Rabu, 29 Juni 2022
29 1444

10 Kelurahan di Jaksel Masuk Prioritas Pengentasan Stunting

Selasa, 31 Mei 2022 - 14:07 WIB
Penulis : Aria Triyudha
Antarafoto Kondisi Stunting Di Indonesia 161220 Sgd 1 Copy 1600x1066 - inilah.com
Pengendara motor melintas di dekat mural kampanye pencegahan stunting di Jakarta, Rabu (16/12/2020). Foto: Antara

Sebanyak 10 kelurahan di wilayah Jakarta Selatan (Jakşel) masuk prioritas pengentasan stunting (gagal tumbuh). Langkah ini menyangkut tindakan pertama dari delapan aksi konvergensi stunting oleh Pemerintah Kota Jaksel.

” Aksi pertama yaitu analisa situasi. Total ada 10 kelurahan yang menjadi lokus utama, yakni Kebon Baru, Karet Semanggi, Bangka, Pasar Minggu, Kramat Pela, Kebayoran Lama Selatan, Pondok Labu, Pengadegan, Lenteng Agung, dan Petukangan Utara,” kata Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Jaksel, Sayid Ali dalam keterangannya, Selasa (31/5/2022).

Dia menjelaskan, aksi kedua menyangkut rencana program atau kegiatan Intervensi stunting. Artinya, Pemkot Jaksel melakukan koordinasi, pemantauan, pengendalian dan evaluasi Penanggulangan Kemiskinan.

Baca juga
Foto: Kids Muslim Fashion Show Meriahkan Istiqlal Halal Expo 2022

“Selain itu, koordinasi, pemantauan, dan pengendalian dan evaluasi kota sehat,” ujar Sayid.

Lebih jauh, Sayid mengungkapkan tentang aksi ketiga yaitu berkaitan dengan rembuk stunting. Ia menyebut sudah ada penandatanganan komitmen bersama dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting oleh berbagai pihak pada 20 Mei 2021.

“Untuk aksi keempat adalah penyusunan peraturan daerah percepatan penurunan stunting tingkat Kota Administrasi Jaksel. Telah terbit sosialisasi Instruksi Walikota No. 41 Tahun 2021 tentang Intervensi Penurunan & Pencegahan Stunting Terintegrasi di Kota Administrasi Jaksel,” terangnya.

Sementara aksi kelima dan keenam, sambung Sayid, terkait pembinaan kader pembangunan manusia serta manajemen data. “Memastikan ketersediaan data yang akurat dan mutakhir serta mudah diakses untuk pengelolaan program penurunan stunting,” beber Sayid.

Baca juga
Pentingnya Orangtua Biasakan Anak Makan di Rumah

Ia turut memparkan aksi ketujuh yang berkaitan dengan pengukuran dan publikasi stunting, pengukuran dan validasi data berat badan, Tinggi badan balita serta survei faktor determinan penyebab stunting di seluruh kelurahan Jaksel

“Terakhir aksi kedelapan yaitu review kinerja. Pemkot Jaksel melakukan kinerja pelaksanaan lrogram dan kegiatan pencegahan dan penurunan stunting lintas sektor selama satu tahun terakhir,” imbuh Sayid.

Sementara, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Nasruddin Djoko mengatakan, penilaian kinerja ini diharapkan semakin meningkatkan kualitas pelaksanaan konvergensi stunting. KKegiatan penilaian ini akan berlangsung pada 30 dan 31 Mei 2022. “Semoga tim penilai dapat memberikan penilaian secara objektif kepada wilayah kota dan kabupaten,” ujar Djoko.

Tinggalkan Komentar