Inilah.com - Terpopuler http://www.inilah.com/ ID Inilah.com - Telinga, Mata, dan Hati Rakyat Copyright 2007-2017 inilah.com. All rights reserved. Wed, 29 Mar 2017 18:13:30 +0700 http://www.inilah.com/rss/feed/terpopuler http://www.inilah.com/ Inilah.com - Terpopuler http://www.inilah.com/assets/image/inilah-logo-feed.png 120 120 Terpopuler - Penampakan Empat UFO Ikuti Pesawat Terbang http://teknologi.inilah.com/read/detail/2368843/penampakan-empat-ufo-ikuti-pesawat-terbang INILAHCOM, California - Foto terbaru penampakan UFO beredar di internet. Kali ini empat UFO terlihat ikuti sebuah pesawat terbang. Seperti apa?

USD melansir, penampakan UFO terbaru yang cukup seru kali ini di langit wilayah Fulham, London, pada 25 Maret 2017.

Saksi mata melaporkan bahwa ada sekira empat buah UFO yang terlihat mengikuti sebuah pesawat terbang komersil yang terbang di atas wilayah tersebut.

"Ketinggiannya diperkirakan setinggi enam kilometer di atas permukaan tanah," ujar saksi mata yang tidak disebutkan namanya tersebut.

Beruntung momen langka tersebut berhasil dipotret. Cek foto-fotonya di bawah ini.

]]>
Terpopuler Inilahcom http://teknologi.inilah.com/read/detail/2368843/penampakan-empat-ufo-ikuti-pesawat-terbang Wed, 29 Mar 2017 00:04:00 +0700 Penampakan Empat UFO Ikuti Pesawat Terbang Penampakan Empat UFO Ikuti Pesawat Terbang Penampakan Empat UFO Ikuti Pesawat Terbang Penampakan Empat UFO Ikuti Pesawat Terbang
Terpopuler - Migrasi Pendukung AHY Giring Dukungan Demokrat http://nasional.inilah.com/read/detail/2369008/migrasi-pendukung-ahy-giring-dukungan-demokrat INILAHCOM, Jakarta - Pengamat Politik Petrus Salestinus menilai
deklarasi dukungan DPC Partai Demokrat Jakarta Timur untuk pasangan Ahok-Djarot semakin menguatkan keyakinan publik bahwa Partai Demokrat telah mengikuti arus eksodus atau migrasi secara besar-besaran para pendukung Agus-Sylvi.


"Jadi bukan Partai Demokrat, PPP dan PKB yang mengarahkan kemana arah eksodus pemilihnya, melainkan pemilih Agus-Sylvi yang menentukan arah dukungan Partai Demokrat, PPP dan PKB," katanya kepada INILAHCOM, Selasa (28/3/2017).

Menurutnya karakter pemilih Agus-Sylvi sebetulnya berasal dari warga masyarakat kaum nasionalis yang selama ini selalu berpindah dari PDIP ke Partai Demokrat dan sebaliknya dari Partai Demokrat kembali lagi kepada Partai PDIP, Golkar, Nasdem ataupun Hanura.

"Memang agak sulit bagi kelompok nasionalis untuk meninggalkan Partai Politik yang berbasis pada paham nasionalis yang lebih mengedepankan kepentingan kebhinekaan dan persatuan dari pada secara sempit mengkotak-kotakan orang berdasarkan perbedaan agama sehingga menjurus kepada isu sara, intoleran dan radikalisme," ulasnya.

Dengan demikian katanya, muara dukungan Relawan Agus-Sylvi  yang semula secara emosional menyatakan mengalihkan dukungannya kepada pasangan Anies-Sandi, kini secara bertahap terjadi migrasi atau eksodus ke pasangan Ahok-Djarot sesuai dengan habitatnya.
Ia menambahkan, keunggulan Ahok-Djarot saat ini adalah mendapat simpati dari Partai Politik dengan basis dukungan kelompok agama seperti PPP dan PKB disamping simpati dari simpatisan dan kader Partai Demokrat.

"Gerakan eksodus secara permanen dari simpatisan pasangan Anies-Sandi terutama yang berasal dari pendukung Agus-Sylvi  ke pasangan Ahok-Djarot ini juga membuktikan bahwa rationalitas pemilih sudah mulai pulih pasca gonjang ganjing aksi damai 412 dan seterusnya yang gerakannya cenderung intoleran, radikal dan SARA," ulasnya.

Petrus menyebut, rasionalitas pemilih Agus-Sylvi inipun tidak datang begitu saja. Atau gerakan eksodus pemilih Agus-Sylvi ke Ahok-Djarot pun tidak datang dengan sendirinya, melainkan berdasarkan pertimbangan rasional, setelah publikasi secara meluas keberhasilan Ahok-Djarot memimpin Jakarta.

Terutama dalam melahirkan kembali budaya hidup bersih dan sehat, budaya anti korupsi, budaya pelayanan publik yang cepat, humanis dan santun yang begitu terasa kehadirannya, sehingga memberikan nuansa baru dalam kehidupan kota metropolitan yang sebelumnya semrawut, KKN merajalela, dan tidak adanya budaya malu.

"Sikap Partai Demokrat, PPP dan PKB tidak serta merta menyatakan mendukung Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahok-Djarot, karena pertimbangannya adalah ingin melihat kemana migrasi atau gerakan eksodus pemilih Agus-Sylvi akan berlabuh. Jadi bukan Partai Demokrat yang menggiring pemilih Agus-Sylvi ke pasangan calon Ahok-Djarot tetapi sebaliknya," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Komunitas warga yang mengaku berasal dari Keluarga Besar Partai Demokrat Jakarta Timur serta tergabung dalam Relawan Bina Jakarta mendeklarasikan dukungan mereka terhadap pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI putaran kedua.

Rahmat Arianto, fungsionaris Partai Demokrat Jakarta Timur mengungkapkan alasan pihaknya mendukung pasangan cagub-cawagub petahana.

Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mendukung program-program yang telah dicanangkan oleh petahana lantaran dinilai sangat bermamfaat bagi warga Jakarta.

"Penataan dan pembangunan di DKI Jakarta harus terus berlanjut. Berbagai program pembangunan yang sedang dan akan berjalan merupakan bentuk wujud nyata pengabdian, harus dipastikan terlaksana dengan baik dan tepat sasaran," kata Rahmat di Cawang, Jakarta Timur, Selasa (28/3/2017). [hpy]

]]>
Terpopuler Inilahcom http://nasional.inilah.com/read/detail/2369008/migrasi-pendukung-ahy-giring-dukungan-demokrat Wed, 29 Mar 2017 08:10:00 +0700 Migrasi Pendukung AHY Giring Dukungan Demokrat Migrasi Pendukung AHY Giring Dukungan Demokrat Migrasi Pendukung AHY Giring Dukungan Demokrat Migrasi Pendukung AHY Giring Dukungan Demokrat
Terpopuler - Bukti Baru Pangkalan Alien di Bulan? http://teknologi.inilah.com/read/detail/2368847/bukti-baru-pangkalan-alien-di-bulan INILAHCOM, California - Beberapa bukti baru coba dikuak bahwa Bulan juga merupakan pangkalan alien. Contohnya yang baru-baru ditemukan oleh para pemerhati UFO.

USD melansir, bukti baru bahwa Bulan merupakan pangkalan udara alien bisa dilihat via aplikasi Google Moon Map dengan koordinat 21° 4' 2.23 N, 148° 39'12.30".

Kemudian pengguna juga harus sejumlah langkah berikut:

1. Masuk ke menu Layer bar di bagian kiri layar Google Moon
2. Masuk ke tombol Global Map, klik.
3. Di bawah tombl Global Maps, pilih Visible Imagery.

Setelah itu anda akan melihat struktur-struktur di sejumlah kawah dan lubang di Bulan. Cek saja sendiri.

Lihat beberapa fotonya di bawah ini.

]]>
Terpopuler Inilahcom http://teknologi.inilah.com/read/detail/2368847/bukti-baru-pangkalan-alien-di-bulan Wed, 29 Mar 2017 01:02:00 +0700 Bukti Baru Pangkalan Alien di Bulan? Bukti Baru Pangkalan Alien di Bulan? Bukti Baru Pangkalan Alien di Bulan? Bukti Baru Pangkalan Alien di Bulan?
Terpopuler - Gerindra-Demokrat Bantah Telah Suarakan Dukungan http://nasional.inilah.com/read/detail/2369003/gerindra-demokrat-bantah-telah-suarakan-dukungan INILAHCOM, Jakarta - Jelang bergulirnya kontestasi Pilkada Sulawesi Selatan (Sulsel), berbagai spekulasi mulai menyeruak. Termasuk soal nama-nama calon dan dukungan yang datang dari Partai Politik.

Teranyar, ada sekitar enam nama calon yang mencuat ke permukaan. Bahkan ada beberapa dari calon ini yang disebut-sebut sudah membawa panji parpol untuk siap bertarung. Selain nama Golkar, PDIP, PAN dan Hanura, nama Partai Gerindra dan Demokrat pun disebut sudah mendukung salah satu nama calon.

Isu ini pun sontak dibantah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Sufmi mengaku saat ini partai besutan Prabowo Subianto itu belum membicarakan dukungan atau pengusungan calon di Pilgub Sulsel.

"Belum diputuskan," katanya kepada INILAHCOM, Selasa (28/3/2017).

Senada disampaikan oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Syarief Hasan.  Mantan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) ini mengaku pihaknya msih melakukan survei dan belum menentukan langkah dukungan. Untuk bisa didukung Demokrat, sang kadidat harus memiliki beberapa komitmen.

"Salah satu tergantung hasil survey dan apa komitmennya terhadap Partai Demokrat," tandasnya.

Diketahui sebelumnya, jelang Pilkada di Sulawesi Selatan (Sulsel) spekulasi mulai bermunculan. Kabar bergerilya nya sejumlah parpol untuk mengusung jagonya mulai menyeruak. Bahkan ada Parpol yang sudah terang-terangan menyebut nama calon, tapi tak sedikit yang masih malu-malu.

Meskipun begitu, nama-nama mereka yang dianggap pantas untuk maju di Pilkada Sulsesl 2018 mulai bermunculan. Sejauh ini, terdapat 6 nama yang sering dibicarakan oleh warga di Sulsel. Mereka adalah Burhanuddin Andi, Agus Numang, Ichsan Yasin Limpo, Nurdin Abdullah, Nurdin Halid, dan Danny Pomanto.
 
Dari  6 nama di atas, hanya beberapa nama yang kabarnya sudah didukung parpol. Misalnya,  Ichsan Yasin Limpo yang disebut-sebut sudah didukung Hanura dan PAN. Kemudian Nurdin Abdullah yang katanya dapat dukungan PDIP dan kemungkinan Demokrat, lalu Nurdin Halid yang didukung Golkar serta kemungkinan Gerindra. [hpy]

]]>
Terpopuler Inilahcom http://nasional.inilah.com/read/detail/2369003/gerindra-demokrat-bantah-telah-suarakan-dukungan Wed, 29 Mar 2017 06:03:00 +0700 Gerindra-Demokrat Bantah Telah Suarakan Dukungan Gerindra-Demokrat Bantah Telah Suarakan Dukungan Gerindra-Demokrat Bantah Telah Suarakan Dukungan Gerindra-Demokrat Bantah Telah Suarakan Dukungan
Terpopuler - Dukungan DPC Demokrat Jaktim tak Akan Signifikan http://nasional.inilah.com/read/detail/2369005/dukungan-dpc-demokrat-jaktim-tak-akan-signifikan INILAHCOM, Jakarta - Pengamat Politik UNJ Ubedilah Badrun menilai langkah DPC Partai Demokrat Jakarta Timur mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat di Pilgub DKI putaran kedua, hanya akan sedikit memberi pengaruh perolehan suara.

"Dukungan partai tingkat DPC itu memberi pengaruh pada elektabilitas lokal saja, misalnya Jakarta Timur saja," katanya kepada INILAHCOM, Selasa (28/3/2017).

Ia menyebut dukungan dari daerah itu tidak akan memberikan pengaruh yang signifikan pada perolehan suara pasangan calon nomor urut dua ini nantinya.

"Dukungan itu tidak memberi pengaruh signifikan atau secara luas. Apalagi jika DPC Jakarta Timur tidak solid memberikan dukungan," ulasnya.

Diberitakan sebelumnya, Komunitas warga yang mengaku berasal dari Keluarga Besar Partai Demokrat Jakarta Timur serta tergabung dalam Relawan Bina Jakarta mendeklarasikan dukungan mereka terhadap pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI putaran kedua.

Rahmat Arianto, fungsionaris Partai Demokrat Jakarta Timur mengungkapkan alasan pihaknya mendukung pasangan cagub-cawagub petahana.

Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mendukung program-program yang telah dicanangkan oleh petahana lantaran dinilai sangat bermamfaat bagi warga Jakarta.

"Penataan dan pembangunan di DKI Jakarta harus terus berlanjut. Berbagai program pembangunan yang sedang dan akan berjalan merupakan bentuk wujud nyata pengabdian, harus dipastikan terlaksana dengan baik dan tepat sasaran," kata Rahmat di Cawang, Jakarta Timur, Selasa (28/3/2017). [hpy]

]]>
Terpopuler Inilahcom http://nasional.inilah.com/read/detail/2369005/dukungan-dpc-demokrat-jaktim-tak-akan-signifikan Wed, 29 Mar 2017 07:02:00 +0700 Dukungan DPC Demokrat Jaktim tak Akan Signifikan Dukungan DPC Demokrat Jaktim tak Akan Signifikan Dukungan DPC Demokrat Jaktim tak Akan Signifikan Dukungan DPC Demokrat Jaktim tak Akan Signifikan
Terpopuler - Kader Muda PPP Desak Muktamar Luar Biasa http://nasional.inilah.com/read/detail/2368984/kader-muda-ppp-desak-muktamar-luar-biasa INILAHCOM, Jakarta - Kader muda Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kini mendorong segera dilakukan muktamar luar biasa (muktamarlub) demi mengembalikan dan menyelamatkan partai berlambang Ka'bah.

Kader muda PPP, Usni Hasanudin mengatakan dorongan dilakukan muktamar luar biasa karena partai ini sudah tidak bisa berharap dari konflik berkepanjangan yang sangat merugikan secara institusi.

"Perlu musyawarah kembalikan PPP pada jalan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam yang selama ini menjadi landasan perjuangan PPP. Romi (Ketua Umum Romahurmuziy) dan Djan Faridz tidak pikirkan perjungan partai," kata Usni di Jakarta, Selasa (28/3/2017).

Kandidat Doktor Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) ini juga meminta pengurus PPP untuk menarik dukungan terhadap pasangan petahana Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat di putaran kedua Pilkada Jakarta 2017.

"Baik itu Romi atau Djan, tarik dukungan demi partai. Mereka sudah hancurkan PPP tapi tidak sadar," ujarnya.

Menurut dia, dukungan terhadap pasangan nomor urut 2 itu sangat tidak rasional untuk partai berlambang Ka'bah. Bahkan, pembenaran apapun yang dilontarkan para elit tetap menyakitkan umat.

"PPP sudah menjadi bagian dari umat islam dan bangsa Indonesia. Keputusan itu tidak dapat ditoleransi secara nilai perjuangan PPP yang menjadi khidmat itu sudah mendarah daging, kalau bisa pertahankan eksistensi," jelas dia.

Maka dari itu, Usni menyarankan kepada para elit PPP untuk menarik kembali dukungan terhadap Ahok-Djarot di putaran kedua Pilkada Jakarta. Meskipun, dukungan dari kubu Romi dan Djan dianggap gerbong kosong atau lebek.

"Karena berdasarkan survei itu arus bawah PPP memilih pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno," tandasnya.[ris]

]]>
Terpopuler Inilahcom http://nasional.inilah.com/read/detail/2368984/kader-muda-ppp-desak-muktamar-luar-biasa Wed, 29 Mar 2017 01:09:00 +0700 Kader Muda PPP Desak Muktamar Luar Biasa Kader Muda PPP Desak Muktamar Luar Biasa Kader Muda PPP Desak Muktamar Luar Biasa Kader Muda PPP Desak Muktamar Luar Biasa