Selasa, 29 November 2022
05 Jumadil Awwal 1444

4 Langkah Atasi Hepatitis Akut Misterius yang Belum Diketahui Sebabnya

Selasa, 24 Mei 2022 - 13:59 WIB
Hepatitis Akut Misterius
Istimewa

Penyakit hepatitis akut misterius terdapat di beberapa negara termasuk Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mencatat ada 14 dugaan kasus hepatitis per tanggal 17 Mei 2022. Kasus tersebut terdiri dari 1 kasus probable dan 13 kasus pending classification.

Penyakit hepatitis akut misterius kini menjadi perbincangan masyarakat karena melanda beberapa negara termasuk Indonesia.

Disebut misterius karena Badan Kesehatan Dunia (WHO) belum mengetahui secara pasti penyebab terjadinya penyakit misterius tersebut.

dr. Milka Inkiriwang, MARS, PhD, Kabid Humas PP PDUI menjelaskan, hepatitis adalah keradangan (infeksi) yang terjadi pada hati (liver).

“Hepatitis Akut Berat (Misterius) berarti infeksi hati yang belum diketahui pasti penyebabnya termasuk mekanisme ataupun patofisiologinya . Penyebab pastinya bisa dikatakan masih hipotesis (dalam investigasi),” ujar Milka ditulis di Jakarta, Selasa (23/05/2022).

Ada empat langkah penanganan hepatitis akut yang bisa Anda simak sesuai dengan anjuran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

1. Waspada gejala awal: mual, muntah, diare, sakit perut, demam ringan

Baca juga
Hasil Tes PCR Rose BLACKPINK Positif COVID-19

2. Jika muncul gejala awal, Jangan Panik

3. Jangan menunggu gejala lanjutan muncul seperti mata dan kulit menguning agar tidak terlambat penanganan

4. Jika terjadi penurunan kesadaran, segera bawa ke rumah sakit dengan fasilitas ICU anak.

“Masyarakat diharapkan jangan panik. Yang paling penting saat ini adalah melakukan tindakan pencegahan dengan menjaga daya tahan tubuh, terapkan hidup sehat dan selalu pilih yang bersih. Jika mengalami gejala awal, segera bawa ke puskesmas atau Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan pengobatan lanjutan,” kata Milka.

Penularan Hepatitis Akut diketahui dapat melalui saluran pernafasan dan saluran pencernaan, oleh karenanya Milka menekankan masyarakat harus menjalankan Perilakukan Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti mencuci tangan, makan makanan matang dan bersih, serta jangan bergantian alat makan dan minum.

“Karena virus rentan masuk melalui saluran pencernaan, masyarakat harus memperhatikan apa yang dikonsumsi. Pastikan semuanya dalam keadaan bersih. Termasuk jika membeli makanan dan minuman dalam kemasan, sebaiknya pilihlah kemasan yang bersih dan selalu baru. Hindari dulu menggunakan kemasan isi ulang. Hal ini untuk memastikan kemasan tersebut lebih bersih karena selalu baru, bukan kemasan lama yang berpindah-pindah tangan,” tegasnya.

Baca juga
Rentan Terserang Flu, Orang Berusia 60 Tahun jadi Prioritas Vaksin Influenza

Berkaitan dengan hal tersebut, Yuna Eka Kristina, Head of Public Relations and Digital Le Minerale menjelaskan, minuman kemasan Le Minerale galon menggunakan kemasan yang selalu baru.

“Le Minerale memastikan galon yang diterima oleh konsumen adalah galon yang selalu baru, sehingga lebih terjamin higienitasnya,” papar Yuna Eka Kristina.

Masih menurutnya, tutup ulir rapat dan kedap udara, adalah keunggulan galon Le Minerale, yang dapat menjamin air mineral di dalamnya bebas dari kontaminasi debu, virus dan kotoran, serta sekaligus memproteksi kandungan mineral essensial yang terdapat di dalamnya.

Menurut WHO, Hepatitis Akut Misterius dapat menyerang anak-anak usia 1 bulan – 16 tahun. Meski begitu, penyakit hepatitis akut misterius juga bisa menyerang orang dewasa.

Baca juga
3 Mindset Sederhana Sambut Tahun Baru dengan Semangat Positif

“Penyebab Hepatitis Akut Misterius bukan ditimbulkan oleh virus penyebab hepatitis A, B, C, D dan E. Peneliti seluruh dunia termasuk Indonesia masih melakukan investigasi penyebab pasti Hepatitis Akut Berat (Misterius) ini,” tambah Milka.

Milka menambahkan, seperti dikutip dari sumber Kemenkes RI dan CDC, hepatitis akut adalah infeksi hati yang memiliki sifat atau durasi perjalanan penyakit sekitar 2 minggu -1 bulan, sangat beda dengan hepatitis kronis dimana infeksi hati yang dapat merusak hati.

Tinggalkan Komentar