Jumat, 07 Oktober 2022
11 Rabi'ul Awwal 1444

13 Mahasiswa Pascasarjana Indonesia Belajar Teknologi Farmasi Canggih Korsel

Sabtu, 13 Agu 2022 - 07:21 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
Daewoong Pharmaceutical Global DDS Training Program (Foto: Ist)
Daewoong Pharmaceutical Global DDS Training Program (Foto: Ist)

Perusahaan perawatan kesehatan asal Korea Selatan,Daewoong Pharmaceutical, telah menyelesaikan Daewoong Global DDS (Drug Delivery System) Training Program ketiga, 29 Juli 2022, yang dijalankan oleh 13 mahasiswa pascasarjana jurusan farmasi. Program ini bertujuan mencetak sumber daya manusia (SDM) farmasi kelas global.

Daewoong Global DDS Training Program dirancang untuk memilih mahasiswa magister/doktoral dari jurusan farmasi dan membina mereka sebagai talenta farmasi global. Program ini memberikan mereka kesempatan untuk meneliti dengan praktisi penelitian selama empat bulan di pusat penelitian dan pengembangan (litbang) atau research & development (R&D) Daewoong Pharmaceutical di Yongin, Korsel, dan membantu mereka menjadi ahli farmasi global melalui program pembelajaran profesional.

Dalam keterangan yang diterima inilah.com, Jumat (12/08/2022) Kim Kwan-young, kepala pusat pengembangan produk baru Daewoong Pharmaceutical, mengatakan, Daewoong Global DDS Program terus berkembang, dari membina kekuatan industri farmasi Indonesia hingga mempromosikan penelitian bersama dengan dokter dan fakultas di Indonesia.

“Di luar ras, bangsa , usia, dan jenis kelamin, kami akan memperluas kolaborasi terbuka global sehingga para peneliti global dapat bekerja sama untuk mengembangkan obat yang aman dan nyaman berdasarkan teknologi farmasi yang unggul,” tambah dia.

Baca juga
WHO Soroti Klaster Covid Siswa-Mahasiswa Akibat Sekolah Tatap Muka

Menurut dia, Daewoong Pharmaceutical melaksanakan Daewoong Global DDS Training Program ketiga selama total 17 minggu, dari 1 April hingga 29 Juli. Ke-13 talenta terpilih sebagai finalis dan menerima pelatihan dalam program ketiga ini, memecahkan tingkat persaingan yang tinggi, yaitu 5:1.

Ke-13 mahasiswa pascasarjana dibagi menjadi bidang kimia dan bio untuk menerima bimbingan langsung dari praktisi penelitian di Daewoong Pharmaceutical R&D Center. Selama masa pelatihan, mereka berpartisipasi dalam proyek pengembangan teknologi farmasi, kuliah khusus oleh para ahli di bidang teknologi farmasi dan pengembangan obat di Korea, praktik GMP di pabrik Daewoong Pharmaceutical, merasakan program profesional dan kerja praktek.

Mahasiswa yang mencapai hasil sangat baik dalam program ini, kata dia, akan ditawarkan kesempatan kerja di Daewoong Pharmaceutical. Bahkan, lulusan program 1 dan 2 diberikan kesempatan kerja di Daewoong Pharmaceutical R&D Center dan sektor global, dan sembilan di antaranya berencana untuk bekerja di Korea mulai September.

Baca juga
Masjid Al-Akbar DPD Partai Golkar DKI Jakarta Berikan Beasiswa untuk 6 Mahasiswa Berprestasi

Menurut dia, Daewoong Pharmaceutical menyediakan makanan pagi dan ruang sholat selama bulan Ramadan, dengan mempertimbangkan peserta pelatihan yang beragama Islam, memperhatikan makanan dengan memberi label pada semua menu dengan daging babi. Selain itu, Daewoong memberikan kesempatan untuk merasakan budaya Korsel dengan mengunjungi tempat-tempat wisata Korea yang representatif, seperti Blue House dan Gyeongbokgung Palace.

Eza Muthia Silparensi, yang menempuh pendidikan profesi apoteker di Universitas Indonesia, lulusan program ketiga mengatakan, program ini dapat meningkatkan kemampuan dan keahliannya di bidang farmasi, dengan berpartisipasi dalam proyek pengembangan obat nyata di Daewoong Pharmaceutical.

“Daewoong Global DDS Program tidak hanya menawarkan kesempatan bagi para peserta untuk berkembang secara intelektual, tetapi juga memberikan pengalaman kerja praktis untuk memastikan karir farmasi mereka,” kata dia.

Royyan Adiwijaya, lulusan lain dari program ketiga mahasiswa program magister sekolah farmasi Institut Teknologi Bandung mengatakan, program ini adalah kesempatan penting bagi mahasiswa sains, karena menawarkan eksperimen kultur sel berstandar tinggi yang sulit untuk dialami.

Baca juga
Inilah Laboratorium Bioanalitik Pertama di Indonesia

”Saya terkesan dengan berbagai kesejahteraan untuk peningkatan karyawan dan lingkungan kerja otonom Daewoong Pharmaceutical,” tambah dia.

Sementara itu, Daewoong Pharmaceutical menyelesaikan seleksi peserta pelatihan keempat dengan berakhirnya Global DDS Training Program ketiga. Secara khusus, program keempat yang akan dilaksanakan selama empat bulan dari September sampai Desember, berencana memperkuat platform penelitian bersama kolaborasi terbuka global dengan mengundang profesor dari universitas terkemuka di Indonesia sebagai peneliti.

Daewoong Pharmaceutical berencana untuk melanjutkan program pelatihan bakat farmasi yang sukses dengan memperluas jaringan kolaboratif penelitian akademik antara Pusat Litbang Farmasi Daewoong dan universitas farmasi di Indonesia

Tinggalkan Komentar