Minggu, 22 Mei 2022
21 Syawal 1443

100 Ribu ASN Bakal Pindah ke IKN, Dapat Rumah dan Tunjangan Kemahalan

100 Ribu ASN Bakal Pindah ke IKN, Dapat Rumah dan Tunjangan

Kalau tak ada aral, 100 ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) bakal pindah ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara mulai 2024. Soal biaya aman, ditanggung negara.

Direktur Aparatur Negara Kementerian PPN/Bappenas, Prahesti Pandanwangi menyebut sebanyak 100.023 ASN bakal dipindahkan ke IKN Nusantara. Termasuk pejabat negara, serta pejabat tinggi fungsional di Jakarta, semuanya pindah.

“Untuk exercise awal untuk profil demografi PNS yang akan kami pindahkan itu, totalnya ada 100.023 ASN. Ini meliputi pejabat negara, pejabat tinggi fungsional yang ada di Jakarta dan sekitarnya yang mungkin secara bertahap akan dipindahkan,” kata Prahesti, dikutip Sabtu (16/4/2022).

Baca juga
Pemerintah akan Bentuk BUMN Khusus IKN, Tugasnya untuk Pendanaan

Prahesti mengatakan, perpindahan 100.023 ASN itu meliputi para pejabat negara sebanyak 956 orang, pejabat pimpinan tinggi 3.264 orang serta pejabat tinggi fungsional 95.803 orang.

ASN yang akan pindahkan diatas itu terdiri dari 46 persen perempuan dan 54 persen laki-laki dari berbagai usia. Mulai 30-39 tahun sebesar 34,5 persen, 40-49 tahun 28,8 persen dan usia 50-60 tahun 19,8 persen.

Menurut Prahesti, pemerintah juga telah menyiapkan pemberian 4 fasilitas kepada para ASN yang akan pindah ke IKN. Ke-empat fasilitas itu meliputi, rumah dinas di wilayah Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, tunjangan kemahalan, biaya pindah sesuai aturan yang berlaku dan flexibility facility arrangement yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap ASN. Rencana pemindahan para ASN ini akan dilakukan dalam rentang tahun 2024-2029 secara bertahap.

Baca juga
Sebelum Buka Keran Ekspor, Pemerintah akan Terbitkan Aturan DMO dan DPO Migor

“Fasilitas yang disiapkan tentu rumah dinas di wilayah Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, tunjangan kemahalan, biaya pindah sesuai aturan yang berlaku dan flexibility facility arrangement yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap ASN,” ujar Prahesti.

Tinggalkan Komentar