertama".

Namun dia terus menargetkan mitra dagang AS. lainnya, mengeluh tentang perjanjian perdagangan bebas AS dengan Korea Selatan dan melembagakan rencana untuk menegosiasikan kembali Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara, atau NAFTA. Padahal pertama-tama yang dilakukan Trump setelah menjadi presiden adalah mengancam akan menghentikannya sepenuhnya.

Hal lain mencatat adanya perbedaan yang sama dalam keberuntungan ekonomi AS dan Asia yang baru muncul.

Dalam catatan pekan lalu, bank Singapura DBS menunjuk inisiatif One-Belt-One-Road (OBOR) China untuk membangun jaringan perdagangan dan infrastruktur di Asia, Afrika, Timur Tengah dan Eropa.

Bank tersebut membandingkannya dengan rencana Trump yang berulang kali dan kontroversial untuk membangun "tembok besar yang indah" untuk menghalangi tetangganya di Meksiko Selatan.

Proyek OBOR adalah antitesis dinding Trump dengan Meksiko, dan ini bukan hanya sebuah metafora. "Baik Wall dan OBOR adalah rencana untuk melakukan tindakan, kontras yang sangat tajam dan sangat biner sehingga tidak mungkin seseorang dapat duduk di pagar," kata DBS.

Ini mencatat ekspor Asia lebih banyak daripada impor, namun pada umumnya menempatkan surplus investasi seperti AS Treasurys.

Agar OBOR dapat terwujud, kata DBS, Asia perlu mulai menginvestasikan surplusnya di rumah, bukan di AS yang menghasilkan rendah.

]]>
Ekonomi Inilahcom http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2381573/negara-berkembang-sudah-abaikan-trump Sun, 28 May 2017 05:47:00 +0700 Negara Berkembang sudah Abaikan Trump Negara Berkembang sudah Abaikan Trump Negara Berkembang sudah Abaikan Trump Negara Berkembang sudah Abaikan Trump
Ekonomi Digital RI Terbesar di Asia Tenggara http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2381566/ekonomi-digital-ri-terbesar-di-asia-tenggara INILAHCOM, Jakarta - Di tengah seretnya perekonomian dunia, Indonesia ternyata punya potensi bisnis menggiurkan di sektor ekonomi digital. Diakui, pertumbuhannya terbesar se-Asia Tenggara.

Tak sedang bercanda, Paul Churchill, Vice President Sales Vertiv mengatakan itu dalam rilis kepada media di Jakarta, Sabtu (27/3/2017). "Indonesia adalah salah satu negara yang mempunyai pertumbuhan ekonomi digital tercepat di Asia Tenggara. Berbagai investasi besar tidak hanya terjadi di cloud computing dan collocation space, tapi juga di sektor telekomunikasi, perbankan, dan kesehatan," ungkap Churchill,

Perusahaan besar jarang mengubah citra diri mereka sendiri. Itu karena biaya rebranding yang begitu besar. Tapi terkadang, mereka mencari identitas baru, karena alasan hukum atau bisnis.

Itu akan terjadi kapa pun. Misalnya, ketika Google mengumumkan induk perusahaan dengan nama Alphabet pada 2015, dan itu bergema ke seantero dunia.

Di sisi lain, ingin memiliki fleksibilitas yang lebih baik, Emerson Network Power (ENP) diluncurkan kembali sebagai Vertiv pada Januari 2017, pertama kali di Malaysia, selanjutnya Singapura.

Saat ini, Vertiv meresmikan bisnis barunya di Indonesia. Perusahaan yang berkantor pusat di Columbus, Ohio, Amerika Serikat ini menggantikan Emerson sebagai mitra terpercaya bagi operator di pusat data, jaringan komunikasi serta fasilitas komersial dan industri.

Langkah ini mengikuti kampanye global untuk mengubah citra Vertiv sebagai perusahaan mandiri, setelah selesainya penjualan ke Platinum Equity. Vertiv mengklaim sebagai perusahaan yang memiliki kecepatan, fokus, dan fleksibilitas lebih baik.

Churchill bilang, selama beberapa bulan terakhir, perusahaan lokal dan multinasional di Indonesia, bergerak cepat. Infrastruktur yang kian meningkat dan berkembang di Indonesia, mengadopsi tren teknologi seperti Internet of Things (IoT). Hal ini menghasilkan peningkatan permintaan layanan teknologi informasi yang dapat diandalkan.

“Sekarang setelah menjadi Vertiv, kami bisa bergerak dengan kecepatan lebih tinggi, memungkinkan perusahaan untuk merespons permintaan pelanggan dengan lebih baik, dengan bantuan distributor dan mitra lokal Vertiv. Kami yakin dapat membantu pelanggan mencapai tujuan bisnis mereka,” ujar Churchill.

Untuk pasar Indonesia, mitra lokal yang ditunjuk Vertiv adalah PT DKSH Indonesia dan PT Abhimata Citra Abadi. PT DKSH Indonesia ditunjuk sebagai distributor resmi dari pusat industri data Vertiv, pengelolaan infrastruktur data center (DCIM), dan solusi distribusi.

Sementara PT Abhimata Citra Abadi adalah distributor resmi Vertiv DC Power dan Siteweb. Melalui mitra utamanya itu, Vertiv terus meningkatkan peluang infrastruktur industri di bidang collocation, transportasi, dan telekomunikasi di Indonesia.

Vertiv sekarang menjadi perusahaan swasta, dengan pendapatan global sebesar US$4,4 miliar (2016). Memiliki kantor regional di China, India, Filipina, dan Inggris, Vertiv merancang, membangun, dan melayani mission-critical technologies untuk pusat data, jaringan komunikasi serta aplikasi komersial dan industri. [tar]

]]>
Ekonomi Inilahcom http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2381566/ekonomi-digital-ri-terbesar-di-asia-tenggara Sun, 28 May 2017 03:49:00 +0700 Ekonomi Digital RI Terbesar di Asia Tenggara Ekonomi Digital RI Terbesar di Asia Tenggara Ekonomi Digital RI Terbesar di Asia Tenggara Ekonomi Digital RI Terbesar di Asia Tenggara
Tingkatkan Kemampuan Bahasa, GoJek Gandeng Bahaso http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2381507/tingkatkan-kemampuan-bahasa-gojek-gandeng-bahaso INILAHcOM, Jakarta - Go-Jek menggandeng Bahaso, platform online pembelajaran bahasa asing, untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing bagi 100.000 mitra driver di 25 kota se-Indonesia.

Pelatihan (training) bahasa asing ini juga sebagai bentuk apresiasi Go-Jek bagi mitra driver yang berprestasi, dan sebagai bagian dari program Swadaya dari Go-Jek yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan para mitra melalui berbagai program manfaat.

Vice President Program Swadaya Go-Jek Ardelia Apti, usai penandatanganan MOU dengan Bahaso di kantor pusat Go-Jek, pekan ini, mengatakan, kemampuan bahasa Inggris sangat dibutuhkan bagi para driver Go-Jek karena dapat membantu para mitra driver dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, apalagi beberapa pelanggan mereka adalah ekspatriat.

“Kemampuan berbahasa Inggris diperlukan supaya para mitra kami lebih kompeten dan bisa berkomunikasi dengan baik saat menjalankan order,” kata Ardella Apti.

Bahaso, menurut Ardelia, memberikan metode pembelajaran bahasa Inggris yang menarik dan sesuai bagi kebutuhan para mitra driver. “Kami melihat Bahaso adalah platform pembelajaran yang cocok bagi para mitra dan bisa membuat mereka lebih cepat dalam menguasai bahasa asing secara fleksibel tanpa batasan waktu dan dengan pendekatan yang sangat menarik, karena dilakukan secara online,” katanya.

Dikatakan, nantinya mereka yang telah menyelesaikan pembelajaran di Bahaso akan mendapatkan sertifikat resmi yang dikeluarkan oleh Universitas Indonesia selaku partner dari Bahaso. Saat ini, Bahaso menyediakan pembelajaran bahasa Inggris secara online. Selain itu, akan ada beberapa bahasa asing seperti Mandarin, Perancis, Jerman dan yang lainnya.

Bahaso sendiri merupakan pioneer dalam pengajaran bahasa asing secara online di Indonesia. Metode pembelajaran di Bahaso mengintegrasikan teks, suara, video, dan konten untuk mempermudah dan mempercepat penguasaan bahasa asing.  Mereka yang belajar bahasa asing di Bahaso dapat belajar dimana saja kapan saja menggunakan smartphone baik di iOS ataupun Android dan juga melalui website yang beralamat di www.bahaso.com.
 
CEO Bahaso Tyovan Ari Widagdo berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat yang sangat besar bagi driver maupun bagi pihak Go-Jek. Dia juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk membantu para driver Go-Jek menguasai bahasa Inggris melalui platform yang dikembangkan Bahaso.

“Harapan kami, ini dapat memberikan manfaat yang sangat besar baik untuk driver ataupun kepada pihak Go-Jek,” ucap Tyovan Ari Widagdo.[tar]

]]>
Ekonomi Inilahcom http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2381507/tingkatkan-kemampuan-bahasa-gojek-gandeng-bahaso Sat, 27 May 2017 18:09:00 +0700 Tingkatkan Kemampuan Bahasa, GoJek Gandeng Bahaso Tingkatkan Kemampuan Bahasa, GoJek Gandeng Bahaso Tingkatkan Kemampuan Bahasa, GoJek Gandeng Bahaso Tingkatkan Kemampuan Bahasa, GoJek Gandeng Bahaso
Enggar Ngaku Pantau Pangan Sejak Maret 2017 http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2381483/enggar-ngaku-pantau-pangan-sejak-maret-2017 INILAHCOM, Jakarta - Sejak Maret 2017, pemerintah khususnya Kementerian Perdagangan (Kemendag) melakukan antisipasi dalam menangani lonjakan harga dan kelangkaan bahan kebutuhan pokok.

“Sejak Maret 2017, kami bersiaga penuh mencegah kelangkaan dan lonjakan harga barang pokok, khususnya menjelang puasa, lebaran dan Idul Adha 2017,” jelas Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (27/5/2017).

Kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) pada ritel modern, Permendag No 20 Tahun 2017 tentang Pendaftaran Pelaku Usaha Distribusi Barang Kebutuhan Pokok, hingga Satuan Tugas (Satgas) Pangan yang dibentuk bersama dengan beberapa instansi pemerintahan lainnya, menjadi upaya Kemendag dalam menjaga stabilitas harga komoditas pokok selama bulan puasa hingga Hari Raya Lebaran mendatang.

Enggar selalu mengingatkan agar pelaku usaha agar tetap mematuhi kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan. Adapun penangkapan pada sejumlah penimbun yang tertangkap sebelum bulan puasa di beberapa daerah, mendapat sanksi tegas dari pemerintah.

“Spekulan jangan berani coba-coba tahun ini. Kami akan tindak tegas. Jika ada penimbunan akan kami tangkap. akan kami buat dia miskin dan akan berhadapan dengan kasus hukum,” tegas Enggar.

Salah satu kasus penimbunan yang perusahaannya telah dicabut izin usahanya oleh Mendag adalah PT Tunas Perkasa Indonesia di Merunda pada Rabu (17/5) lalu yang tertangkap menimbun 182 ton bawang putih.

Menanggapi adanya penangkapan dan sanksi tegas pada spekulan ini, Peneliti Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) Azkar Ahsinin, tegaskan bahwa segala bentuk spekulasi adalah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

“Korporasi dalam hal ini berkontribusi terhadap terjadinya pelanggaran HAM karena menimbun dan menentukan harga melalui kartel,” katanya.

Mengacu pada prinsip-prinsip panduan PBB mengenai Bisnis dan HAM (United Nations Guiding Principles for Business and Human Rights) yang sudah diadopsi oleh Dewan HAM PBB pada 16 juni 2011, menurut Azkar para pelaku usaha harus memiliki tanggung jawab untuk menghormati HAM.  “Negara berperan melindungi HAM termasuk pelanggaran HAM oleh korporasi melalui kerangka legislasi, regulasi, administrasi,” jelas Askar. [ipe]
   

]]>
Ekonomi Inilahcom http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2381483/enggar-ngaku-pantau-pangan-sejak-maret-2017 Sat, 27 May 2017 17:18:00 +0700 Enggar Ngaku Pantau Pangan Sejak Maret 2017 Enggar Ngaku Pantau Pangan Sejak Maret 2017 Enggar Ngaku Pantau Pangan Sejak Maret 2017 Enggar Ngaku Pantau Pangan Sejak Maret 2017
Bos BI Jamin Harga Barang tak Naik Selama Puasa http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2381479/bos-bi-jamin-harga-barang-tak-naik-selama-puasa INILAHCOM, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo meyakini laju inflasi Ramadan dan Lebaran ini lebih terkendali. Alasannya, persediaan bahan pokok serta harganya relatif stabil.

"Menjelang Ramadan, harga-harga pasokan terkendali. Jadi sambut baik ketika diskusi tadi dibahas semuanya. Mulai dari pangan strategis, sampai dengan beras, sampai dengan energi," kata Agus usai rapat koordinasi terkait inflasi di Kantor Kemenko Ekonomi, Jumat malam (26/5/2017).

Alhasil, kata Agus, stabilnya harga kebutuhan pokok karena stok yang mencukupi, berdampak kepada terkendalinya inflasi. "Kelihatannya semua terjaga, bahkan ada bentuk-bentuk intervensi yang akan dilakukan untuk penyediaan pasokan di beberapa kota yang punya indikasi ada kenaikan," kata mantan menteri keuangan era SBY ini.

Agus yang sempat diperiksa KPK akibat kasus korupsi e-KTP bilang, untuk mencapai tujuan tersebut hampir seluruh Kementerian dan Lembaga akan berkoordinasi menjaga ketersedian bahan pangan saat ramadhan hingga lebaran.

"Jadi, sampai dengan Menteri Perhubungan, Menteri Perdagangan, dan juga Pertamina sampai Bulog, itu semua telah melakukan koordinasi. Dan kita akan bertemu lagi tanggal 8 Juni," tandas Agus. [ipe]
    

   

]]>
Ekonomi Inilahcom http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2381479/bos-bi-jamin-harga-barang-tak-naik-selama-puasa Sat, 27 May 2017 16:09:00 +0700 Bos BI Jamin Harga Barang tak Naik Selama Puasa Bos BI Jamin Harga Barang tak Naik Selama Puasa Bos BI Jamin Harga Barang tak Naik Selama Puasa Bos BI Jamin Harga Barang tak Naik Selama Puasa
Darmin Duga Harga Pangan Naik Hingga Minggu Ketiga http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2381482/darmin-duga-harga-pangan-naik-hingga-minggu-ketiga INILAHCOM, Jakarta - Menko Perekonomian Darmin Nasution memrediksikan harga kebutuhan pokok akan naik sampai minggu ketiga di Bulan Ramadan 1438 Hijriah.

"Apakah menjelang puasa dan lebaran ini, harga-harganya seperti apa, ya memang sampai minggu kedua, ketiga ini ya sedikit agak naik. Tapi kita percaya bahwa masih akan sedikit turun kembali di akhir bulan. Sehingga inflasinya ke depan lebih baik," kata Darmin di Kantornya, Jakarta.

Dalam rakor tersebut diidentifikasi dua bahan pangan yang perlu mendapat perhatian khusus yaitu bawang putih dan daging sapi. "Bawang putih mungkin sedikit menurun (harga) dibandingkan sekarang. Daging sapi ya namanya mau puasa lebaran ya tidak banyak perubahan, tapi kita terus lihat," kata Darmin.

Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini bilang, untuk menjaga laju inflasi selama Ramadan, tidak ditempuh dengan melakukan penyesuaian harga pada sektor administered price (harga yang dikendalikan pemerintah). "Tidak, kami tidak ada rencana perubahan harga, misalnya administered price ya sampai dengan lebaran lah. (Listrik/BBM) Ya tunggu sampai Lebaran-lah," kata Darmin.[ipe]
   

]]>
Ekonomi Inilahcom http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2381482/darmin-duga-harga-pangan-naik-hingga-minggu-ketiga Sat, 27 May 2017 15:09:00 +0700 Darmin Duga Harga Pangan Naik Hingga Minggu Ketiga Darmin Duga Harga Pangan Naik Hingga Minggu Ketiga Darmin Duga Harga Pangan Naik Hingga Minggu Ketiga Darmin Duga Harga Pangan Naik Hingga Minggu Ketiga