Inilah.com - Olahraga http://www.inilah.com/ ID Inilah.com - Telinga, Mata, dan Hati Rakyat Copyright 2007-2017 inilah.com. All rights reserved. Tue, 26 Sep 2017 01:55:51 +0700 http://www.inilah.com/rss/feed/olahraga http://www.inilah.com/ Inilah.com - Olahraga http://www.inilah.com/assets/image/inilah-logo-feed.png 120 120 Ini Skuad Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior http://ini.la/2406867 INILAHCOM, Jakarta - Sejumlah pemain yang turun di Kejuaraan Asia Junior 2017 kembali dipercaya untuk memperkuat tim, namun ada pula beberapa nama baru yang dipanggil untuk turun bermain.

Penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Junior ini akan mempertandingkan dua kategori, yaitu beregu campuran dengan format Piala Sudirman dan nomor perorangan. Indonesia menargetkan satu gelar juara dari nomor perorangan dan babak semifinal untuk nomor beregu.

"Terjadi perubahan susunan dengan Asia Junior kemarin, karena jatah jumlah atletnya juga berbeda. Di Kejuaraan Dunia Junior jumlahnya masing-masing tiga wakil untuk ganda putra dan putri. Sementara tunggal putra dan putri serta ganda campuran masing-masing empat wakil. Kami akhirnya memilih berdasarkan prestasi dan seleksi," ungkap Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI yang juga menjadi manajer tim junior Indonesia, Susy Susanti, dikutip dari Badmintonindonesia.org.

Kejuaraan Dunia Junior 2017 akan digelar di Yogyakarta, 9-22 Oktober 2017. Undian akan dilangsungkan di Jakarta, 28 September mendatang.

"Target Indonesia untuk perorangan sendiri satu gelar juara. Saya tidak menentukan sektor mana. Kami berharap bisa mendapat yang terbaik untuk prestasi Indonesia. Kalau untuk beregu minimal semifinal, tapi kami berharap lebih dari itu," tambah Susy.

Berikut skuad Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior 2017

Beregu

Putra
Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu, Ikhsan Leonardo Emanuel Rumbay, Rinov Rivaldy, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, Muhammad Shohibul Fikri, Ghifari Anandaffa Prihardika, Adnan Maulana, Rehan Naufal Kusharjanto

Putri
Gregoria Mariska Tunjung, Aurum Oktavia Winata, Choirunnisa, Jauza Fadhila Sugiarto, Ribka Sugiarto, Siti Fadia Silva Ramadhanti, Agatha Imanuela, Angelica Wiratama

Perorangan

Tunggal Putra
Ikhsan Leonardo Emanuel Rumbay, Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu, Alberto Alfin Yulianto, Muhammad Rehan Diaz

Tunggal Putri
Gregoria Mariska Tunjung, Aurum Oktavia Winata, Choirunnisa, Asty Dwi Widyaningrum

Ganda Putra
Muhammad Shohibul Fikri/Adnan Maulana, Ade Bagus Sapta Ramadhany/Ghifari Anandaffa Prihardika, Rinov Rivaldy/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan

Ganda Putri
Ribka Sugiarto/Jauza Fadhila Sugiarto, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Agatha Imanuela, Serena Kani/Phita Haningtyas Mentari

Ganda Campuran
Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Renaldi Samosir/Herdiana Yuli Marbela, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Angelica Wiratama, Rinov Rivaldy/Phita Haningtyas Mentari

]]>
Olahraga Inilahcom http://ini.la/2406867 Tue, 26 Sep 2017 01:16:00 +0700 Ini Skuad Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior Ini Skuad Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior Ini Skuad Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior Ini Skuad Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior
Hasil di Korea dan Jepang Cukup Puaskan PBSI http://ini.la/2406866 INILAHCOM, Jakarta - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti mengaku cukup puas dengan tiga gelar yang diraih dari dua turnamen, Korea Terbuka Super Series dan Jepang Terbuka Super Series 2017.

Di Korea Terbuka Super Series, Indonesia meraih dua gelar melalui ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto dan tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting. Yang menarik adalah, untuk pertama kalinya sejak 2008 tercipta sesama pemain Indonesia di final tunggal putra antara Anthony melawan Jonatan Christie.

"Untuk Korea dan Japan Open pencapaian kita sudah sesuai bahkan melebihi target. Khususnya untuk Korea Open,  kita melihat tunggal putra kita tampil cemerlang meloloskan all Indonesia di final. Semoga ini menjadi awal yang baik buat kita untuk menambah semangat atlet-atlet lain, khususnya sektor tunggal untuk bisa mencapai prestasi yang lebih baik lagi di kejuaraan lainnya," ujar Susy, dikutip dari Badmintonindonesia.org.

"Tentunya kerja keras dan terus mengevaluasi untuk pembenahan-pembenahan dari hasil pertandingan sebelumnya yang belum mencapai prestasi maksimal. Serta pencapaian Jonatan juara di SEA Games dan beberapa kali Anthony mengalahkan pemain dunia menjadikan modal untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka," tambahnya.

Sementara itu, satu gelar diraih di Jepang Terbuka Super Series dari ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Di Korea, Marcus/Kevin harus puas menjadi runner-up.

"Saya melihat Kevin/Gideon belajar banyak dari kekalahannya kemarin di Korea Open. Mereka terlihat lebih tenang dan tidak terburu-buru serta berusaha untuk merubah permainan. Hingga akhirnya bisa merebut kemenangan di Japan Open kali ini," tandasnya.

]]>
Olahraga Inilahcom http://ini.la/2406866 Tue, 26 Sep 2017 00:39:00 +0700 Hasil di Korea dan Jepang Cukup Puaskan PBSI Hasil di Korea dan Jepang Cukup Puaskan PBSI Hasil di Korea dan Jepang Cukup Puaskan PBSI Hasil di Korea dan Jepang Cukup Puaskan PBSI
Menpora Perjuangkan Bonus Menjadi PNS http://ini.la/2406622 INILAHCOM, Solo - Atlet-atlet kontingen Indonesia di ASEAN Para Games 2017 telah pulang dan disambut oleh Menpora, Imam Nahrawi. Menpora ingin memperjuangkan bonus menjadi PNS bagi atlet-atlet peraih emas ajang itu.

Atlet-atlet Indonesia pulang dari Kuala Lumpur menuju Solo, Minggu (24/9/2017). Kedatangan mereka langsung disambut oleh Menpora di Bandara Adi Sumarmo.

Menpora bangga dengan hasil yang telah dicapai oleh Indonesia di ajang ASEAN Para Games 2017 dengan menjadi juara umum. Kini ia ingin memperjuangkan atlet-atlet yang berkontribusi agar bisa mendapatkan bonus menjadi PNS, seperti yang diberikan kepada atlet SEA Games.

"Presiden Joko Widodo terus mewanti-wanti persamaan hak ini sejak SEA Games Singapura beberapa tahun lalu, komitmen Bapak Presiden Joko Widodo ini mari kita kawal bersama," kata Menpora.

"Saya berharap persyaratan PNS untuk atlet berprestasi ASEAN Para Games tidak disamakan dengan yang biasa karena atlet adalah pejuang bangsa, semoga Kementerian PAN RB yang memiliki kebijakan dan akan mendengar hal ini," tambahnya.

Indonesia keluar sebagai juara umum usai memenangkan 126 medali emas, 75 medali perak dan 50 medali perunggu. Menurut Imam, pencapaian tersebut merupakan sebuah rekor.

"Selain capaian medali ini kita juga berhasil menorehkan 36 rekor yakni 28 dari cabang renang, 4 atletik dan 4 angkat berat," tambahnya.

]]>
Olahraga Inilahcom http://ini.la/2406622 Mon, 25 Sep 2017 03:34:00 +0700 Menpora Perjuangkan Bonus Menjadi PNS Menpora Perjuangkan Bonus Menjadi PNS Menpora Perjuangkan Bonus Menjadi PNS Menpora Perjuangkan Bonus Menjadi PNS
Indonesia Harus Bersiap untuk Asian Para Games http://ini.la/2406623 INILAHCOM, Solo - Kontingen Indonesia sukses menjadi juara umum ASEAN Para Games 2017. Namun bagi Menpora, Imam Nahrawi, pencapaian tersebut harus menjadi pendorong untuk ajang Asian Para Games 2018.

Sebanyak 196 atlet dan 82 pelatih dan ofisial National Paralympic Committee (NPC) telah tiba di Bandara Adi Sumarmo, Solo, Minggu (24/9/2017). Menpora menyambut langsung kepulangan Indonesia dari Kuala Lumpur.

Indonesia keluar sebagai juara umum di ajang tersebut. Indonesia 126 medali emas, 75 medali perak dan 50 medali perunggu.

Menpora menyebut pencapaian tersebut harus diikuti prestasi yang lebih baik lagi. Ia menyebut ajang Asian Para Games menjadi tujuan para atlet berikutnya.

"Karenanya dengan gelar juara umum ini semuanya harus lebih dipacu lagi, lebih dihormati dan dihargai untuk menyongsong Asian Para Games 2018," kata Menpora.

Menpora juga menyinggung soal bonus di acara penyambutan. Penyetaraan menurutnya harus dilakukan terkait pemberian bonus kepada atlet berprestasi.

"Terkait bonus sama dengan atlet SEA Games seperti yang pernah diberikan untuk olimpian dan paralimpian, pemerintah tidak lagi akan bersikap diskriminasi," tambahnya.

]]>
Olahraga Inilahcom http://ini.la/2406623 Mon, 25 Sep 2017 02:37:00 +0700 Indonesia Harus Bersiap untuk Asian Para Games Indonesia Harus Bersiap untuk Asian Para Games Indonesia Harus Bersiap untuk Asian Para Games Indonesia Harus Bersiap untuk Asian Para Games
Kontingen ASEAN Para Games 2017 Disambut Menpora http://ini.la/2406620 INILAHCOM, Solo - Atlet-atlet Indonesia yang berlaga di ASEAN Para Games 2017 telah kembali pulang dari Kuala Lumpur. Kepulangan mereka disambut oleh Menpora, Imam Nahrawi.

Menpora menyambut para atlet di Bandara Adi Sumarmo, Solo, Minggu (24/9/2017). Kebahagiaan ditunjukkan Menpora ketika menyambut para atlet, pasalnya Indonesia menjadi juara umum di ajang tersebut.

"Selamat datang Pahlawan Olahraga Indonesia, Ibu Pertiwi menyambut kembali kedatangan putra putri terbaiknya, kalian atlet atlet yang tidak biasa. Tapi luar biasa.. hebat, INDONESIA JUARA!," ucap Menpora saat menyambut para atlet.

"Tidak hanya sebagai juara umum, para atlet telah menorehkan rekor yang luar biasa dengan catatan 36 rekor, 28 catatan rekor di cabang renang, 4 rekor atletik dan 4 rekor di cabang angkat berat," terang Menpora.

Indonesia berhasil menjadi juara umum ASEAN Para Games 2017 dengan perolehan 126 medali emas, 75 perak dan 50 perunggu. Keberhasilan tersebut disebut Imam melalui proses yang panjang.

"Berbekal pemusatan latihan jangka panjang di Solo yang telah dimulai sejak tahun 2016 lalu dan motivasi tinggi para atlet menjadi faktor penting kemenangan ini Mentalitas juara ini yang harus ditularkan kepada seluruh rakyat, bahwa bangsa kita adalah bangsa pemenang," terangnya.

"Dukungan untuk bisa lebih sering mengikutkan atlet dalam berbagai kompetisi penting untuk mengukur pencapaian prestasi dan kekuatan lawan, selain tentunya kami juga melakukan penyederhanaan birokrasi keuangan untuk pemenuhan kebutuhan atlet," tutur Imam lagi.

Terkait bonus, Menpora menegaskan akan menyetarakan jumlah yang diterima atlet baik yang berlaga di SEA Games maupaun ASEAN Para Games.

"Bonus bukan tujuan, namun menjadi penambah semangat atlet dalam meningkatkan kemampuannya hingga ke level tertinggi," tukasnya.

]]>
Olahraga Inilahcom http://ini.la/2406620 Mon, 25 Sep 2017 02:08:00 +0700 Kontingen ASEAN Para Games 2017 Disambut Menpora Kontingen ASEAN Para Games 2017 Disambut Menpora Kontingen ASEAN Para Games 2017 Disambut Menpora Kontingen ASEAN Para Games 2017 Disambut Menpora
GP Aragon Dimenangkan Marquez http://ini.la/2406598 INILAHCOM, Aragon - Meski memulai balapan dari posisi kelima, Marc Marquez sukses menjuarai Moto GP Aragon 2017, Minggu (24/9/2017). Tiga sesama pebalap Spanyol finish dibawah Marquez secara berurutan.

Marquez harus memulai balapan dari posisi kelima karena mengalami masalah di babak kualifikasi. Namun Marquez mampu menempel pebalap lain yang di posisi terdepan.

Jorge Lorenzo memimpin balapan selama beberapa lap. Namun ia mendapat perlawanan sengit dari Valentino Rossi dan Maverick Vinales di lap-lap awal.

Dani Pedrosa yang memulai balapan di belakang Marquez mampu menyalip hingga posisi teratas. Di lap-lap terakhir Marquez dan Pedrosa justru yang bertarung untuk mencapai finish terdepan.

Marquez berhasil menyalip Lorenzo yang selama balapan berada di posisi terdepan. Setelah bersaing dengan sesama pebalap Spanyol lainnya, Marquez berhasil memenangkan balapan dengan perolehan waktu 42 menit dan 6,816 detik.

Pedrosa, Lorenzo dan Vinales secara berurutan finish di belakang Marquez. Sementara Rossi harus puas berada di posisi kelima, namun menuai pujian setelah baru pulih dari cedera.

Kemenangan tersebut sangat penting bagi Marquez karena menempatkannya di peringkat pertama klasemen diatas Andrea Dovizioso sejauh 16 poin. Dovizioso menjalani balapan yang kurang baik setelah finish di urutan ke-7.

Hasil lengkap balapan Moto GP Aragon 2017

1. Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 42m 6.816s
2. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) 42m 7.695s
3. Jorge Lorenzo ESP Ducati Team (GP17) 42m 8.844s
4. Maverick Viñales ESP Movistar Yamaha (YZR-M1) 42m 12.072s
5. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha (YZR-M1) 42m 12.698s
6. Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 42m 13.778s
7. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP17) 42m 14.271s
8. Alvaro Bautista ESP Pull&Bear Aspar (GP16) 42m 14.726s
9. Johann Zarco FRA Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1)* 42m 19.818s
10. Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory (RC16) 42m 20.891s
11. Mika Kallio FIN Red Bull KTM Factory (RC16) 42m 24.008s
12. Andrea Iannone ITA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 42m 27.448s
13. Jack Miller AUS EG 0,0 Marc VDS (RC213V) 42m 30.702s
14. Scott Redding GBR Octo Pramac (GP16) 42m 32.339s
15. Tito Rabat ESP EG 0,0 Marc VDS (RC213V) 42m 32.898s
16. Jonas Folger GER Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1)* 42m 37.118s
17. Alex Rins ESP Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 42m 38.690s
18. Hector Barbera ESP Reale Avintia (GP16) 42m 38.764s
19. Bradley Smith GBR Red Bull KTM Factory (RC16) 42m 43.112s
20. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac (GP17) 42m 44.658s
21. Loris Baz FRA Reale Avintia (GP15) 42m 54.415s
22. Sam Lowes GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP)* 42m 54.463s
Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) Gagal finish
Karel Abraham CZE Pull&Bear Aspar (GP15) Gagal finish

]]>
Olahraga Inilahcom http://ini.la/2406598 Sun, 24 Sep 2017 21:37:00 +0700 GP Aragon Dimenangkan Marquez GP Aragon Dimenangkan Marquez GP Aragon Dimenangkan Marquez GP Aragon Dimenangkan Marquez
Marcus/Kevin Bidik Denmark dan Prancis Terbuka http://ini.la/2406551 INILAHCOM, Tokyo - Setelah menjuarai Jepang Terbuka Super Series 2017, perjuangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di 2017 belum usai. Selalnjutnya, mereka membidik Denmark Terbuka Super Series Premier dan Prancis Terbuka Super Series.

Marcus/Kevin meraih gelar juara setelah menundukkan pasangan Jepang, Takuto Inoue/Yuki Kaneko, 21-12 dan 21-15 dalam waktu 30 menit. Hasil ini sekaligus penebus kegagalan meraih gelar juara di Korea Terbuka Super Series pekan lalu dimana Marcus/Kevin menjadi runner-up.

Keberhasilan menjadi juara di Jepang merupakan gelar keempat Super Series Marcus/Kevin. Sebelumnya mereka menjadi juara tiga kali beruntun di All England, India Terbuka Super Series, dan Malaysia Terbuka Super Series Premier.

Masih ada beberapa turnamen yang akan dijalani Marcus/Kevin di 2017 sebelum diakhiri dengan BWF Super Series Finals Dubai di pertengahan Desember mendatang.

"Target ke depannya ada Denmark Open dan French Open, itu target terdekat kami," ujar Marcus, dikutip dari Badmintonindonesia.org.

"Kalau target besar lainnya tentu masih banyak yang ingin kami raih. Yang pasti saya ingin memberikan yang baik di masa depan," timpal Kevin.

]]>
Olahraga Inilahcom http://ini.la/2406551 Sun, 24 Sep 2017 14:16:00 +0700 Marcus/Kevin Bidik Denmark dan Prancis Terbuka Marcus/Kevin Bidik Denmark dan Prancis Terbuka Marcus/Kevin Bidik Denmark dan Prancis Terbuka Marcus/Kevin Bidik Denmark dan Prancis Terbuka
Gelar yang Amat Berarti untuk Marcus/Kevin http://ini.la/2406544 INILACHOM, Tokyo - Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya menyebut, gelar juara Jepang Terbuka Super Series 2017 amat berarti untuk mereka, karena meraih hasil kurang memuasakan di beberapa turnamen terakhir.

Bermain di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Minggu (24/9/2017), Marcus/Kevin mengalahkan pasangan Jepang, Takuto Inoue/Yuki Kaneko, dengan skor 21-12 dan 21-15 dalam waktu 30 menit.

Ini merupakan gelar keempat Marcus/Kevin di 2017 setelah sebelumnya menjadi juara di All England, India Terbuka Super Series, dan Malaysia Terbuka Super Series Premier.

Tapi, dalam beberapa turnamen besar terakhir Marcus/Kevin gagal meraih gelar. Mereka tersingkir di babak pertama Indonesia Terbuka Super Series Premier, kalah di perempatfinal Kejuaraan Dunia, dan teranyar harus puas menjadi runner-up di Korea Terbuka Super Series pekan lalu.

"Gelar ini sangat berarti buat kami berdua. Karena kemarin-kemarin sempat kalah terus, dan kami bisa bangkit lagi. Jadi bagus buat menambah kepercayaan diri kami juga, ini sangat penting buat kami berdua," ungkap Kevin, dikutip dari Badmintonindonesia.org.

"Kalau saya pribadi secara keseluruhan cukup puas dengan permainan kami. Terutama semifinal dan final. Saya merasa cukup enjoy dan nyaman main di Jepang kali ini," kata Kevin.

Hal senada diungkapkan Marcus. Menurut dia, mungkin salah satu pembeda dibandingkan Korea Terbuka pekan lalu terletak pada shuttlecock.

"Secara keseluruhan kami main cukup bagus. Mungkin awal-awal sempat kurang menguasai lapangan. Karena shuttlecocknya juga beda dari Korea Terbuka kemarin. Tapi setelah itu sudah enak mainnya dan lebih menguasai lapangan," ujar Marcus.

]]>
Olahraga Inilahcom http://ini.la/2406544 Sun, 24 Sep 2017 13:40:00 +0700 Gelar yang Amat Berarti untuk Marcus/Kevin Gelar yang Amat Berarti untuk Marcus/Kevin Gelar yang Amat Berarti untuk Marcus/Kevin Gelar yang Amat Berarti untuk Marcus/Kevin
Marcus/Kevin Kaget Bisa Menang Mudah http://ini.la/2406542 INILAHCOM, Tokyo - Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mengaku tak menyangka bisa meraih kemenangan dengan mudah di final Jepang Terbuka Super Series 2017.

Marcus/Kevin menjuarai Jepang Terbuka Super Series 2017 usai menaklukkan pasangan Jepang, Takuto Inoue/Yuki Kaneko, dengan skor 21-12 dan 21-15 dalam waktu 30 menit.

Marcus/Kevin memang tampil lebih santai dan tenang melawan Inoue/Kaneko. Hal ini tak terlepas dari keberhasilan mereka menyingkirkan lawan terberat asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen, di semifinal.

Bagi Marcus/Kevin, kemenangan ini menjadi yang ketiga melawan Inoue/Kaneko. Di pertemuan terakhir, Marcus/Kevin menang 21-16 dan 21-18 di India Terbuka Super Series 2017.

"Saya tidak menyangka akan menang mudah. Saya pikir akan ramai. Karena kemarin-kemarin mereka mainnya bagus dan safe, defend-nya juga nggak gampang mati. Mungkin mereka juga agak nervous, jadi agak terburu-buru," ungkap Marcus, dikutip dari Badmintonindonesia.org.

]]>
Olahraga Inilahcom http://ini.la/2406542 Sun, 24 Sep 2017 13:16:00 +0700 Marcus/Kevin Kaget Bisa Menang Mudah Marcus/Kevin Kaget Bisa Menang Mudah Marcus/Kevin Kaget Bisa Menang Mudah Marcus/Kevin Kaget Bisa Menang Mudah
Marcus/Kevin Naik Podium Tertinggi http://ini.la/2406531 INILAHCOM, Tokyo - Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo meraih gelar juara di Jepang Terbuka Super Series 2017.

Bertanding di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Minggu (24/9/2017), Marcus/Kevin mengalahkan Takuto Inoue/Yuki Kaneko, dua game langsung, 21-12 dan 21-15 dalam waktu 28 menit.

Di game pertama, Marcus/Kevin langsung melaju dengan keunggulan 6-1. Inoue/Kaneko coba memperkecil ketertinggalan 6-10. Tapi, Marcus/Kevin yang berhasil memimpin 11-6 di interval.

Selepas interval, Marcus/Kevin terus menjaga keunggulan poin. Mereka memimpin 14-9. Tekanan bertubi-tubi yang dilakukan Marcus/Kevin membuat Inoue/Kaneko tak bisa berkembang. Marcus/Kevin akhirnya merebut game pertama 21-12.

Memasuki game kedua, Marcus/Kevin tak mengendurkan tekanannya. Tekanan bertubi-tubi diarahkan ke pertahanan Inoue/Kaneko. Marcus/Kevin unggul jauh 8-3 dan memimpin 11-6 di interval.

Setelah interval, Marcus/Kevin semakin berada di atas angin. Juara All England 2017 unggul jauh 17-10 sebelum akhirnya merebut game kedua 21-15.

Ini menjadi gelar Super Series keempat Marcus/Kevin di 2017. Sebelumnya, mereka menjuarai All England, India Terbuka Super Series, dan Malaysia Terbuka Super Series Premier.

]]>
Olahraga Inilahcom http://ini.la/2406531 Sun, 24 Sep 2017 11:58:00 +0700 Marcus/Kevin Naik Podium Tertinggi Marcus/Kevin Naik Podium Tertinggi Marcus/Kevin Naik Podium Tertinggi Marcus/Kevin Naik Podium Tertinggi