Inilah.com - Sehat http://www.inilah.com/ ID Inilah.com - Telinga, Mata, dan Hati Rakyat Copyright 2007-2017 inilah.com. All rights reserved. Wed, 29 Mar 2017 18:13:50 +0700 http://www.inilah.com/rss/feed/sehat http://www.inilah.com/ Inilah.com - Sehat http://www.inilah.com/assets/image/inilah-logo-feed.png 120 120 Tidak Perlu Terlalu Obsesi Turunkan Berat Badan http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2368774/tidak-perlu-terlalu-obsesi-turunkan-berat-badan INILAHCOM, India - Anda termasuk yang memiliki obsesi untuk menurunkan berat badan? Nah, ada beberapa hal yang salah ketika menjalankan program menurunkan berat badan.

Mengutip dari timesofindia, Senin (27/03/2017), obsesi dengan skala berat salah satunya. Ada banyak orang yang terobsesi dengan berat badan mereka dan dengan berbuat demikian, mereka membuat lebih banyak kesalahan.

Berikut adalah beberapa obsesi yang salah ketika menurunkan berat badan.

1. Menimbang berat badan terlalu sering

Selalu menimbang berat badan, sepuluh hari sekali, sebulan sekali, dan dua minggu sekali, hal ini adalah kebiasaan yang sangat obsesif dan tidak sehat.

2.  Menimbang berat badan setelah berolahraga

Apakah Anda tahu setiap liter air setara dengan satu kilogram berat badan Anda? Ketika Anda olahraga, tubuh Anda kehilangan banyak air dalam bentuk keringat, sehingga menurunkan timbangan jika Anda mengukur dan mengetahui berat badan setelah olahraga.  

3. Tampak lebih ramping tapi ternyata berat badan bertambah

Jika Anda puas dengan cara Anda melihat berat badan, siapa yang peduli dengan timbangan Anda yang semakin meningkat? Namun, Anda harus tetap sehat dan bahagia dan itu sebuah hal yang mungkin Anda butuhkan.

]]>
Sehat Inilahcom http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2368774/tidak-perlu-terlalu-obsesi-turunkan-berat-badan Mon, 27 Mar 2017 17:15:00 +0700 Tidak Perlu Terlalu Obsesi Turunkan Berat Badan Tidak Perlu Terlalu Obsesi Turunkan Berat Badan Tidak Perlu Terlalu Obsesi Turunkan Berat Badan Tidak Perlu Terlalu Obsesi Turunkan Berat Badan
Bahaya Konsumsi Narkoba Rusak Sistem Saraf Pusat http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2368766/bahaya-konsumsi-narkoba-rusak-sistem-saraf-pusat INILAHCOM, Jakarta - Bahaya mengkonsumsi narkoba sangat fatal. Hal ini akan menyebabkan kerusakan sistem saraf pusat yang sangat berbahaya.

Menurut dr. Taufik Mesiano, SpS, Ketua PERDOSSI cabang Jakarta, jika mengkonsumsi narkoba hal tersebut akan menyebabkan kerusakan saraf yang lebih parah. Pada dasarnya, saraf pusat tersebut adanya di bagian kepala.

"Jika bagian pusat di kepala sudah kena,bagaimana yang diujung - ujungnya. Seperti di tepi, kaki, tangan, dan lainnya. Dengan begitu bagaimana ketika orang mau menggerakan tangan, kalau saraf pusatnya sudah terkena lebih dulu," papar dr. Taufik Mesiano, SpS, Ketua PERDOSSI cabang Jakarta saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, kemarin.

Kerusakan sistem saraf memang sangat beragam. Salah satunya adalah kerusakan saraf tepi. Ada beberapa faktor penyebabnya, salah satunya adalah penyakit diabetes. Beberapa gejala yang dapat diketahui dan perlu dicurigakan adalah ketika merasakan kulit tebas atau baal, sering kesemutan, dan lainnya, akan menyebabkan terjadinya neuropati atau kerusakan saraf tepi.

]]>
Sehat Inilahcom http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2368766/bahaya-konsumsi-narkoba-rusak-sistem-saraf-pusat Mon, 27 Mar 2017 16:15:00 +0700 Bahaya Konsumsi Narkoba Rusak Sistem Saraf Pusat Bahaya Konsumsi Narkoba Rusak Sistem Saraf Pusat Bahaya Konsumsi Narkoba Rusak Sistem Saraf Pusat Bahaya Konsumsi Narkoba Rusak Sistem Saraf Pusat
Diabetes Jadi Pintu dari Segala Penyakit http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2368547/diabetes-jadi-pintu-dari-segala-penyakit INILAHCOM, Jakarta - Penyakit diabetes sangat kental hubungannya dengan neuropati atau gangguan saraf tepi. Ternyata, penyakit diabetes menjadi pintu bagi segala penyakit lainnya.

Lily Sriwahyuni Sulistyowati, MM sebagai Direktur Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, menjelaskan saat ini yang banyak terjadi di Indonesia adalah tren penyakit tidak menular. Salah satunya adalah diabetes.

"Sekitar 10 juta orang menderita diabetes, 50 persennya terkena neuropati. Apalagi dipengaruhi dengan faktor gaya hidup yang seperti sekarang ketika bekerja kurang melakukan peregangan," kata Lily Sriwahyuni Sulistyowati saat ditemui di acara Bergerak Bersama #LawanNeuropati bersama MERCK di Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (26/03/2017).

Masih menurutnya, penderita penyakit tersebut hampir rata ditemui di pedesaan dan perkotaan. Meski begitu, penderita penyakit tidak menular lebih banyak terjadi di daerah perkotaan karena tingkat gaya hidup yang tidak sehat.

"Karena mulainya dari obesitas sentral itu cikal bakal juga bisa menyebabkan penyakit jantung. Diabetes harus menjaga itu. Kalau kita bisa menjaga hidup normal, kita harus mau mengurangi kebiasan agar tidak memiliki berat badan berlebihan, karena itu kekuatan dan komitmen diri sendiri yang harus menjaga. Misalnya sudah mulai memilih makanan tidak hanya untuk memenuhi rasa lapar dan rasa enak, tetapi juga harus memiliki kandungan gizi yang seimbang," tambahnya.

Karena itu, untuk menghindari terserang penyakit tersebut, masyarakat harus membiasakan diri dengan bergerak, melakukan aktivitas fisik.

"Satu gerak aktivitas fisik, kemudian makan buah dan sayuran, makan dengan diet seimbang ini pentin kemudian deteksi dini sebelum kita merasa sakit," paparnya.

]]>
Sehat Inilahcom http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2368547/diabetes-jadi-pintu-dari-segala-penyakit Sun, 26 Mar 2017 14:30:00 +0700 Diabetes Jadi Pintu dari Segala Penyakit Diabetes Jadi Pintu dari Segala Penyakit Diabetes Jadi Pintu dari Segala Penyakit Diabetes Jadi Pintu dari Segala Penyakit
Sekitar 5000 Orang Bergerak Melawan Neuropati http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2368544/sekitar-5000-orang-bergerak-melawan-neuropati INILAHCOM, Jakarta - Sekitar lebih dari 5000 orang bergerak melawan neuropati dengan mengikuti fun walk.

Tidak hanya itu, masyarakat juga ikut memeriksa kesehatan saraf gratis di 25 lokasi Neuropathy Check Poin (layanan pemeriksaan kesehatan saraf). Kemudian, masyarakat juga dapat mengikuti olahraga untuk kesehatan saraf (neuromove) di acara puncak Jakarta Neurology Exhibition Workshop and Symposium (Jaknews) 2017.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari kampanye Bergerak Bersaam #LawanNeuropati yang diinisiasi oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Seluruh Indonesia (PERDOSSI) dan Merck, Kesehatan RI, Kemenpora RI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

"Kami bersama - sama dengan seluruh sektor dengan melibatkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjalankan hidup sehat. Dengan kegiatan ini, secara langsung masyarakat dapat berolahraga dan bergerak," kata Lily Sriwahyuni Sulistyowati, MM sebagai Direktur Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, saat ditemui di acara Bergerak Bersama #LawanNeuropati, Jakarta, Minggu (26/03/2017).

Senada dengan hal tersebut, menurut Ketua Umum PP PERDOSSI dan Konsultan Neurologis Prof. Dr. dr. Moh. Hasan Machfoed, Sp.S(K), M.S menjelaskan tema bergerak bersama #LawaNeuropati menjadi sangat penting karena menunjukkan sinergi yang positif untuk mengajak semua orang untuk meningkatkan kesadaran mengenai neuropati.

"Kami sangat merespon mendukung kebijakan pemerintah yang fokus pada upaya preventif dan promotif sehingga tidak hanya melakukan kegiatan kuratif tapi juga langsung terjun mengedukasi dan menggerakkan masyarakat dan komunitas untuk melakukan pencegahan neuropati," papar Hasan Machfoed.

Masih menurutnya, masyarakat perlu mengetahui bahwa gejala - gejala neuropati bisa dikenali. Salah satunya adalah dengan kebas, kesemutan, tidak merasakan apapun, dan akhirnya menyebabkan lumpuh.

"Hal tersebut bisa karena diabetes, keracunan, dan mengakibatkan terperangkapkan sistem saraf," tambah Hasan.

]]>
Sehat Inilahcom http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2368544/sekitar-5000-orang-bergerak-melawan-neuropati Sun, 26 Mar 2017 13:30:00 +0700 Sekitar 5000 Orang Bergerak Melawan Neuropati Sekitar 5000 Orang Bergerak Melawan Neuropati Sekitar 5000 Orang Bergerak Melawan Neuropati Sekitar 5000 Orang Bergerak Melawan Neuropati
Wanita Hindari Pakai Sepatu Hak Tinggi http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2368184/wanita-hindari-pakai-sepatu-hak-tinggi INILAHCOM, Jakarta - Menggunakan sepatu hak tinggi menjadi salah satu pilihan para wanita untuk mendukung penampilan. Hal tersebut ternyata tidak terlalu baik untuk kesehatan wanita.

Menurut Prof. Dr. dr. Moh. Hasan Machfoed, Sp.S. (K), M.S., para wanita sebenarnya boleh menggunakan hak tinggi namun seharusnya tidak menggunakan yang terlalu menukik. Hal ini akan menimbulkan masalah di bagian jari kaki dan syaraf.

"Mau pakai hak 15 cm enggak masalah asal depannya juga sama tebal jadi tidak menjungking," kata Prof. Dr. dr. Moh. Hasan Machfoed, Sp.S. (K), M.S saat ditemui di acara  Bergerak Bersama #Lawan Neuropati dengan MERCK, Jakarta, Kamis (23/03/2017).

Sepatu hak tinggi mungkin dianggap membuat wanita semakin terlihat percaya diri dan sempurna. Namun, menurut dr. Manfaluthy Hakim, SpS(K)., menggunakan sepatu hak tinggi akan membuat posisi tubuh akan berubah. Mengapa? Karena, kaki yang seharusnya memiliki posisi datar berada pada satu titip tumpu yaitu bagian jari kaki.

"Jika dilakukan berulang kali, hal ini dapat mencederai kaki dan syaraf," papar  dr. Manfaluthy Hakim, SpS(K).

Untuk menghindari hal tersebut, para wanita sebaiknya berfikir ulang sebelum menggunakan sepatu hak tinggi. Karena untuk mencegah sejak dini terjadinya kerusakan sistem syaraf di kaki dan cidera yang berkepanjangan.

]]>
Sehat Inilahcom http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2368184/wanita-hindari-pakai-sepatu-hak-tinggi Fri, 24 Mar 2017 11:45:00 +0700 Wanita Hindari Pakai Sepatu Hak Tinggi Wanita Hindari Pakai Sepatu Hak Tinggi Wanita Hindari Pakai Sepatu Hak Tinggi Wanita Hindari Pakai Sepatu Hak Tinggi
Atasi Penyakit Prostat dengan Baik dan Aman http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2368168/atasi-penyakit-prostat-dengan-baik-dan-aman INILAHCOM, Jakarta - Perkembangan teknologi semakin maju di dunia kesehatan. Tidak heran kini terdapat teknologi TURP yang lebih aman dibanding terbuka dengan sayatan untuk pasien prostat.

"Terbukti lebih aman, setelah kami berhasil mengoperasi pasien pengidap prostat di Siloam Kupang, diketahui bahwa pasien lebih cepat pulih dan pendarahan dapat dihilangkan," kata Eric Sebastian Hutauruk, Sp.U, selaku satu satunya dokter spesialis di kota Kupang, NTT, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jumat (24/03/2017).

Sebagai satu satunya Rumah Sakit yang melayani layanan Urologi, Siloam Hospitals Kupang di NTT, melalui layanan teknologi Operasi Prostat tanpa sayatan, berhasil menangani 5 pasien sejak layanan teknologi TRUP itu dibuka pada dua pekan lalu. Teknologi TRUP (trans urethral resection of prostate) ini pun dapat menangani keluhan pasien pengidap penyakit penyempitan saluran uretra serta pasien gangguan tumor Buli.

Belakangan, memang banyak ditemukan pasien penderita gangguan sistem reproduksi pada laki - laki dan saluran kemih pada wanita. Hal ini sangat berkaitan erat dengan bidang urologi. Karena itu, dibutuhkan penanganan yang khusus dan baik dan benar agar pasien kembali pulih seperti sebelumnya.

]]>
Sehat Inilahcom http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2368168/atasi-penyakit-prostat-dengan-baik-dan-aman Fri, 24 Mar 2017 08:45:00 +0700 Atasi Penyakit Prostat dengan Baik dan Aman Atasi Penyakit Prostat dengan Baik dan Aman Atasi Penyakit Prostat dengan Baik dan Aman Atasi Penyakit Prostat dengan Baik dan Aman
Berantas TB dengan Obati Sampai Sembuh http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2368057/berantas-tb-dengan-obati-sampai-sembuh INILAHCOM, Jakarta - Penyakit Tuberkulosis atau biasa disebut (TB) adalah penyakit menular yang masih banyak ditemui di Indonesia. Namun, penyakit ini bisa disembuhkan dengan total.

Menurut Direktur Jenderal P2P dr. H. Mohammad Subhh, MPPM, penyakit TB bukan penyakit keturunan. Sebagian besae kuman TB menyerang paru, tetapi juga dapat mengenai organ atau bagian tubuh lainnya.

"Misalnya tulang, kelenjar getah bening, kulit, dan usus," kata dr. H. Mohammas Subuh, MPPM saat ditemui di kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis (23/03/2017).

Penyakit TB dapat menyerang siapa saja, terutama pada usia produktif antara 15 - 50 tahu , dan pada anak - anak. Tidak hanya itu, TB juga dapat menyebabkan kematian bila tidak diobati segera. Beberapa faktor penyebaran kuman TB berasal dari bicara, batuk, dan  bersin.

"Ada pun penyebaran kuman TB saat bicara sekitar 0-210 partikel, batuk sekitar 0 - 3500 partikel, bersin 4500 - 1 juta partikel," tambahnya.

Penyakit TB tidak memandang status sosial. Masih menurut Mohammad Subuh, pda saat ini kondisi tidak terbatas pada masyarakat apapun dari status sosial, ekonomi, dll.

"Hanya saja dari faktor risiko ke arah hidup bersih dan sehat. Jangan dikira yang datang karena sakit TB itu orang enggak mampu, tetapi ada juga orang mampu. Kalau tiba - tiba batuk 2 minggu itu bisa di terjangkit. Mungkin saja dia terkena dari supirnya, saat ke pasar ada orang batuk, bersin, dan lainnya. Berusaha menutup mulut pakai sapu tangan atau masker untuk perlindungan diri," paparnya.

Untuk penanggulangan TB dilakukan salah satu cara yaitu ketuk pintu. Hal ini banyak dilakuka  oleh lembaga masyarakat.  

"Mereka mendatangi satu per satu rumah. Mereka melihat ada tidak gejala batuk dan TB. Tidak hanya itu, mereka juga memperhatikan kesehatan lingkungan seperti sanitasi seperti apa, sirkulasi udara di ruangan rumah. Apakah sirkulasi udaranya baik atau tidak. Paling tidak kegiatannya seperti itu. Dari 120 ribu yang kita ketuk pintu,  ditemukan 600 orang positif TB. Ini tersebar dari Aceh, DKI juga ada, dll," ujarnya.

Lebih lanjut Mohammad Subuh menambahkan, ternyata fakta yang didapatkan tentang penderita TB justru banyak diderita oleh masyarakat perkotaan. Hal ini banyak disebabkan dari beberapa faktor risiko. Salah satunya adalah polusi. Ini akan mempengaruhi daya tahan tubuh setiap orang.

"Daerah yang banyak ditemukan TB adalah perkotaan dari pada pedesaan. Karena di perkotaan lebih kotor, padat, kumuh, lingkungan sanitasi yang tidak baik, ini dapat menyebabkan penularan lebih cepat. Kalau di pedesaan lebih bersih dan lebih baik," katanya.

]]>
Sehat Inilahcom http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2368057/berantas-tb-dengan-obati-sampai-sembuh Thu, 23 Mar 2017 18:30:00 +0700 Berantas TB dengan Obati Sampai Sembuh Berantas TB dengan Obati Sampai Sembuh Berantas TB dengan Obati Sampai Sembuh Berantas TB dengan Obati Sampai Sembuh
Penderita Diabetes Kerap Alami Neuropati http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2368055/penderita-diabetes-kerap-alami-neuropati INILAHCOM, Jakarta - Salah satu risiko neuropati adalah terjadi pada penderita diabetes. Mengapa?

Menurut dr. Manfaluthy Hakim, SpS(K) konsultan Neurologis dari Departement Neurologi FKUI/RSCM menjelaskan setiap penderita diabetes itu segera mendapatkan neuropati vitamin yang cukup agar tidak terjadi neuropati.

"Pada dasarnya, diabetes dapat menyebabkan 3 serangkai adalah gangguan pada mata, gangguan ginjal dan gangguan pada saraf tepi atau neuropati," kata dr. Manfaluthy Hakim, SpS(K) saat ditemui di acara Bergerak Bersama #Lawan Neuropati dengan MERCK, Jakarta, Kamis (23/03/2017).

Masih menurutnya faktor risiko penderita diabetes sekitar 50 - 70 persen akan mengalami neuropati. Selain itu, risiko lainnya dapat terjadi pada masyarakat yang kerap konsumsi minuman beralkohol, terpapar racun, gaya hidup, aktifitaa dengan gerakan yang berulang - ulang, trauma, penyakit ginjal, hati, tiroid dan lainnya.

"Dampak neuropari pada kualitas hidup adalah penurunan kekuatan motorik, penurunan sensasi rasa sehingga mudah terluka, impotensi, depresi, penurunan berat badan, dan luka," tambahnya.

Meski begitu, neuropati sebenarnya bisa dicegah dengan berbagai cara, yaitu istirahat cukup, gizi seimbang dan konsumsi vitamin neurotropik sejak dini secaeq teratur seperti konsumsi B1, B6 dan B12. Tidak kalah penting adalah menjalankan olahraga secara teratur.

]]>
Sehat Inilahcom http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2368055/penderita-diabetes-kerap-alami-neuropati Thu, 23 Mar 2017 17:45:00 +0700 Penderita Diabetes Kerap Alami Neuropati Penderita Diabetes Kerap Alami Neuropati Penderita Diabetes Kerap Alami Neuropati Penderita Diabetes Kerap Alami Neuropati
Utamakan Kesehatan, Ade Jadi Duta Ayam Lokal http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2367777/utamakan-kesehatan-ade-jadi-duta-ayam-lokal INILAHCOM, Jakarta - Berternak ayam kampung memang tidak mudah. Terlebih, menurut duta ayam lokal, Ade M. Zulkarnain, adanya kasus virus flu burung di Indonesia membuat usahanya menurun beberapa tahun lalu.

Karena alasan kesehatan masyarakat, Ade benar - benar tidak menjalankan bisnis ayamnya. Namun dengan begitu, dia pun semakin pintar dan belajar untuk budidaya ternak dan kesehatan unggas.

Ade lantas mengikuti anjuran pemerintah. Meski demikian, Ade tidak pernah berhenti melakukan kampanye ternak ayam kampung.

"Saya terus melakukan sosialisasi dari satu kecamatan ke kecamatan lain," ungkap Ade sebagai duta Ayam Lokal yang disematkan oleh Head of JAPFA FOUNDATION Andi Prasetyo, Jakarta, baru - baru ini.

Dari kasus wabah tersebut terdapat puluhan peneliti dan lembaga peternakan maupun kesehatan hewan baik dari dalam maupun luar negeri, berdatangan kepada Ade.

"Ada yang melakukan penelitian dan ada pula yang mau menggali motivasi saya untuk menggerakkan ternak ayam kampung," katanya.

Sejak kasus flu burung, jumlah peternak ayam kampung di berbagai provinsi justru kian melonjak. Banyak kelompok tani dan perorangan berdatangan untuk belajar dari Ade, yang pada tahun 2007 mendapatkan penghargaan dari Bupati Sukabumi.

"Tempat peternakan saya maupun kelompik (Kepraks) juga mencatat sejarah. Pertama, uji vaksin H5N1 pertama di dunia dilakukan di tempat kami yang berlangsung selama dua tahun (2006-2008) yang dilakukan Wageningen (Belanda) dan Kementerian Pertanian," tambahnya.

Kemudian, Ade juga mendapat kesempatan uji kekebalan terhadap virus flu burung pada 2008 oleh WHO dan Balitbangkes Kementerian Kesehatan yang waktu itu dipimpin oleh almarhum Endang Sedyaningsih, selaku Menteri Kesehatan.

]]>
Sehat Inilahcom http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2367777/utamakan-kesehatan-ade-jadi-duta-ayam-lokal Wed, 22 Mar 2017 15:50:00 +0700 Utamakan Kesehatan, Ade Jadi Duta Ayam Lokal Utamakan Kesehatan, Ade Jadi Duta Ayam Lokal Utamakan Kesehatan, Ade Jadi Duta Ayam Lokal Utamakan Kesehatan, Ade Jadi Duta Ayam Lokal
Cegah Kelainan Bawaan pada Anak Baru Lahir http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2367255/cegah-kelainan-bawaan-pada-anak-baru-lahir INILAHCOM, Jakarta - Indonesia sudah tidak lagi hanya memikirkan kematian bayi dan balita tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan yang harus ditingkatkan tentang kelainan bawaan yang menyumbang kematian pada anak.

Menurut Direktur Kesehatan Keluarga dr. Eni Gustina, MPH saat ditemui di kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Senin (20/03/2017), kelainan bawaan merupakan salah satu penyebab utama kematian bayi dan balita. Berdasarkan laporan Riskesdas 2007, kelainan bawaan berkontribusi sebesar 1,4 persen terhadap kematian bayi 0 - 6 hari dan sebesar 18,1 persen terhadap kematian bayi 7 - 28 hari. Kelainan bawaan turut berkontribusi sebesari 5,7 persen kematian bayi dan 4,9 persen bagi kematian balita.

"Pada 2012 penyebab kematian balita kebanyakan karena infeksi, diare, pneumonia, dan campak. Sekarang berubah karena neonatal malformation menyumbang 90 persen kematian 0 - 28 hari. Karena lahir prematur jadi sangat berkaitan," papar Direktur Kesehatan Keluarga dr. Eni Gustina, MPH.

Untuk menekan terjadinya hal tersebut, kesadaran masyarakat dan keluarga merupakan hal yang penting untuk mencegah terjadinya kelainan bawaan pada generasi penerus. Dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan partisipasi dan peran serta masyarakat untuk hidup sehat, meningkatkan produktifitas masyarakat yang berdampak pada menurunnya beban biaya sehat pada masyarakat.

Kegiatan utama GERMAS ini untuk mendukung pencegahan terjadinya bayi baru lahir dengan kelainan bawaan antara lain yaitu peningkatan aktifitas fisik, perilaku hidup bersih dan sehat, mengkonsumsi buah dan sayur, pencegahan dan deteksi dini penyakit melalui melakukan pemeriksaan kesehatan berkala serta peningkatan kualitas lingkungan termasuk pencegahaan pencemaran lingkungan edukasi hidup sehat.

]]>
Sehat Inilahcom http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2367255/cegah-kelainan-bawaan-pada-anak-baru-lahir Mon, 20 Mar 2017 17:30:00 +0700 Cegah Kelainan Bawaan pada Anak Baru Lahir Cegah Kelainan Bawaan pada Anak Baru Lahir Cegah Kelainan Bawaan pada Anak Baru Lahir Cegah Kelainan Bawaan pada Anak Baru Lahir
Usia Remaja Berisiko Terkena Gangguan Pendengaran http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2367247/usia-remaja-berisiko-terkena-gangguan-pendengaran INILAHCOM, Jakarta - Penggunaan earphone atau headset semakin meningkat di masyarakat. Lantas apa pengaruhnya pada gaya hidup dan kesehatan?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2015 memperkirakan milyaran anak muda di dunia berisiko menderita gangguan pendengaran akibat perilaku mendengarkan sesuatu secara tidak aman. Lebih dari 43 juta orang dengan rentan usia 12 - 35 tahun di negara berpenghasilan menengah hingga tinggi, hidup dengan gangguan pendengaran. Hal ini terjadi akibat dua hal.

Terpapar tingkat suara tidak aman akibat gangguan perangkat audio personal sekitar 50 persen, dan terpapar pada tingkat suara yang berpotensi merusak, seperti hingar bingar di klub malam, diskotik, atau bar sekitar 40 persen.

"Gaya hidup dan lingkungan berkaitan dengan kesehatan telinga. Kekuatan desibel besar dan frekuensi berbeda serta kebiasaan yang buruk dapat mempengaruhi kesehatan telinga. Menggunakan earphone dari mendengar musik atau dengan menelepon terlalu lama juga bisa menjadi pemicu," kata dr. H. Mohammad Subuh, MPPM, Direktur Jenderal P2P, saat ditemui di kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (20/03/2017).

Hasil analisis National Health Examination Survey (NHANES) pada 1994 hingga 2006 menunjukkan bahwa prevalensi gangguan pendengaran di kalangan remaja usia 12 - 19 tahun di Amerika Serikat meningkat secara signifikan, dari 3,5 persen menjadi 5,3 persen. Pada tahun 1988, tercatatan sekitar 15 persen remaja di Amerika Serikat mengalami masalah pada pendengaran.

Jumlah tersebut melonjak menjadi 19,5 persen pada tahun 2006. Angka ini diperkerikan akan terus bertambah seiring meningkatkan jumlah masyarakat yang mendengarkan musik melalui perangkat headphone atau earphone. Peningkatan penggunaan headphone atau earphone terjadi sebesar 75 persen dari 1990 hingga 2005 di Amerika Serikat.

Untuk di Indonesia, jumlah pengguna aktif telepon pintar juga semakin meningkat. Lembaga riset digital marketing Emarketer memperkirakan pada 2018 jumlah pengguna aktif telepon pintar di Indonesia lebih 100 juta orang. Dengan jumlah sebesar itu, Indonesia adalah negara dengan pengguna aktif telepon pintar keempat terbesar di dunia setelah Cina, India, dan Amerika. Tingginya angka pengguna telepon pintar di Indonesia perlu mendapat perhatian karena sangat erat kaitannya dengan risiko gangguan pendengaran.

]]>
Sehat Inilahcom http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2367247/usia-remaja-berisiko-terkena-gangguan-pendengaran Mon, 20 Mar 2017 16:30:00 +0700 Usia Remaja Berisiko Terkena Gangguan Pendengaran Usia Remaja Berisiko Terkena Gangguan Pendengaran Usia Remaja Berisiko Terkena Gangguan Pendengaran Usia Remaja Berisiko Terkena Gangguan Pendengaran
Bahaya Dengarkan Musik Lewat Earphone Terlalu Lama http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2367245/bahaya-dengarkan-musik-lewat-earphone-terlalu-lama INILAHCOM, Jakarta - Perilaku mendengarkan tidak aman seperti mendengarkan musik melalui earphone dengan volume berlebihan dalam durasi yang sangat lama, akan berisiko pada gangguan pendengaran.

Ganggaun pendengaran akibat bising (GPAB) dapat bersifat sementara atau permanen. Biasanya, seseorang yang mengalami gangguan pendengaran sementara setelah meninggalkan tempat yang bising. Meskipun pendengaran dapat pulih setelah beberapa jam, akan tetapi masalah ini tidak boleh diabaikan.

Jika terpapar kebisingan setiap hari dan berulang, maka pendengaran seseorang dapat rusak secara permanen. Kerusakan permanen dapat terjadi akibat pengabaian gangguan rusak secara permanen. Kerusakan permanen dapat terjadi akibat pengabaian gangguan pendengaran sementara atau akibat mendengar suara sangat keras secara tiba - tiba, seperti suara ledakan mesin atau senjata.

Terdapat beberapa penyebab utama ketulian menurut dr. Soekirman Soekin, Sp.T.H.T.K.L  M.Kes sebagai Ketua Perhimpunan ahli THT Bedah Kepala Leher PERHATI-KL), saat ditemui di kantor Ditjen P2P, Jakarta, Senin (20/03/2017).

1. Penyebab ketulian atau gangguan pendengaran adalah radang telinga menahun atau congek. Sebanyak 3,1 persen

2. Tuli sejak lahir, sekitar 0,1 persen terjadi pada bayi baru lahir

3. Tuli akibat bising sekitar 20 - 30 persen terjadi pada pekerja pabrik.

4. Tuli karena usia tua sekitar 2,6 persen

"Ini berkaitan dengan gangguan darah, kencing manis juga menjadi pemicunya," kata Soekirman Soekin.

5. Kotoran telinga, pada anak SD sekitar 20 - 30 persen. Ini akan berakibat pada produktivitas belajar anak yang turun karena tidak bisa berkonsentrasi saat belajar.

6. Penggunaan obat - obatan, sekitar 0,3 persen.

7. Tuli mendadak, terjadi sekitar 1 persen.

]]>
Sehat Inilahcom http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2367245/bahaya-dengarkan-musik-lewat-earphone-terlalu-lama Mon, 20 Mar 2017 15:15:00 +0700 Bahaya Dengarkan Musik Lewat Earphone Terlalu Lama Bahaya Dengarkan Musik Lewat Earphone Terlalu Lama Bahaya Dengarkan Musik Lewat Earphone Terlalu Lama Bahaya Dengarkan Musik Lewat Earphone Terlalu Lama
Cegah Gangguan Pendengaran Sejak Dini http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2367244/cegah-gangguan-pendengaran-sejak-dini INILAHCOM, Jakarta - Ada beberapa pencegahan yang dapat dilakukan untuk meminimalisir terjadinya risiko gangguan pendengaran. Apa saja?

Pencegahan gangguan pendengaran akibat bising (GPAB) dapat dilakukan dengan cara membatasi volume dan durasi penggunaan perangkat audio. Idealnya seseorang dapat mendengarkan musik dengan  volume maksimal sekitar 60 persen dan durasi maksimal sekitar 60 menit.

Pencegahan dapat dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut.

1. Menghindari lingkungan yang bising

2. Menghindari suara keras

3. Menggunakan alat pelindung pendengaran ketika sedang bekerja

4. Mengurangi waktu paparan bising dengan mengatur waktu kerja

5. mengurangi intensitas atau kekerasan sumber bising pada pekerja industri.

"Makin tua, akan semakin berisiko terkena gangguan pendengaran. Usia 5 - 14 tahun pun terjadi, tetapi ini menjadi suatu permasalahan," papar dr. H. Mohammad Subuh, MPPM, Direktur Jenderal P2P, saat ditemui di kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (20/03/2017).

Pencegahan gangguan pendengaran dilakukan untuk menghindari dampak buruk yang dapat terjadi. Bagi orang dewasa, gangguan pendengaran dapat mempengaruhi komunikasi, emosional, dan hubungan sosial seseorang. Sementara pada anak - anak akan mempengaruhi prestasi belajar dan mengganggu perkembangan wicara.

]]>
Sehat Inilahcom http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2367244/cegah-gangguan-pendengaran-sejak-dini Mon, 20 Mar 2017 14:15:00 +0700 Cegah Gangguan Pendengaran Sejak Dini Cegah Gangguan Pendengaran Sejak Dini Cegah Gangguan Pendengaran Sejak Dini Cegah Gangguan Pendengaran Sejak Dini
Penting, Anak Ketahui Cara Sikat Gigi dengan Baik http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2366998/penting-anak-ketahui-cara-sikat-gigi-dengan-baik
INILAHCOM, Jakarta - Anak - anak sejak dini harus diajarkan bagaimana cara menyikat gigi dengan baik. Hal ini untuk membiasakan anak menjalankan gaya hidup sehat.

Menurut Radityo Egi sebagai Local President JCI Batavia menjelaskan, dengan mengadakan kegiatan sosialisasi kesehatan gigi dan mulut bersama 150 anak PAUD di wilayah Kramat Jati, Jakarta Timur, menjadi salah satu hal penting untuk kesehatan anak.

"Kesehatan gigi adalah bagian dari tubuh. Kalau di dalam tubuh kita ada yang tidak sehat, akan mengganggu aktivitas hal ini terutama jika terjadi pada anak. Produktivitas mereka akan terganggu. Karena itu, sosialisasi ini sangat penting," kata Radityo Egi dari JCI Batavia, saat ditemui di komplek ZENI TNI AD, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (18/03/2017).

Sebagai penggagas acara, JCI Batavia juga bekerja sama dengan Kedokteran Universitas Indonesia untuk mengajarkan bagaimana cara menyikat gigi yang baik dan benar.

Menurut Nelly Suriamah, drg, ada beberapa makanan yang sangat baik untuk kesehatan gigi pada anak yaitu buah, sayur, dan susu. Hal tersebut tidak saja baik bagi gigi tetapi juga dapat menjadikan tubuh sehat, dan tulang kuat.

Kemudian, anak - anak juga diberikan edukasi tentang waktu yang tepat untuk menyikat gigi. Terdapat dua waktu yang baik untuk anak membersihkan gigi agar sisa makanan hilang dan tidak menempel di gigi.

"Lebih baik sikat gigi pagi setelah makan dan malam sebelum tidur. Mengapa malam harus sikat gigi? Karena kalau tidak sikat gigi, kuman akan menggerogoti gigi saat tidur sehingga menyebabkan gigi bolong," tambahnya.

Berikut adalah tahapan sikat gigi yang baik.

1. Sikat gigi dari gusi ke gigi. Pastikan bagian gigi yang paling depat sudah tersikat dengan bersih.

2. Kemudian, bagian dalam dengan cara membuat lingkaran. Ini dapat dilakukan secara perlahan agar gusi tidak mengalami luka.

3. Selanjutnya, di bagian dalam. Gerakan sikat gigi dari gusi ke gigi secara perlahan juga.

4. Setelah itu, sikat gigi bagian yang berfungsi untuk mengigit.

5. Terakhir, bilas mulut dengan cara kumur - kumur menggunakan air. Ini agar pasta gigi yang digunakan untuk sikat gigi bersih dan tidak tersisa.

]]>
Sehat Inilahcom http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2366998/penting-anak-ketahui-cara-sikat-gigi-dengan-baik Sat, 18 Mar 2017 19:30:00 +0700 Penting, Anak Ketahui Cara Sikat Gigi dengan Baik Penting, Anak Ketahui Cara Sikat Gigi dengan Baik Penting, Anak Ketahui Cara Sikat Gigi dengan Baik Penting, Anak Ketahui Cara Sikat Gigi dengan Baik
Wanita Sebaiknya Hamil Sebelum Usia 35 Tahun http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2366996/wanita-sebaiknya-hamil-sebelum-usia-35-tahun INILAHCOM, Jakarta - Para wanita sebaiknya menikah dan hamil sebelum menginjak usia 35 tahun. Mengapa demikian?

Menurut dr. Ardiansjah Dara, Sp.OG, M.Kes menjelaskan ketika para ibu hamil di bawah usia 35 tahun, lebih kecil terkena riskko trisomy 21. Apa itu? Orang awam menyebutnya terdapat kelainan genetik.

"Ini ada beberapa gejala. Bisa ada masalah pada mata, jantung, dan lainnya. Lebih baik, para ibu hamil melakukan USG transvagina pada usia kehamilan 10 sampai 14 minggu. Angka keakurasian USG tersebut mencapai 60 - 70 persen," kata dr. Ardiansjah saat ditemui di acara mengenal lebih dekat kelainan kromosom di Indonesia dengan PT. Cordlife, Jakarta, Sabtu (18/03/2017).

Cara lain adalah dengan melakukan NIPT (Non Invansive Prenatal Test) adalah jenis skrining yang termasuk baru untuk menganalisa DNA bebas sel di dalam darah ibu untuk mendeteksi apakah janin memiliki kelainan kromosom atau tidak.

"Pemeriksaan darah yang sederhana ini dapat membantu mengurangi kecemasan calon ibu, calon ayah, dan seluruh keluarga. Sampai saat ini, pemeriksaan ini telah secara signifikan mengurangi jumlah pemeriksaan diagnostik invasif, seperti Amniosentesis dan Chorionic Villus Sampling, yang berisiko menyebabkan keguguran sekitar 1 dari 100 kehamilan," papar dr. Meriana Virtin.

Cordlife selain dikenal sebagao bank darah tali pusat juga bekerja sama dengan iGene Diagnostik, sebuah perusahaan berbasis diagnostik molekuler di Singapura. Dibandingkan dengan NIPT lainnya, iGene memiliki prestasi klinis yang unggul dan mampu melakukan skrining dengan tingkat akurasi tinggi untuk mendeteksi adanya kelainan kromosom umum, termasuk sindroma down, sindroma Edwards, dan Sindroma Patau.

]]>
Sehat Inilahcom http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2366996/wanita-sebaiknya-hamil-sebelum-usia-35-tahun Sat, 18 Mar 2017 19:00:00 +0700 Wanita Sebaiknya Hamil Sebelum Usia 35 Tahun Wanita Sebaiknya Hamil Sebelum Usia 35 Tahun Wanita Sebaiknya Hamil Sebelum Usia 35 Tahun Wanita Sebaiknya Hamil Sebelum Usia 35 Tahun
Wanita Makan Buah dan Sayur Dapat Turunkan Stres http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2366796/wanita-makan-buah-dan-sayur-dapat-turunkan-stres INILAHCOM, Jakarta - Para wanita dapat mengurangi risiko stres setiap hari. Penasaran bagaimana caranya?

Mengutip dari boldsky, Jumat (17/03/2017), jika Anda wanita yang sedang menghilangkan stres, Anda dapat menambahkan 5 - 7 porsi buah dan sayuran setiap hari ke dalam makanan harian. Kebiasaan tersebut dapat mengakibatkan sekitar 23 persen penurunan risiko mengembangkan psikologis stres.

Temuan dari sebuah penelitian menyebutkan bahwa perempuan yang makan sehari - hari 3 - 4 sayuran memiliki 18 persen lebih rendah mengalami risiko stres. Mereka yang makan dua porsi buah memiliki 16 persen risiko lebih rendah mengalami stres.

"Kami menemukan buah-buahan dan sayuran sebagai pelindung bagi perempuan daripada laki-laki. Menunjukkan bahwa perempuan dapat manfaat lebih dari buah dan sayuran," kata pemimpin penulis Binh Nguyen, mahasiswa doktor di University of Sydney di Australia.

"Studi ini menunjukkan bahwa asupan harian sayuran terkait dengan insiden yang lebih rendah dari stres psikologis. Asupan buah saja muncul untuk menganugerahkan manfaat yang signifikan pada orang-orang yang mengalami stres psikologis," kata melodi Ding dari University of Sydney.

Lebih lanjut, studi yang muncul di British Medical Journal terbuka, juga mencatat bahwa untuk pria dan wanita yang makan 3-4 harian menyajikan sayuran 12 persen risiko lebih rendah stres dan orang-orang yang makan 5-7 harian menyajikan buah dan sayuran punya 14 persen risiko lebih rendah stres.

Untuk penelitian ini, tim melibatkan lebih dari 60.000 Australia berusia 45 tahun ke atas dan diukur peserta konsumsi buah dan sayur, faktor gaya hidup dan tekanan psikologis.

]]>
Sehat Inilahcom http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2366796/wanita-makan-buah-dan-sayur-dapat-turunkan-stres Fri, 17 Mar 2017 16:30:00 +0700 Wanita Makan Buah dan Sayur Dapat Turunkan Stres Wanita Makan Buah dan Sayur Dapat Turunkan Stres Wanita Makan Buah dan Sayur Dapat Turunkan Stres Wanita Makan Buah dan Sayur Dapat Turunkan Stres
Turunkan Berat Badan Lebih Efektif dengan Lemon http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2366779/turunkan-berat-badan-lebih-efektif-dengan-lemon INILAHCOM, Jakarta - Lemon sangat baik bagi kesehatan dan bermanfaat untuk kecantikan. Lantas, apakah Anda tahu bahwa lemon berkhasiat turunkan berat badan?

Mengutip dari boldsky, Jumat (17/03/2017), lemon dapat secara efektif digunakan untuk menyusutkan pinggang Anda. Lemon diketahui memiliki efek meratakan perut.

Lemon diketahui mengandung vitamin C. Unsur hara ini dikenal untuk mengurangi tingkat kortisol, yang menjadi hormon stres yang memicu kelaparan dan penyimpanan lemak.

Lemon kaya polifenol yang membantu menangkal akumulasi lemak dan berat badan. Lemon juga salah satu cara untuk menghilangkan berat badan termurah. Lantas, apa saja manfaat lemon?


1. Detoks air

Air Lemon mengandung D-limonene yang memiliki senyawa kuat ditemukan dalam kulit lemon. Ini merangsang hati enzim yang membantu flush racun dari tubuh.

Air lemon membuat detoks dikenal sebagai salah satu cara terbaik untuk kehilangan sebagian lemak yang membandel. Ini akan membiarkan Anda tahu bagaimana membuat air lemon untuk menurunkan berat badan.

2. lemon Tea

Menambahkan jus lemon untuk secangkir teh dikenal untuk memotong Anda turun lebih efektif daripada menyeruput teh hijau. Anda juga dapat mencoba menambahkan jus lemon secara rutin pada secangkir teh hijau.

Ini akan mempercepat proses penurunan berat badan Anda. Karena teh lemon adalah yang terbaik untuk menurunkan berat badan.

3. Lemon sangat sehat menjadi makanan penutup

Jika Anda ingin sekali sesuatu yang manis, Anda dapat memiliki gandum dan kelapa bersama dengan beberapa tetes air jeruk.

4. Konsumsi lemon dengan es batu

Anda dapat membuat jus lemon dalam nampan es ini bisa menjadi minuman favorit Anda.

]]>
Sehat Inilahcom http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2366779/turunkan-berat-badan-lebih-efektif-dengan-lemon Fri, 17 Mar 2017 15:20:00 +0700 Turunkan Berat Badan Lebih Efektif dengan Lemon Turunkan Berat Badan Lebih Efektif dengan Lemon Turunkan Berat Badan Lebih Efektif dengan Lemon Turunkan Berat Badan Lebih Efektif dengan Lemon
Sarapan Ciptakan Generasi Sehat dan Cerdas http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2366616/sarapan-ciptakan-generasi-sehat-dan-cerdas INILAHCOM, Bandung - Sarapan sehat sebelum jam 9 pagi menjadi salah satu cara untuk membuat generasi sehat, cerdas dan aktif.

Pekan Sarapan Nasional sudah dimulai sejak 2013. Kampanye nasional tersebut sangat didukung oleh Energen - Mayora Nutrition sebagai produk gizi berkualitas. Energen kembali merayakan Pekan Sarapan Nasional 2017 bertempat di Lapangan Hubdam, Tegalega, Bandung, Jawa Barat, akhir pekan lalu. Tujuannya, untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya sarapan setiap pagi.

Keseriusan Energen berawal dari fakta masih tingginya permasalahan kekurangan gizi sarapan di Indonesia yang coba ditekan melalui edukasi masyarakat untuk mulai memperhatikan gizi sarapan keluarga tercinta dengan kampanye Sarapan Sehat Sebelum Jam 9. Selain itu juga sebagai upaya untuk mendukung Peraturan Menteri Kesehatan No. 41/2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang yang salah satu pesannya (pesan ke-6) adalah Biasakan Sarapan.

Edukasi kesadaran masyarakat akan pentingnya memperhatikan gizi harian juga didukung oleh IDI. Dr. Ulul Albab, Sp.OG selaku Perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menjelaskan, komitmen serius Energen – Mayora Nutrition patut diapresiasi.

“Kami memberikan dukungan kepada Energen – Mayora Nutrition atas kampanye Sarapan Sehat Sebelum Jam 9 yang secara serius digalakkan agar semakin banyak keluarga dan masyarakat yang peduli," kata Dr. Ulul Albab, Sp.OG selaku Perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) seperti yang dikutip dari siaran pers, Bandung, Kamis (16/03/2017).

Masyarakat diharapkan memulai hari dengan sarapan membentuk kebiasaan baik, namun edukasi dan informasi kandungan sarapan yang di konsumsi harus mulai juga diperhitungkan kandungan gizinya agar manfaat sarapan bisa maksimal dan mampu menunjang aktivitas seharian.

Sarapan yang baik itu harus mengandung zat cair dan zat padat. Kombinasi tersebut dapat menunjang metabolisme yang diperlukan tubuh. Intinya sarapan sehat harus dengan komposisi yang benar, tidak hanya banyak tetapi juga harus mengandung zat gizi yang tepat.

"Gizi yang terkandung di dalam sarapan sehat harus memiliki komposisi yang tepat juga memberi tenaga. Oleh karena itu format Susu Sereal dapat menjadi alternatif yang sehat karena memenuhi semua syarat komposisi sehat dari sebuah sarapan sehat," tambahnya.

]]>
Sehat Inilahcom http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2366616/sarapan-ciptakan-generasi-sehat-dan-cerdas Thu, 16 Mar 2017 21:00:00 +0700 Sarapan Ciptakan Generasi Sehat dan Cerdas Sarapan Ciptakan Generasi Sehat dan Cerdas Sarapan Ciptakan Generasi Sehat dan Cerdas Sarapan Ciptakan Generasi Sehat dan Cerdas
Bersama Entaskan Penyakit TB http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2366608/bersama-entaskan-penyakit-tb INILAHCOM, Jakarta - Para meteri Kesehatan yang tergabung dalam kawasan Asia Tenggara WHO terdiri dari 11 negara berkomitmen untuk meningkatkan upaya mengentaskan penyakit tuberkulosis (TB).

Seperti yang dikutip dari siaran pers yang diterima INILAHCOM dari WHO, Jakarta, Kamis (16/03/2017), negara-negara anggota WHO kawasan Asia Tenggara, antara lain Bangladesh, Bhutan, Republik Demokratis Rakyat Korea, India, Indonesia, Maladewa, Myanmar, Nepal, Sri Lanka, Thailand dan Timor-Leste, menandatangani Call for Action for Ending TB (Seruan bagi Aksi Pengentasan TB).

Mereka berkomitmen untuk meningkatkan upaya, mengalokasikan anggaran dan melaksanakan upaya inovatif, multisektoral dan komprehensif untuk mencapai target global mengentaskan penyakit ini di tahun 2030.

“Pengentasan tuberkulosis (TB) harus menjadi prioritas. Penyakit ini masih terus menjadi penyebab utama kematian dan menurunnya productivitas kelompok usia 15-49 tahun, memerlukan biaya tinggi sehingga mempengaruhi keadaan ekonomi individu dan keluarga, dan akhirnya mempengaruhi keadaan ekonomi negara. Mengakhiri TB sangatlah penting bagi kesehatan serta pembangunan di kawasan ini,” ujar Dr Poonam Khetrapal Singh, Direktur Regional WHO untuk Asia Tenggara dalam Pertemuan Tingkat Menteri Pengentasan TB di Asia Tenggara, di New Delhi, India.

Pada 2015, TB menyebabkan 800 ribu kematian di kawasan ini sementara 4,74 juta kasus baru dilaporkan. Enam dari 11 negara anggota WHO di Asia Tenggara - Bangladesh, DPR Korea, India, Indonesia, Myanmar dan Thailand, termasuk 30 negara dengan beban TB tertinggi di dunia.

Sementara negara-negara kawasan ini berupaya mengendalikan TB, penurunan tahunan insiden TB, sekitar 1,5 -2 persen tidaklah cukup dan harus ditingkatkan 10 -15 persen untuk mencapai target pengentasan TB di negara dan di tingkat regional. Target global adalah menurunkan kematian TB hingga 90 persen dan insiden sebesar 80 persen di tahun 2030.

Negara-negara berkomitmen untuk melakukan upaya khusus dan menemukan intervensi efektif bagi aksi pengentasan TB, dan para menteri sepakat untuk memimpin pelaksanaan program nasional TB melalui suatu badan yang bertanggungjawab langsung kepada pemerintah.

Seruan untuk mengakhiri TB juga menekankan perlunya peningkatan alokasi anggaran pemerintah dan mitra sehingga program TB nasional memiliki pembiayaan cukup.

Para menteri juga membicarakan ditetapkannya dana Inovasi Regional untuk Implementasi (I2I) guna mempercepat upaya berbagi pengetahuan, sumber daya intelektual, dan inovasi untuk mencapai semua individu yang terkena TB dan menyediakan pengobatan bagi mereka semua.

Dr Khetrapal Singh mengatakan bahwa negara juga perlu menerapkan uapaya-upaya yang dinilai berhasil menerapkan program perawatan dan pencegahan TB secara menyeluruh sambil meningkatkan mutu dengan mengutamakan individu (people-centered). Untuk ini negara perlu melakukan upaya pengendalian kemiskinan, malnutrisi, peningkatan mutu pelayanan kesehatan, kesejahteraan dan faktor sosio-ekonomi lain terkait TB.

Kesempatan untuk mempercepat kemajuan haruslah diraih dengan memanfaatkan kemajuan diagnostik dan pengobatan.

“Bersama kita bisa dan harus mengakhiri TB,” lanjut Direktur Regional.

Dia juga mengumumkan bawa upaya pengentasan TB ‘bending the curve to end TB’ merupakan program prioritas (flagship) di Asia Tenggara untuk mendukung negara-negara segera melakukan aksi terhadap keadaan darurat bagi pengentasan TB.

Investasi bagi pengentasan TB diharapkan memberi keuntungan kembali, dengan diselamatkannya 11 juta nyawa dan hampir sekitar 60 juta infeksi di kawasan ini hingga 2035. Ini juga akan mendukung perkembangan sosial dan ekonomi dan mencegah 300 hari yang tak dapat dimanfaatkan (DALY - Disability-Adjusted Life Year).

]]>
Sehat Inilahcom http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2366608/bersama-entaskan-penyakit-tb Thu, 16 Mar 2017 20:00:00 +0700 Bersama Entaskan Penyakit TB Bersama Entaskan Penyakit TB Bersama Entaskan Penyakit TB Bersama Entaskan Penyakit TB
Makanan Ini Dapat Membantu Anda Tidur Nyenyak http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2366579/makanan-ini-dapat-membantu-anda-tidur-nyenyak INILAHCOM, Jakarta - Anda mungkin kelaparan di malam hari, tetapi Anda tidak ingin makan sesuatu yang akan membuat rencana diet gagal.

Mengutip dari boldsky, Kamis (16/03/2017), saat tidur dalam keadaan lapar, ini akan membuat tubuh Anda gelisah dan tidur menjadi berkurang.

Lebih lanjut, kurang tidur merangsang hormon yang mengatur kelaparan. Ini berarti bahwa Anda akan mendambakan makanan berkalori tinggi untuk hari berikutnya.

Karena itu, Anda perlu pergi ke tempat tidur dengan perut kenyang sehingga tidur dengan damai. Ada beberapa daftar makanan favorit yang akan membantu Anda mendapatkan tidur malam serta kehilangan sebagian lemak membandel dengan makanan.

Artikel ini akan membantu Anda menemukan makanan pelangsing perut yang perlu Anda ketahui tentang.

1. Yoghurt

Ini mengandung protein tinggi dan rendah gula. Protein adalah cukup mengisi dan membantu dalam membangun otot ramping saat Anda tidur.

2. Ceri

Ceri adalah sumber alami melatonin, hormon yang mengatur tidur. Ceri penuh antioksidan yang membantu meningkatkan kualitas tidur dan juga membantu dalam penurunan berat badan.

Ia dikenal sebagai salah satu makanan malam untuk penurunan berat badan.

3. Selai kacang pada roti gandum utuh

Selai kacang mengandung tryptophan, yang merupakan asam amino yang membantu Anda untuk tidur lebih baik. Vitamin B dalam roti gandum membantu Anda menyerap.

Ini juga membantu ledakan lemak perut dan membangun otot. Jadi, jika Anda telah bertanya-tanya apa yang akan dimakan pada malam hari untuk menurunkan berat badan cepat, Anda sudah mendapat jawaban.

4. pisang

Asam amino pisang akan membantu untuk membuat Anda tidur lebih cepat dan serat akan membuat Anda puas.

5. Susu cokelat

Susu cokelat adalah minuman untuk menghilangkan berat badan ideal. Kalsium di dalamnya membantu untuk membakar lemak perut. Kandungan protein adalah mengisi terutama jika Anda seseorang yang olahraga di malam hari.

Hal ini juga salah satu makanan makan malam terbaik untuk menurunkan berat badan.

6. Almond

Almond akan membantu Anda memperbaiki otot-otot dalam semalam dan serat akan membuat Anda puas. Almond juga dikenal untuk membakar lemak.

]]>
Sehat Inilahcom http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2366579/makanan-ini-dapat-membantu-anda-tidur-nyenyak Thu, 16 Mar 2017 18:30:00 +0700 Makanan Ini Dapat Membantu Anda Tidur Nyenyak Makanan Ini Dapat Membantu Anda Tidur Nyenyak Makanan Ini Dapat Membantu Anda Tidur Nyenyak Makanan Ini Dapat Membantu Anda Tidur Nyenyak