Kamis, 18 Agustus 2022
20 Muharram 1444

14 Orang Terduga Teroris Ditangkap di Tiga Daerah

Jumat, 17 Des 2021 - 09:29 WIB
Penulis : Willi Nafie
14 Terduga Teroris Ditangkap di Tiga Daerah

Aparat menangkap 14 orang terduga teroris ditangkap di tiga daerah Sumatera Utara, Batam, dan Sumatera Selatan. Penangkapan ini dilakukan oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror pada Kamis (16/12/2021). Semuan proses penangkapan berjalan dengan aman tidak ada perlwanan.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Polisi Ahmad Ramadhan menrincikan 14 orang terduga teroris ditangkap di tiga daerah. Yakni sembilan orang di Sumatera Utara, satu orang di Sumatera Selatan, dan empat orang di Batam, Kepri.

Ramadhan menyebutkan penangkapan sembilan teroris di Sumatera Utara dilakukan di dua tempat berbeda. Tujuh orang tersebar di Langkat, Binjai, Belawan, dan Medan Barat. Dua orang lainnya tertangkap di Tanjung Balai.

Baca juga
DPR Minta Polri Sanksi Anggota yang Tetapkan Korban Begal jadi Tersangka

“Seluruh target diamankan di Polda Sumut,” kata Ramadhan.

Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap kembali seorang terduga teroris di Sumatera Selatan.  Dalam penangkapan ini tidak ada perlawanan.

“Tambahan juga ditangkap satu tersangka teroris di Sumsel,” kata Ramadhan.

Tim Densus 88 Antiteror Polri juga melakukan penegakan hukum dengan menangkap empat orang terduga teroris di Batam, Kepulauan Riau. Proses penangkapan para terduga teroris itu dilakukan pada hari yang sama dengan pembekukan terhadap lainnya.

“Saat ini empat tersangka teroris dibawa ke Polresta Barelang,” ujar Ramadhan.

Jaringan Terduga Teroris Belum Terungkap

Ramadhan hingga kini belum menyebutkan 14 terduga teroris tersebut terlibat jaringan teroris yang mana. Apakah Jamaah Islamiyah (JI) atau Jamaah Ansharud Daulah (JAD).

Baca juga
Tagar Bubarkan dan Dukung MUI Saling Bentrok di Twitter

Tim Densus 88 Antiteror Polri terus melakukan operasi pencegahan dan penindakan terhadap terorisme di Tanah Air. Mulai dari melakukan penegakan hukum di sejumlah wilayah.

Sejak insiden bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, 28 Maret 2021, Densus 88 masih melakukan penegakan hukum. Menindak anggota kelompok teroris JI maupun JAD.

Densus 88 kini menyasar jajaran tinggi JI dengan menangkap para amir (pimpinan) termasuk otak dan penggalang dana organisasi teroris.

Pada hari Senin (13/12), Tim Densus 88 Antiteror menangkap empat tersangka teroris kelomok JI di Sumatera Selatan. Keterlibatannya menyembunyikan buronan kelompok JI yang melarikan diri, serta terlibat pendanaan.

Tinggalkan Komentar