31 Nelayan Aceh Tamiang Bangkit, Dompet Dhuafa Gulirkan Bantuan Usaha Perikanan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Upaya pemulihan ekonomi pascabencana terus dilakukan di wilayah Aceh Tamiang. Indonesia Berdaya Dompet Dhuafa menggulirkan bantuan kepada 31 nelayan yang tergabung dalam Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Maju Bersama di Kecamatan Manyak Payed, Rabu (8/4/2026).
Bantuan yang disalurkan meliputi tujuh unit perahu, 800 alat tangkap kepiting, 15 jaring belanak beserta perlengkapannya, serta dukungan modal kerja. Bantuan ini ditujukan untuk mengembalikan aktivitas ekonomi nelayan yang sebelumnya terdampak bencana.
Direktur Program Pemberdayaan Dompet Dhuafa, Anna Rahmawati, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam membantu masyarakat penyintas bencana agar kembali berdaya.
Menurutnya, pemulihan ekonomi menjadi tahap penting setelah kebutuhan dasar terpenuhi. Dengan dukungan sarana produksi, nelayan diharapkan dapat kembali melaut dan memenuhi kebutuhan hidup keluarga.
“Bantuan ini berasal dari dana zakat yang dititipkan oleh para donatur. Harapannya, para nelayan bisa kembali menjalankan mata pencaharian dan bangkit secara mandiri,” ujarnya.
Pemerintah daerah turut mengapresiasi langkah tersebut. Staf Ahli Bupati Aceh Tamiang Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yunus, menyatakan bantuan tersebut sangat membantu percepatan pemulihan di wilayah yang terdampak cukup parah.
Ia menyebut, bencana sebelumnya sempat melumpuhkan berbagai sektor, termasuk aktivitas pemerintahan dan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, dukungan dari lembaga sosial menjadi faktor penting dalam proses pemulihan.
“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat, khususnya nelayan yang kehilangan alat kerja akibat bencana,” kata Yunus.
Sementara itu, Ketua POKDAKAN Maju Bersama, Zainal Abidin, mengaku bantuan tersebut menjadi titik balik bagi para nelayan yang sebelumnya kehilangan seluruh aset akibat banjir.
Ia mengatakan, para nelayan kini kembali memiliki harapan untuk melanjutkan kehidupan dan menghidupi keluarga. Bantuan perahu dan alat tangkap memungkinkan mereka kembali mencari ikan setelah sempat terhenti.
“Sekarang kami bisa melaut lagi. Harapan untuk bangkit kembali mulai ada,” ujarnya.
Penyaluran bantuan ini juga disaksikan sejumlah pemangku kepentingan daerah, termasuk perwakilan dinas terkait, camat, kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Program ini menjadi bagian dari pendekatan pemberdayaan ekonomi berbasis zakat yang dijalankan Dompet Dhuafa. Setelah fase tanggap darurat dan pemenuhan kebutuhan dasar, intervensi ekonomi dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan kehidupan masyarakat terdampak bencana.
Melalui program tersebut, Dompet Dhuafa berharap para nelayan tidak hanya pulih, tetapi juga mampu membangun kembali kemandirian ekonomi secara berkelanjutan.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.