Kamis, 19 Mei 2022
18 Syawal 1443

1.690 Imigran Ganggu Pariwisata di Puncak

1.690 Imigran Ganggu Pariwisata di Puncak

Bupati Bogor, Ade Yasin meminta dukungan Ombudsman RI mencari solusi bersama mengatasi imigran yang ditempatkan di Puncak. Pasalnya jumlah pengungsi yang mencapai 1.690 orang bisa mengganggu aktivitas pariwisata di kawasan Puncak.

“Karena semakin hari semakin banyak, malah sekarang angkanya mencapai 1.690-an. Ini sangat mengganggu pariwisata kami dan wisatawan yang akan datang ke Puncak,” kata Ade Yasin, Kamis (18/3/2022).

Sebanyak 1.690 orang imigran tersebut ditempatkan di Puncak tanpa ada pekerjaan. Bahkan sebagian kabarnya meresahkan masyarakat sekitar. Ade meminta Ombudsman serta instansi terkait turut serta mencari solusi. Ade mengusulkan agar imigran tersebut dipindahkan ke lokasi yang produktif.

Baca juga
Jadi Syarat Wajib, Tarif PCR di Bali Capai Rp1,9 Juta

“Ketika para pengungsi ini ditempatkan The United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) di Puncak, mereka ditempatkan di sana tanpa pekerjaan, tanpa lahan yang bisa digarap. Akhirnya menjadi pengangguran juga yang akhirnya meresahkan masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Tinggalkan Komentar