Jumat, 12 Agustus 2022
14 Muharram 1444

2 Menteri Jokowi Sakit, Setelah Tjahjo Menyusul Tito

Selasa, 28 Jun 2022 - 17:58 WIB
Img 20220508 Wa0004 - inilah.com
Mendagri Tito Karnavian dikabarkan sakit hingga harus membatalkan kunjungan ke Papua Barat. Foto: Antara

Dua menteri Kabinet Indonesia Maju, pemerintahan Presiden Jokowi menderita sakit dan harus menjalani perawatan. Setelah Menpan RB Tjahjo Kumolo, Mendagri Tito Karnavian menderita sakit hingga harus membatalkan kunjungan ke Manokwari, Papua Barat, untuk membahas otonomi khusus (otsus) dan realisasi anggaran Papua Barat tahun 2022.

Kabar sakitnya Tito, disampaikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat, Komjen (Purn) Paulus Waterpauw. Paulus mengungkapkan, kunjungan Tito harus ditunda hingga kondisi eks Kapolri sudah memungkinkan untuk berkunjung ke Papua Barat.

“Informasi ini sudah saya sampaikan kepada para bupati dan wali kota untuk jangan datang ke Manokwari dulu sampai kondisi Mendagri membaik dan dijadwalkan kembali kunker ke Papua Barat,” kata Waterpauw, Selasa (28/6/2022).

Baca juga
Ini Alasan Tukul Harus Jalani Fisioterapi Tiga Kali Sehari

Paulus Waterpauw tidak mengungkapkan sakit yang diderita Tito. Sedangkan berdasarkan informasi yang berkembang, Menteri Tjahjo menderita infeksi paru-paru sehingga harus menjalani perawatan dan Menko Polhukam Mahfud MD menjabat menteri ad interim.

Menurut Paulus, dirinya menerima informasi sakitnya Tito dari istri yang bersangkutan, Ny Tri Tito Karnavian yang diketahui sudah tiba di Manokwari, pada petang tadi. “Tadi saya sudah melapor ke beliau bahwa Ibu Ketua Umum PKK (Ny Tri Tito Karnavian) sudah tiba di Manokwari dengan selamat. Lalu beliau sampaikan, “kakak, kondisi saya tidak mendukung sehingga saya tidak bisa hadir” ujar Waterpauw.

Tito dijadwalkan ke Papua Barat untuk membahas isu strategis bersama seluruh kepala daerah. Antara lain pelaksanaan UU Nomor 2/2021 tentang Otsus Papua jilid 2, Daerah Otonomi Baru (DOB), hingga kebijakan anggaran dalam pelaksanaan program pembangunan di Papua Barat.

Baca juga
Soal Pj Gubernur, Pemerintah Harus Laksanakan Putusan MK

“Saya juga menyampaikan, kita tetap menunggu waktu dari Pak Menteri untuk datang memberikan arahan kepada kami kepala daerah,” ujarnya.

 

Tinggalkan Komentar