Selasa, 16 Agustus 2022
18 Muharram 1444

12 Outlet Ditutup, Satpol PP DKI tak Keberatan Holywings Lengkapi Perizinan

Selasa, 28 Jun 2022 - 11:34 WIB
Penulis : Aria Triyudha
Hoywings 1 - inilah.com
Petugas Satpol PP menutup Outlet Holywings Dragon di Rukan Golf Island Boulevard Jalan Pantai Indah Kapuk, Kapuk Muara, Penjaringan,Jakarta Utara, Selasa (28/6/2022). Outlet Holywings Dragon merupakan satu dari 12 outlet Holywings di DKI Jakarta yang ditutup Pemprov DKI Jakarta. Foto: Inilah.com/Didik Setiawan

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta mempersilakan manajemen Holywings melengkapi perizinan. Kendati nomor induk berusaha (NIB) terhadap 12 outlet dicabut.

“Silakan saja (lengkapi izin). Intinya hari ini saya melakukan penutupan,” kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin di Balai Kota Jakarta, Selasa (28/6/2022).

Satpol PP DKI bergerak serentak menutup 12 outlet Holywings di Ibu Kota yang tersebar di beberapa lokasi. Rinciannya lima outlet di Jakarta Selatan, empat outlet di Jakarta Utara, dua outlet di Jakarta Barat, dan satu outlet di Jakarta Pusat.

Arifin menjelaskan, penutupan 12 outlet mengacu surat Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta tentang pencabutan NIB seluruh gerai Holywings.

Pencabutan NIB itu berdasarkan rekomendasi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta pada 24 Juni 2022. Rekomendasi keluar setelah pengawasan tim terpadu gabungan terhadap outlet tersebut.

Baca juga
Langgar Aturan, Pemkot Bogor Segel Elvis Cafe Eks Holywings

Petugas gabungan itu terdiri dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas PTMPTSP, Dinas Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) DKI dan Satpol PP DKI.

Hasil Pemeriksaan

Hasil penelitian dan pemeriksaan dokumen dan pemantauan lapangan, petugas menemukan Holywings menghidangkan minuman beralkohol dan nonalkohol serta makanan kecil.

Namun, berdasarkan surat yang ditandatangani Sekretaris Dinas Parekraf DKI Helma Dahlia pada Senin (27/6/2022), beberapa outlet Holywings belum mengantongi sertifikat standar Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 56301 jenis usaha bar yang telah terverifikasi.

Selain itu, petugas menemukan kegiatan yang tidak sesuai dengan perizinan. Pasalnya, menampilkan kegiatan hiburan seperti konser musik, penampilan disc jockey baik dalam dan luar negeri dengan iringan disko.

Baca juga
GIIAS 2021 Resmi Ditutup, Ini Sejumlah Penghargaan yang Diberikan

Selanjutnya, tak hanya soal kegiatan usaha yang tak sesuai, Dinas PPKUKM DKI menemukan beberapa outlet Holywings hanya mengantongi Surat Keterangan Pengecer (SKP) minuman beralkohol.

Apabila hanya mengantongi SKP, maka penjualannya hanya boleh untuk dibawa pulang. Artinya, tidak untuk diminum di tempat.

Sedangkan, Holywings menyediakan minum di tempat. Secara legalitas seharusnya memiliki Surat Keterangan Penjual Langsung (SKPL) golongan B dan C.

Tim menemukan tujuh outlet memiliki SKP dan ada lima gerai lainnya bahkan tidak memiliki surat tersebut.

Berdasarkan temuan itu, NIB dicabut berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 5 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan Peraturan Daerah Nomor 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Tinggalkan Komentar