Tutup  
inovasi portal berita
Rabu, 24 September 2014 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.12,030.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Hat-hati Gunakan Kartu ATM Mandiri

Headline
Anda termasuk nasabah Bank Mandiri dan menggunakan fasilitas kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) debet bank itu? Anda harus berhati-hati dengan keberadaan ATM Anda itu.
Oleh:
Rabu, 18 Mei 2011 | 05:36 WIB


Anda termasuk nasabah Bank Mandiri dan menggunakan fasilitas kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) debet bank tersebut? Mungkin Anda harus berhati-hati dengan keberadaan ATM Anda tersebut. Jika tidak, mungkin anda akan bernasib serupa dengan saya.



Nama saya Andy Panroy. Saya pengguna fasilitas kartu ATM debet Mandiri silver. Kamis (12/5) menjelang tengah malam lalu, saya melakukan transaksi penarikan uang di ATM di Giant Jalan Basuki Rahmat. Selesai melakukan penarikan, seperti biasa, saya pun mengambil resi transaksi.



Namun saya lupa mengambil kartu ATM debet yang sudah keluar dari mesin lantaran transaksi sudah selesai. Esoknya, Jumat (13/5), karena ingin pergi ke luar kota, sekitar pukul 20.00 WIB, saya kembali ke ATM untuk melakukan transaksi penarikan.



Saat itulah saya tersadar jika kartu ATM saya tertinggal di ATM. Pasalnya, kartu ATM itu tak tertinggal di dompet dan atau saku kemeja yang saya gunakan Kamis malam lalu, ketika saya mencoba mencarinya. Kartu ATM juga tak tertinggal di saku jaket.



Setelah memastikan kartu ATM tersebut memang terlupa saya ambil seselesainya transaksi penarikan tunai, Kamis (12/5) malam lalu, saya pun mencoba menghubungi Mandiri melalui layanan Call Mandiri 14000.

Setelah disambungkan dengan operator, saya pun menjelaskan duduk permasalahan yang saya alami. Saya kemudian disarankan untuk memblokir kartu ATM saya itu. Saya pun menerima saran itu. Setelah melalui serangkaian prosedur verifikasi data, kartu ATM saya itu pun diblokir pada sekitar pukul 21.11 WIB.



Namun alangkah terkejutnya saya, ketika operator memberitahukan posisi terakhir saldo rekening tabungan saya. Jumlahnya tak sama dengan saldo rekening tabungan saya per transaksi terakhir, yaitu transaksi pada Kamis (12/5) malam. Saya memang sempat mengecek jumlah saldo terakhir pada rekening tabungan saya, Kamis (12/5) malam itu.



Dari posisi terakhir saldo rekening tabungan yang diinformasikan oleh operator, ternyata uang saya "hilang" jutaan rupiah dalam kurun waktu Kamis (12/5) malam itu hingga Jumat (13/5) malamnya. Ya, hanya jutaan rupiah. Jumlah yang terlalu kecil bagi segelintir orang.



Saya pun mempertanyakan mengapa uang saya itu bisa hilang? Pasalnya, sebagai orang awam, saya berpikir, seseorang lain tak akan dapat menggunakan kartu ATM saya untuk bertransaksi keuangan, jika orang tersebut tak mengetahui kode PIN (personal identification number) saya. Kecuali, jika kartu ATM saya yang ditemukan orang itu, masih berada di dalam mesin ATM (belum dikeluarkan).



Mendapatkan pertanyaan saya itu, operator pun menjelaskan penyebab uang saya raib. Dari penjelasan tersebut, saya tahu jika uang saya itu raib "dicuri" seseorang melalui fasilitas mesin EDC EXO point (mesin atau alat untuk melakukan transaksi PEMBAYARAN, PEMBELIAN DAN TRANSFER menggunakan kartu ATM dengan cara menggesekkan kartu ATM itu), di sebuah Seven Eleven di Jakarta.



Namun si operator mengaku tak dapat mengetahui di Seven Eleven mana, uang saya itu "dicuri". Si operator hanya memberitahukan jika uang saya itu "dicuri" dari mesin EDC EXO point bank lain (bukan bank Mandiri). Operator juga mengaku tak mengetahui bank lain yang dimaksudnya itu.



Yang membuat saya kaget justru jawaban operator atas pertanyaan mengapa uang itu bisa dicuri padahal si pencuri tak mengetahui PIN kartu ATM saya itu.



"Mandiri itu Visa pak. Karena Visa, yang digunakan peraturan visa internasional. Di peraturan visa Internasional, transaksi menggunakan kartu ATM melalui mesin gesek (EDC EXO Point), tidak perlu menggunakan PIN. Cukup tandatangan saja (di resi transaksi yang tercetak) setelah transaksi," kata si operator.



Dari penjelasan si operator, ada beberapa poin fakta yang saya dapati:

1. Kartu ATM Mandiri dapat digunakan untuk bertransaksi keuangan oleh semua orang, tak harus oleh pemilik aslinya.



2. Kartu ATM Mandiri dapat digunakan untuk melakukan transaksi keuangan, tanpa perlu memasukkan atau menggunakan nomor PIN sebagai satu-satunya "pertahanan" dan pengaman uang yang berada di "dalam" kartu itu.



3. Kartu ATM Mandiri, sama sekali tak memiliki sistem pertahanan dan pengamanan.



4. Jika Anda pengguna fasilitas Kartu ATM Mandiri, uang dalam rekening tabungan anda sewaktu-waktu dapat hilang dengan mudahnya.

5. Jika kartu ATM Mandiri nda hilang lantaran dompet anda hilang dan atau karena kejadian seperti saya, maka kemungkinan besar uang anda di dalam rekening tabungan anda raib. Anda harus mengikhlaskannya.



Saya kecewa. Bukan dengan kejujuran si operator. Bukan karena besaran uang saya yang hilang. Tapi oleh sikap Mandiri, yang sama sekali tak berusaha mencegah uang nasabahnya raib (hilang) dengan mudahnya dari rekening tabungan.



Saya kecewa. Kenapa Mandiri tak berusaha menjelaskan kelemahan label "Visa" di Kartu ATM nya saat nasabah berniat menggunakan fasilitas kartu ATM? Karena saya sama sekali tak mendapatkan penjelasan itu. Kenapa Bank Mandiri yang notabene bank terbesar di Indonesia, tak memiliki sistem pertahanan atau pengamanan untuk mengamankan tabungan nasabahnya, sebesar apapun jumlah tabungan itu?



PIN? Toh PIN, dapat dengan mudah "ditaklukan" tanpa perlu memberikan "perlawanan". Setahu saya, Bank besar lainnya, meminta si pemegang kartu ATM untuk memasukkan terlebih dahulu nomor PIN kartu ATM yang dipegangnya sebelum transaksi dilakukan. Lalu kenapa Mandiri tidak?



Kenapa Mandiri harus bekerjasama dengan Visa jika kerjasama itu hanya menyebabkan uang tabungan nasabahnya dapat hilang dengan mudahnya, sewaktu-waktu, tanpa perlu memasukkan nomor PIN?



Perlu berapa banyak lagi korban untuk Mandiri dapat memperbaiki kelemahan mereka itu?



Andy Panroy T Zulkarnaen

Kp Rawadas RT 002 RW 03 Nomor 82

Pondok Kopi, Jakarta Timur

vanroypakpahan@gmail.com

082112709070

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi disini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
BERITA TERKINI
BERITA POPULER