Jumat, 12 Agustus 2022
14 Muharram 1444

3 Langkah Kemenag Cegah Pelecehan Seksual di Lembaga Pendidikan Agama

Selasa, 14 Des 2021 - 15:44 WIB
Penulis : Willi Nafie
3 Langkah Kemenag Cegah Pelecehan Seksual di Lembaga Pendidikan

Kementerian Agama menyusun tiga langkah strategis guna mencegah kasus kekerasan dan pelecehan seksual di lembaga pendidikan keagamaan.

Pertama dilakukan investigasi semua satuan pendidikan. Mulai dari tingkat madrasah hingga perguruan tinggi keagamaan di Indonesia.

“Saya sudah memerintahkan kepada jajaran untuk melakukan investigasi kepada sekolah-sekolah seperti ini, boarding-boarding ini, yang kita sinyalir terjadi pelanggaran serupa, kekerasan seksual, pelecehan seksual, dan seterusnya,” ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Selasa (14/12/2021).

Langkah kedua dengan menjalin kerja sama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), aparat kepolisian, dan pihak terkait lainnya dalam penanganan masalah kekerasan dan pelecehan seksual termasuk dalam proses investigasi.

Baca juga
Cegah Kasus Predator Santriwati, Kemenag Bakal Investigasi Ponpes

Menag mengaku khawatir kasus pelecehan seksual yang belakangan mencuat di lembaga pendidikan merupakan fenomena gunung es yang selama ini tak terungkap akibat berbagai faktor.

“Kita mau selesaikan ini. Mudah-mudahan tidak ada lagi kasus. Kita mohon dukungan, kita bisa tuntaskan permasalahan ini dengan cepat. Ini bukan hanya merugikan Islam, tapi juga anak-anak yang menjadi korban dan keluarga mereka, kasihan sekali,” kata dia.

Langkah terakhir, Kemenag akan memperbaiki prosedur pemberian izin operasional lembaga pendidikan keagamaan. Menag menggarisbawahi pentingnya pengetatan pelaksanaan verifikasi dan validasi sebelum menerbitkan rekomendasi.

“Jadi tidak boleh rekomendasi yang muncul dari Kementerian Agama itu hanya berupa kertas. Rekomendasi harus didasarkan pada hasil verifikasi dan validasi lapangan. Jadi petugasnya harus datang melihat, menyaksikan, baru mengeluarkan rekomendasi izin,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar