Jumat, 20 Mei 2022
19 Syawal 1443

10 Rumah Hanyut akibat Banjir di Tolitoli

10 Rumah Hanyut Akibat Banjir di Tolitoli

Sedikitnya 10 rumah warga di Desa Galumpangan Kecamatan Dakopemean Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah hanyut terbawa banjir yang melanda desa tersebut pada Rabu sekitar pukul 03.00 WITA.

“Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan debit air meningkat di sungai yang berada di Desa Galumpangan. Akibat ketidakmampuan sungai tersebut menampung debit air mengakibatkan air meluap dan menyebabkan banjir di Desa Galumpangan,” kata Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulteng Andi Sembiri dihubungi di Palu, Rabu (23/3/2022).

Tercatat sedikitnya 10 unit rumah yang hanyut tersebut merupakan rumah semipermanen berdinding kayu maupun permanen berdindingkan tembok beton. Rumah tersebut hanyut terbawa arus banjir beserta perlengkapan rumah yang ada di dalamnya.

Baca juga
Syarat Perjalanan Mudik Lebaran 2022 Menggunakan Bus Damri

Para pemilik rumah tidak dapat menyelamatkan semua barang-barang berharga yang ada di dalamnya. Beruntung seluruh pemilik rumah dan anggota keluarga yang berada di dalamnya berhasil menyelamatkan diri.

“Saat ini warga sangat panik akibat banjir yang terjadi ditambah hujan yang masih mengguyur. Selain itu listrik padam dan air masih menggenangi rumah penduduk,” ujarnya.

Selain menghanyutkan 10 unit rumah, banjir tersebut juga menyebabkan jalan trans yang menghubungkan Kabupaten Tolitoli dengan Kabupaten Buol putus.

Andi mengatakan kini warga Desa Galumpanga memilih mengungsi ke rumah kerabat yang tidak terdampak banjir. Sekarang warga sangat membutuhkan bantuan air bersih untuk kebutuhan mandi, cuci, kakus, minum maupun memasak.

Baca juga
Harga Cabai Rawit di Yogyakarta Tembus Rp75.000 per Kg

“Saat ini tim reaksi cepat BPBD Banggai terus melakukan pendataan korban jiwa dan infrastruktur yang terdampak banjir tersebut dan berkoordinasi dengan aparat desa setempat terkait penanganan bencana yang terjadi,” tambahnya..

Ia mengimbau masyarakat setempat agar tetap waspada dan selalu siap siaga mengantisipasi bencana serupa yang dapat terjadi sewaktu-waktu agar tidak ada korban jiwa.

Tinggalkan Komentar