Senin, 08 Agustus 2022
10 Muharram 1444

251 Ekor Burung Kicau Nyaris Diselundupkan dari Pontianak

Jumat, 07 Jan 2022 - 22:12 WIB
Penulis : Anton Hartono
Burung Kicau - inilah.com
foto istimewa

Balai Karantina Pertanian Kelas I Pontianak, Kalimantan Barat membongkar upaya penyelundupan 251 ekor burung berkicau yang hendak dibawa Kapal Dharma Rucitra 9 dari Pelabuhan Dwikora Pontianak menuju Semarang, Jawa Tengah.

Rencananya ratusan burung tersebut akan diselundupkan dari Pontianak untuk dijual ke kota lain. Hal ini disampaikan oleh Sub Koordinator Pengawasan dan Penindakan Balai Karantina Pertanian Kelas I Pontianak, Joko Supriyatno.

“Sebanyak 251 ekor burung berkicau diamankan saat kami melaksanakan pengawasan keberangkatan di Kapal Dharma Rucitra 9,” katanya.

Dari kapal tersebut, pihaknya menemukan sebanyak 29 keranjang berisikan berbagai jenis burung berkicau sebanyak 251 ekor terdiri atas kondisi hidup 250 ekor dan mati satu ekor.

Baca juga
Terbit Rencana Bantah Miliki 7 Satwa Dilindungi

Rinciannya adalah burung kacer 156 ekor, dan kondisi mati satu ekor, murai batu 36 ekor, cucak hijau 55 ekor, kapas tembak dua ekor, dan beo dua ekor. Media pembawa tersebut tidak dilengkapi dengan HC (Health Certificate) dari karantina sehingga bisa dikatakan ilegal.

Dari hasil penahanan tersebut terdapat dua jenis burung (satwa) yang dilindungi yang diatur dalam Permen Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 106 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/ SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang dilindungi di antaranya burung cucak hijau (Chloropsis sp) dan burung beo (Gracula religiosa).

Baca juga
Polresta Bandara Soekarno-Hatta Gagalkan Penyelundupan 3,2 Kg Sabu

“Burung tersebut selanjutnya akan dilakukan diserahterimakan ke BKSDA Kalbar untuk dikembalikan ke habitat aslinya,” ujarnya.

Tinggalkan Komentar