3.609 Warga Yahukimo Masih Mengungsi

3.609 Warga Yahukimo Masih Mengungsi - inilah.com
istimewa

Meski polisi mengklaim kerusuhan di Yahukimo telah kondusif namun kenyataanya hingga saat ini sebanyak 3.609 warga masih memilih untuk tetap mengungsi.

Ribuan warga itu belum berani kembali ke tempat tinggalnya setelah bentrokan antar suku pecah di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo dan menempati beberapa tempat yang dinilai aman.

“Masih mengungsi di Mapolres Yahukimo, Gereja Keevanesti, dan Koramil,” kata Brihjen Rusdi Hartono, Karopenmas Divisi Humas Polri, Kamis (7/10/2021).

Saat ini suasana di lokasi bentrokan masih dijaga personel keamanan baik TNI maupun Polri dengan persenjataan lengkap. Ini untuk mencegah bentrok susulan yang terjadi di distrik tersebut.

Baca juga  Tempat Wisata di 4 Kabupaten Jabar Dibuka

“Aparat keamanan TNI-Polri berkekuatan tiga satuan setingkat kompi (SSK) berada di Yahukimo untuk memulihkan kembali situasi keamanan dan ketertiban,” jelasnya.

Pascabentrokan, polisi telah menetapkan sebanyak 22 tersangka yang diduga terlibat dalam penyerangan Gereja GIDI. Pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan atas kasus tersebut, sehingga dapat dimungkinkan akan menambah jumlah tersangka.

Sebelumnya, puluhan orang Suku Kumyal melakukan penyerangan terhadap Suku Yali di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo pada Minggu (3/10/2021) lalu. Penyerangan ini terjadi setelah adanya informasi tidak benar terkait meninggalnya mantan Bupati Yahukimo Abock Busup.

Akibat dari bentrokan dua suku tersebut, enam orang warga tewas dengan sejumlah luka senjata tajam di tubuhnya. Pihak kepolisian mengamankan sebanyak 53 orang yang diduga terlibat bentrokan.

Baca juga  Wakil Bupati Pegunungan Bintang Papua Tutup Usia Usai Terjatuh dari Kamar Mandi

Tinggalkan Komentar